Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » GMNI Mamasa Desak PNM Bertanggung Jawab Atas Dugaan Penyalahgunaan Data Korban

GMNI Mamasa Desak PNM Bertanggung Jawab Atas Dugaan Penyalahgunaan Data Korban

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
  • visibility 454
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Mamasa menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat kasus dugaan penyalahgunaan data pribadi masyarakat yang menyeret pihak Permodalan Nasional Madani (PNM) Canang Mamasa.

Hal ini disampaikan oleh pihak DPC GMNI Mamsa dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar di gedung DPRD Kabupaten Mamasa pada Kamis (2/7/2026).

Dalam RDPU tersebut mempertemukan DPC GMNI Mamasa, para korban, dan anggota DPRD Kabupaten Mamasa dengan manajemen PNM Mamasa selaku pihak terlapor. Forum tersebut menjadi ajang bagi para korban untuk membeberkan kerugian serta kejelasan atas pemanfaatan data pribadi mereka tanpa izin.

Kasus ini menempatkan PNM Mamasa di bawah sorotan tajam. Dugaan penggunaan data pribadi masyarakat tanpa persetujuan untuk kepentingan tertentu dinilai sebagai pelanggaran serius yang mencederai hak privasi warga. GMNI Mamasa mendesak agar institusi keuangan plat merah tersebut tidak cuci tangan dan segera menunjukkan itikad baik.

“Persoalan dugaan penggunaan data pribadi tanpa persetujuan pemilik data ini adalah masalah hukum dan kemanusiaan yang serius. Hal ini menyangkut hak privasi dan keamanan data masyarakat yang dilindungi undang-undang. PNM Mamasa harus bertanggung jawab penuh,” ujar Ketua DPC GMNI Mamasa, Toni Mekar Putra.

GMNI Mamasa meminta agar manajemen PNM Mamasa segera menindaklanjuti seluruh poin kesepakatan yang telah lahir dalam RDPU tersebut tanpa menunda-nunda.

Pihak mahasiswa menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan kasus ini menguap begitu saja. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dan penyelesaian yang berpihak pada korban dari pihak PNM, GMNI siap membawa massa ke jalan.

“Apabila hasil RDPU tersebut tidak ditindaklanjuti secara serius dan tidak ada penyelesaian yang jelas terhadap para korban, maka DPC GMNI Mamasa menyatakan siap melaksanakan aksi besar-besaran di Kabupaten Mamasa sebagai bentuk perjuangan dan pembelaan terhadap hak-hak masyarakat,” tegas Toni.

Lebih lanjut, Toni mengingatkan bahwa kasus ini disinyalir merupakan fenomena gunung es. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal jalannya kasus ini agar praktik serupa tidak kembali menimpa masyarakat kecil. GMNI juga membuka pintu bagi warga lain yang merasa menjadi korban serupa untuk berani bersuara dan melapor.

“Persoalan ini bukan hanya tentang beberapa korban yang hadir hari ini, tetapi menyangkut perlindungan hak masyarakat secara umum. Karena itu kami akan terus mengawal sampai ada penyelesaian yang jelas, transparan, dan bertanggung jawab dari pihak PNM,” pungkas Toni.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu realisasi poin-poin kesepakatan RDPU serta langkah klarifikasi resmi lebih lanjut dari manajemen PNM Mamasa terkait sanksi internal maupun penyelesaian kerugian materiil dan immateriil yang dialami warga.

Upaya konfirmasi ke pihak PNM Mamasa yang dilakukan Tim Sulbarupdate.id, hingga saat ini belum berhasil.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • PNM Dorong Ekonomi Keluarga dan Pendidikan Anak Nasabah Melalui Program Beasiswa

    PNM Dorong Ekonomi Keluarga dan Pendidikan Anak Nasabah Melalui Program Beasiswa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) terus memperluas dampak pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera. Tak hanya memberikan modal usaha, lembaga pembiayaan di bawah naungan Danantara Indonesia ini juga menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak nasabah melalui PNM Scholarship Program. Langkah ini menyasar salah satu persoalan mendasar di Indonesia. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS […]

  • Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

    Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

    • 0Komentar

    Bone, Sulbarupdate.id – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merilis data mengejutkan terkait angka perceraian di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025. Tercatat, sebanyak 1.434 wanita resmi menyandang status janda baru setelah gugatan cerai mereka dikabulkan oleh pihak pengadilan. Data ini mencuat ke publik melalui informasi resmi yang disebarkan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Bone pada […]

  • Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah naungan atap Banua Layuk Buntukasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa yang megah, sejarah seolah kembali memanggil para penjaganya. Suasana di jantung Kabupaten Mamasa itu tidak sekadar riuh oleh kehadiran manusia, melainkan khidmat oleh semangat “Kombongan Ada’”—sebuah musyawarah besar yang bertujuan membasuh kembali akar kearifan lokal yang mulai tertutup debu […]

  • Gelar Konfercab I, GMNI Mamuju Tengah Diharapkan Jadi Juru Pikir Pembangunan Daerah

    Gelar Konfercab I, GMNI Mamuju Tengah Diharapkan Jadi Juru Pikir Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, sukses menggelar Konferensi Cabang ke satu.  Acara yang menjadi momentum bersejarah ini berlangsung di Hotel Fadilah, Jalan Abdul Majid Pattaro Pura, Topoyo, pada Senin 29 Juni 2026. ​Konferensi luar biasa tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mamuju […]

  • Puluhan Personel Polisi Dikerahkan Buru Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju Tengah

    Puluhan Personel Polisi Dikerahkan Buru Pelaku Pembunuhan Istri di Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Polres Mamuju Tengah (Mateng) kerahkan puluhan personel gabungan untuk lakukan pengejaran terhadap pria yang diduga pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri. Diketahui peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.  Korban ditemukan meninggal dunia di tempat […]

  • Harla Pancasila, Wakil Ketua DPRD Mateng Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

    Harla Pancasila, Wakil Ketua DPRD Mateng Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Mamuju Tengah, Hamka, mengajak seluruh masyarakat jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman. Ajakan tersebut disampaikan Hamka kepada wartawan di Mateng usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Mamuju Tengah, di […]

expand_less