Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Kebakaran Lahan Melanda Dua Desa Di Majene

Kebakaran Lahan Melanda Dua Desa Di Majene

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
  • visibility 259
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan pegunungan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi di wilayah Desa Lalattedong dan Desa Leppangan, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Senin (17/8/2026).

Kebakaran tersebut melanda area lahan dan kawasan pegunungan. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran di sekitar lokasi yang kemudian menyebar dan menyebabkan kebakaran lahan.

Mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Majene langsung melakukan pengerahan personel dan armada menuju lokasi kejadian untuk mencegah api semakin meluas.

Tim yang bertugas merupakan Regu 02 (Dua) dengan komando Danru Asjan. Dalam penanganan kebakaran tersebut, dikerahkan 1 unit armada pemadam kebakaran dan 1 mobil suplai Damkar, dengan kekuatan personel sekitar 25 orang.

Tim berangkat dari Pos Damkar pada pukul 21.30 WITA dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 21.50 WITA.

Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan tindakan pemadaman dengan penyiraman terhadap area yang terbakar. 

Kondisi medan berupa lahan dan kawasan pegunungan menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan kebakaran.

Petugas terus melakukan upaya pemadaman dan penyiraman untuk mengendalikan kobaran api serta mengantisipasi kemungkinan api kembali menyebar ke area lainnya.

Upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Tim Damkar terus berada di lokasi hingga kondisi kebakaran berhasil ditangani.

Proses penanganan dilaporkan selesai sekitar pukul 03.30 WITA. Setelah menyelesaikan tugas di lokasi, personel kemudian kembali menuju Pos Damkar dan tiba sekitar pukul 04.00 WITA.

Dalam laporan penanganan, situasi pascakebakaran ditetapkan dalam status KUNING atau SIAGA, sehingga tetap diperlukan perhatian dan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api, terutama mengingat objek yang terbakar merupakan kawasan lahan dan pegunungan.

Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, kebakaran diduga terjadi akibat penyebaran api dari aktivitas pembakaran di sekitar lokasi. Api kemudian merambat dan meluas hingga membakar lahan.

Namun demikian, penyebab tersebut merupakan dugaan awal berdasarkan laporan kejadian. Untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, diperlukan pemeriksaan dan informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian karena kebakaran lahan dapat dengan cepat meluas apabila kondisi lingkungan mendukung, terutama ketika terdapat vegetasi kering dan angin yang berpotensi membantu penyebaran api.

Masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan lahan dan pegunungan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pembakaran terbuka hendaknya tidak dilakukan secara sembarangan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menyebar apabila tidak diawasi dan kondisi sekitar dalam keadaan kering.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan asap, titik api, maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, sehingga petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin.

Kejadian di Desa Lalattedong dan Leppangan menunjukkan pentingnya respons cepat dalam menangani kebakaran lahan. 

Dengan pengerahan satu armada pemadam, satu mobil suplai, serta sekitar 25 personel, Tim Damkar Regu 02 melakukan penanganan sejak malam hingga dini hari.

Kesigapan petugas di lapangan menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran berkembang semakin luas dan berpotensi mengancam wilayah di sekitarnya.

Kebakaran lahan bukan hanya persoalan hilangnya vegetasi, tetapi juga dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, aktivitas masyarakat, serta keselamatan apabila api mendekati permukiman atau fasilitas umum.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Inflasi Daerah, Wabup Mamasa Minta TPID Rumuskan Langkah Konkret dan Terukur

    Tekan Inflasi Daerah, Wabup Mamasa Minta TPID Rumuskan Langkah Konkret dan Terukur

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, menegaskan pentingnya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mamasa untuk segera merumuskan langkah-langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan. Strategi ini dinilai krusial guna menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan laju inflasi di wilayah Kabupaten Mamasa. ​Hal itu disampaikan Sudirman saat membuka rapat High Level Meeting (HLM) TPID Kabupaten Mamasa […]

  • Polisi Bubarkan Arena Judi Sabung Ayam di Tabang Mamasa

    Polisi Bubarkan Arena Judi Sabung Ayam di Tabang Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Personel Polsek Pana, Polres Mamasa, membubarkan aktivitas judi sabung ayam di Lingkungan Tondok Bakaru, Kelurahan Tabang, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Selasa (13/10/2026) siang. Penertiban dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan praktik perjudian yang berlangsung di lokasi itu. Kapolsek Pana, IPTU Rudi Yan Mangallo, membenarkan adanya pembubaran aktivitas judi sabung ayam […]

  • HUT Sulbar ke-22, PMII Desak Pembangunan Nyata dan Solusi Bagi Pengangguran 

    HUT Sulbar ke-22, PMII Desak Pembangunan Nyata dan Solusi Bagi Pengangguran 

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Peringatan Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat menjadi momentum refleksi bagi Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulbar. PKC PMII Sulbar menilai pembangunan di daerah tersebut masih menghadapi sejumlah persoalan, terutama pemerataan pembangunan, ketersediaan lapangan kerja, serta pemenuhan hak dasar masyarakat. Ketua Bidang Hukum, HAM dan Advokasi Kebijakan Publik […]

  • Ungkap Pembunuhan Sadis, Reskrim Polres Majene Terima Penghargaan di HUT Bhayangkara ke-80 dari Pemkab

    Ungkap Pembunuhan Sadis, Reskrim Polres Majene Terima Penghargaan di HUT Bhayangkara ke-80 dari Pemkab

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menjadi momen penuh kebanggaan bagi jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majene. Keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan sadis yang terjadi di wilayah Baruga mengantarkan Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, S.H., M.H., bersama jajarannya menerima piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Majene. Penghargaan tersebut diserahkan langsung […]

  • Pasca Kebakaran di Mamasa, 4 Rumah Warga dan 1 Gereja Ludes Dilalap Api 

    Pasca Kebakaran di Mamasa, 4 Rumah Warga dan 1 Gereja Ludes Dilalap Api 

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran dahsyat yang melanda Kelurahan Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, hanguskan lima bangunan, termasuk empat unit rumah warga dan satu unit gereja. Insiden yang terjadi pada Minggu 14 Desember 2025, sekitar pukul 00.30 WITA dini hari ini, kini meninggalkan duka mendalam bagi para korban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, api pertama kali […]

  • Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial P3A dan Dinas PMD Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar rapat pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Tahun Anggaran 2026. Rapat ini membahas tambahan penghasilan bagi kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa di […]

expand_less