Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » SPPG Tabolang Mamuju Tengah Ditutup Imbas Temuan Abon Berulat

SPPG Tabolang Mamuju Tengah Ditutup Imbas Temuan Abon Berulat

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • visibility 782
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Mamuju Tengah mengambil langkah tegas dengan menutup operasional dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tabolang.

Keputusan ini diambil menyusul viralnya temuan abon berulat pada menu makanan yang disajikan kepada siswa beberapa waktu lalu.

​Ketua Satgas MBG Mamuju Tengah, Litha Febrianti, mengatakan bahwa saat ini SPPG Tabolang dinyatakan berhenti beroperasi hingga seluruh standar kelayakan terpenuhi.

​”Dapur MBG Tabolang memang betul ditutup setelah adanya kejadian viral abon berulat. Saat ini statusnya ditutup dan tidak bisa beroperasi kembali (sementara) sampai memenuhi indikator penilaian,” ujar Litha saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).

​Litha menjelaskan bahwa operasional hanya akan diizinkan kembali jika pihak pengelola telah menyelesaikan seluruh indikator penilaian inspeksi dari Dinas Kesehatan. Hal ini bertujuan untuk menerbitkan rekomendasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

​Sertifikat tersebut nantinya akan diteruskan ke PTSP sebagai dasar penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang baru. Tanpa dokumen legalitas kesehatan tersebut, dapur dilarang keras memproduksi makanan.

​Sebelum keputusan penutupan ini dipertegas, tim gabungan yang terdiri dari Asisten 1, Kepala Dinas Kesehatan, dan Tim Satgas telah melakukan kunjungan lapangan untuk mengecek kondisi fisik dapur.

​”Minggu lalu kami turun langsung mengecek kondisi dapur yang dimaksud. Dari 18 catatan atau koreksi yang kami berikan sebelum kasus ini viral, beberapa di antaranya memang sudah diperbaiki, namun evaluasi total tetap harus dilakukan,” tambahnya.

​Menindaklanjuti insiden memprihatinkan ini, Satgas MBG telah memanggil seluruh Kepala SPPG dan Koordinator Wilayah (Korwil) se-Mamuju Tengah dalam rapat evaluasi mendalam. Litha menekankan bahwa marwah program MBG adalah untuk memperbaiki gizi anak bangsa, bukan sebaliknya.

​”Poin utamanya adalah penuhi syarat dapur. Kita harus menjaga marwah dan niat tulus program MBG ini, yaitu memberikan perbaikan gizi untuk anak-anak bangsa, bukan malah memberi sakit,” tegas Litha di hadapan para pengelola.

​Satgas juga memberikan peringatan keras bahwa kelalaian dalam menjaga standar kebersihan tidak hanya merugikan siswa, tetapi juga mengancam keberlangsungan pekerjaan para petugas SPPG itu sendiri.

Jika terjadi penolakan masif dari masyarakat akibat kualitas makanan yang buruk, maka program di titik tersebut terancam dihentikan permanen.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Virtual Pemprov Sulbar, Wagub Minta OPD Perketat Absensi dan Kinerja ASN

    Apel Virtual Pemprov Sulbar, Wagub Minta OPD Perketat Absensi dan Kinerja ASN

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Apel Virtual Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang dipusatkan di Ruang Rapat Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 5 Januari 2025. Apel virtual tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, didampingi Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Sekretaris Daerah Junda Maulana, serta para asisten dan kepala […]

  • Dinas ESDM Sulbar Tegaskan Usaha Jasa Penunjang Ketenagalistrikan Segera Melaporkan Kegiatan Tahun 2025

    Dinas ESDM Sulbar Tegaskan Usaha Jasa Penunjang Ketenagalistrikan Segera Melaporkan Kegiatan Tahun 2025

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Qamaruddin Kamil, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 10 Februari 2026, menegaskan kepada seluruh perusahaan usaha jasa penunjang ketenagalistrikan yang belum menyampaikan laporan aktivitas kegiatannya selama Tahun 2025 agar segera menindaklanjuti kewajiban pelaporan kepada Dinas ESDM Provinsi Sulawesi […]

  • Tahap II 47 Dapur MBG di Sulawesi Barat Tutup Sementara, Berikut Daftarnya

    Tahap II 47 Dapur MBG di Sulawesi Barat Tutup Sementara, Berikut Daftarnya

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Sulawesi Barat – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara sebanyak 47 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sulawesi Barat, 6/4/2026. Penonaktifan ini merupakan tahap kedua (tahap II) dalam proses penertiban administrasi dapur MBG.l di Sulawesi Barat. Langkah tersebut dilakukan karena puluhan dapur MBG atau Satuan Pelayanan […]

  • Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kadis Kominfo Mamasa: Pers Bebas Demokrasi Sehat

    Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kadis Kominfo Mamasa: Pers Bebas Demokrasi Sehat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa memberikan penghormatan khusus kepada seluruh insan pers dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day) yang jatuh pada Minggu, 3 Mei 2026. Momentum ini ditegaskan sebagai pengingat pentingnya peran jurnalisme independen dalam menjaga ekosistem demokrasi di daerah. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, menyatakan bahwa […]

  • PLTMH Sandapang, Cahaya yang Dinanti dari Pelosok Sulbar

    PLTMH Sandapang, Cahaya yang Dinanti dari Pelosok Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Di antara aliran sungai dan rimbunnya hutan Kalumpang, harapan tentang cahaya akhirnya menemukan jalannya. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menandai satu langkah penting menuju terang dengan serah terima dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan kawasan hutan serta laporan hasil penataan batas areal untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 150 kW […]

  • Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Desak Transparansi Kejari Mamasa

    Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Desak Transparansi Kejari Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Keluarga seorang remaja berusia 15 tahun yang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Kantor Kecamatan di Kabupaten Mamasa, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa, Kamis (7/5/2026). Kedatangan pihak keluarga untuk meminta penjelasan serta kepastian hukum terkait proses persidangan yang dinilai mengalami kendala administratif. Dalam pertemuan tersebut, […]

expand_less