Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Kebakaran Lahan di Majene Mendekati Permukiman, Dua Hektare Terbakar

Kebakaran Lahan di Majene Mendekati Permukiman, Dua Hektare Terbakar

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Gunung, Kelurahan Galung, Lingkungan Galung Utara, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (14/8/2026).

Kobaran api yang melanda kawasan perbukitan tersebut sempat mengundang perhatian warga lantaran lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman. 

Kondisi cuaca yang panas turut menjadi salah satu faktor yang disebut mempercepat meluasnya area yang terbakar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan agar kobaran api tidak semakin meluas dan mendekati permukiman warga.

Sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil BPBD Majene dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Babinsa Kelurahan Galung, Kopda Sutrisno, mengatakan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih dua hektare.

Menurutnya, laporan mengenai kebakaran diterima sekitar pukul 16.00 WITA. Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Laporan terjadi sekitar pukul 4 sore. Pemadam turun ke lokasi kurang lebih 30 menit kemudian,” ujar Kopda Sutrisno.

Petugas bersama unsur terkait kemudian berjibaku memadamkan kobaran api. 

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 18.30 WITA.

Hingga api berhasil dikendalikan, petugas terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala, terutama pada bagian lahan yang masih berpotensi menyimpan bara.

Kondisi cuaca panas disebut menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya dan meluasnya kebakaran lahan di kawasan tersebut.

Vegetasi yang berada di kawasan perbukitan, terutama bagian lahan yang dalam kondisi kering, dapat membuat api lebih mudah menjalar apabila tidak segera ditangani.

Situasi ini menjadi perhatian tersendiri karena kawasan Gunung Parang-parang berada di sekitar lingkungan masyarakat.

Kebakaran lahan yang tidak segera dikendalikan berpotensi meluas, terlebih ketika kondisi cuaca panas dan angin mendukung pergerakan api.

Karena itu, keberadaan petugas di lokasi menjadi penting untuk mengantisipasi agar kobaran api tidak bergerak ke arah yang dapat membahayakan masyarakat dan permukiman di sekitar kawasan tersebut.

Babinsa Kelurahan Galung, Kopda Sutrisno, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang panas.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api di kawasan lahan kering maupun perbukitan.

Warga yang menemukan titik api atau asap dari kawasan lahan di sekitar permukiman diharapkan segera melaporkannya kepada aparat atau petugas terkait sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

“Imbauannya kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas,” demikian imbauan yang disampaikan.

Kebakaran lahan di Gunung ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan, terutama pada musim atau periode dengan kondisi cuaca yang panas dan kering.

Selain mengancam vegetasi, kebakaran lahan yang meluas juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat akibat asap serta berpotensi mengancam kawasan permukiman apabila tidak segera dikendalikan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakalantas di Majene, 1 Orang Dirujuk Dirujuk ke RSUD

    Lakalantas di Majene, 1 Orang Dirujuk Dirujuk ke RSUD

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar kawasan Boyang Assamalewuang, jalan poros trans Sulawesi, Lingkungan Battayang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (18/8/2026). Peristiwa tersebut melibatkan seorang pelajar laki-laki yang disebut sedang dalam perjalanan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan seorang wanita.  Kecelakaan diduga terjadi setelah kedua kendaraan bersenggolan saat melintas […]

  • Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    Tim Setwapres Tinjau Penanganan Stunting di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    TOPOYO, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) menerima kunjungan kerja dari Tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI pada Senin (20/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung progres Program Percepatan Penurunan Stunting tahun 2026 di wilayah Sulawesi Barat. ​Rombongan tim disambut langsung oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary Anwar, di Ruang Aula Lantai […]

  • KPK RI Ungkap Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, Berikut Batasnya

    KPK RI Ungkap Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, Berikut Batasnya

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025 hingga awal Februari 2026 baru mencapai 35,52 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari harapan dan perlu segera ditingkatkan. KPK pun menetapkan tenggat waktu pelaporan hingga 31 Maret 2026 bagi seluruh penyelenggara negara yang wajib melaporkan […]

  • Ini Deretan Harga Sejumlah Bahan Pangan di Mamasa Jelang Ramadhan

    Ini Deretan Harga Sejumlah Bahan Pangan di Mamasa Jelang Ramadhan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapan) Kabupaten Mamasa merilis pantauan harga komoditas pangan terbaru per Senin (16/2/2026). ​Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa, Suriani T. Dellumaja, menyatakan bahwa pemantauan rutin ini dilakukan guna menjamin stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat. ​”Kami terus memantau pergerakan harga agar masyarakat mendapatkan informasi akurat. Secara […]

  • Potret Buram Pendidikan di Majene, Nestapa Inklusif di Bawah Segel Sengketa

    Potret Buram Pendidikan di Majene, Nestapa Inklusif di Bawah Segel Sengketa

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Di saat gema orasi tentang kemajuan literasi dan pemerataan akses pendidikan membubung tinggi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, sebuah kenyataan getir justru terpotret di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Lingkungan Lutang, Kecamatan Banggae Timur, yang selama puluhan tahun berdiri sebagai lentera bagi anak-anak berkebutuhan khusus, […]

  • Jas Putih dan Janji yang Tertunda, Penantian Panjang Dokter Mamasa

    Jas Putih dan Janji yang Tertunda, Penantian Panjang Dokter Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Persoalan pembayaran hak tenaga medis di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memasuki babak panjang dan belum menemukan titik terang. Sejumlah dokter mengungkapkan masih adanya hak mereka yang disebut belum dibayarkan sejak 2024.  Persoalan tersebut bukan baru sekali disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa. Berbagai jalur telah ditempuh, mulai dari menemui kepala daerah, menyampaikan aspirasi […]

expand_less