Puluhan Penerima PIP di Mamasa, Keluhkan Pelayanan Bank BNI
- account_circle Ancha
- calendar_month Senin, 29 Des 2025
- visibility 389
- comment 0 komentar

Suasana di depan BNI Cabang Mamasa di Jl. Emy Saelan Kelurahan Mamasa, Senin, 29/12/25. (Foto. Ancha)
MAMASA, Sulbarupdate.id – Pelayanan Kantor Cabang BNI Mamasa, Kabupaten Mamasa, dikeluhkan puluhan penerima Program Indonesia Pintar (PIP).
Terpantau puluhan siswa yang berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa memadati kantor perbankan tersebut guna melakukan aktivasi rekening PIP, Senin 29 Desember 2025.
Kekecewaan publik mencuat menyusul adanya pembatasan kuota pelayanan yang disebut-sebut hanya mampu melayani 50 penerima per hari.
Kebijakan internal ini dinilai kontradiktif dengan kondisi geografis Kabupaten Mamasa yang ekstrem, di mana para penerima manfaat harus menempuh perjalanan jauh dengan biaya transportasi yang tidak sedikit.
Salah satu orang tua siswa Habel, asal Kecamatan Bambang, mengungkapkan diskursus mengenai buruknya manajemen antrean dan minimnya mitigasi dari pihak bank.
Ia menyayangkan tidak adanya kompensasi pelayanan bagi warga yang telah mengalokasikan sumber daya besar demi mengakses hak bantuan pendidikan tersebut.
“Sangat disayangkan, anak-anak kami datang dari pelosok dengan perjuangan berat. Untuk dari Bambang saja, biaya ojek mencapai Rp350.000. Jika pelayanan dibatasi tanpa kepastian, ini sangat membebani kami secara ekonomi,” ujar Habel dengan nada kecewa.
Fenomena penumpukan massa ini menggarisbawahi adanya celah dalam koordinasi antara penyalur bantuan dan pihak perbankan.
Pihaknya berharap adanya diskresi khusus bagi pelajar dari wilayah terpencil agar proses birokrasi perbankan tidak justru menjadi penghambat distribusi dana bantuan pendidikan yang krusial bagi keberlangsungan studi mereka.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BNI Cabang Mamasa belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi mengenai alasan teknis di balik limitasi pelayanan tersebut maupun solusi jangka pendek untuk mengurai antrean.
Laman ini akan terus melakukan upaya konfirmasi ke pihak BNI Mamasa hingga berhasil.(*)
- Penulis: Ancha
