Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

  • account_circle Hamsah Sabir
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • visibility 493
  • comment 0 komentar

Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah memiliki kapabilitas fiskal yang memadai guna merespons dan menanggulangi kebutuhan kebencanaan sepanjang tahun 2025 dan 2026.

Kepastian ini disampaikan menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto terkait alokasi bantuan bencana, yakni sebesar Rp 4 miliar bagi 52 kabupaten/kota dan Rp 20 miliar untuk setiap provinsi yang terdampak musibah.

Purbaya memastikan bahwa alokasi anggaran cadangan khusus bencana tetap tersedia dan dapat dimobilisasi dengan segera.

“Terdapat anggaran untuk bencana yang disiapkan setiap tahun, dengan besaran Rp 5 triliun. Itu adalah sumber pertama,” ujar Purbaya pasca-Rapat Kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah telah mengamankan ruang fiskal tambahan melalui langkah strategis peninjauan ulang (penyisiran) belanja kementerian dan lembaga (K/L) dalam kerangka Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Pendekatan ini diinisiasi lebih awal, berfokus pada seleksi ketat terhadap kegiatan yang dinilai kurang produktif, seperti penyelenggaraan rapat-rapat yang manfaatnya dianggap minim.

Purbaya menekankan bahwa proses ini bukanlah pemotongan anggaran, melainkan upaya efisiensi yang substansial.

Melalui efisiensi ini, pemerintah berhasil mengidentifikasi ruang fiskal sekitar Rp 60 triliun yang berpotensi direalokasikan untuk kebutuhan prioritas, termasuk penanganan bencana.

“Ini bukan pemotongan anggaran, melainkan efisiensi. Kami telah mengidentifikasi potensi sekitar Rp 60 triliun. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu terlalu mencemaskan ketersediaan dana, sebab anggaran telah disiapkan. Kami tidak memangkas, namun mengurangi kegiatan yang tidak jelas relevansinya,” tegasnya.

Peninjauan belanja K/L dilakukan segera setelah penetapan APBN. Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya insiden pemotongan anggaran secara mendadak, sebagaimana yang terjadi pada tahun fiskal sebelumnya.

Dengan kombinasi cadangan anggaran rutin dan ruang efisiensi yang signifikan, Menkeu Purbaya menjamin kesiapan pemerintah dalam melaksanakan respons kebencanaan tanpa mengganggu stabilitas struktur anggaran negara.(**)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Produktivitas, Pemkab Mateng Sosialisasi Pupuk Subsidi bagi Pembudidaya Ikan

    Dukung Produktivitas, Pemkab Mateng Sosialisasi Pupuk Subsidi bagi Pembudidaya Ikan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melalui Dinas Perikanan menggandeng PT Pupuk Indonesia Area Sulawesi Barat menggelar sosialisasi pemanfaatan pupuk subsidi bagi para pembudidaya ikan lokal. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan daerah ini dipusatkan di Aula Desa Kambunong pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam sambutannya, Askary menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan […]

  • Ribuan Penerima Manfaat Nikmati Makan Bergizi Gratis di Sumarorong

    Ribuan Penerima Manfaat Nikmati Makan Bergizi Gratis di Sumarorong

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumarorong Batang Uru, Kabupaten Mamasa, kembali menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat. Penyaluran dipusatkan di Aula Tondok Tallu, Kelurahan Sumarorong, Kecamatan Sumarorong, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 2.913 penerima manfaat menikmati MBG tersebut. Mulai dari anak sekolah, pendidik, hingga kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan […]

  • Polresta Mamuju Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Marano 2026

    Polresta Mamuju Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Marano 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id– Jelang bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menunjukkan komitmen tegas dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sebanyak 1.435 botol minuman keras (miras) pabrikan dan 200 liter minuman tradisional jenis ballo dimusnahkan di halaman Mapolsek Mamuju, Selasa (24/2/2026). ​Barang bukti yang dihancurkan tersebut merupakan hasil sitaan dari Operasi Pekat Marano 2026. Operasi ini difokuskan […]

  • Safari Ramadhan 2026, Pemprov Sulbar Siapkan Ribuan Sembako

    Safari Ramadhan 2026, Pemprov Sulbar Siapkan Ribuan Sembako

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan agenda Safari Ramadhan 2026 yang akan dirangkaikan dengan kunjungan kerja Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga ke sejumlah daerah. Kegiatan ini tak hanya menjadi ruang silaturahmi dan penguatan nilai keagamaan, tetapi juga momentum menghadirkan langsung kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, lengkap dengan penyaluran […]

  • Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Seorang personel aktif Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, berinisial Bripda F, ditemukan tak bernyawa di lahan perkebunan miliknya di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Selasa 3 Februari 2026. ​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. ​Tak lama setelah jenazah ditemukan, aparat kepolisian langsung […]

  • Unsulbar Resmi Hadirkan Program Studi Ilmu Aktuaria

    Unsulbar Resmi Hadirkan Program Studi Ilmu Aktuaria

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id –  Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) secara resmi memperkenalkan Program Studi Ilmu Aktuaria di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Langkah ini diambil untuk mencetak calon aktuaris yang kompeten di tengah pesatnya perkembangan industri asuransi dan manajemen risiko di Indonesia. Ilmu Aktuaria merupakan disiplin ilmu yang mengintegrasikan matematika, statistika, dan teori […]

expand_less