Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Dianggap Ingkar Janji Soal Korban Pencatutan Nama, GMNI Mamasa Kecam PT PNM

Dianggap Ingkar Janji Soal Korban Pencatutan Nama, GMNI Mamasa Kecam PT PNM

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
  • visibility 289
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau DPC GMNI Kabupaten Mamasa mengecam keras sikap PT Permodalan Nasional Madani Cabang Mamasa. 

Badan Usaha Milik Negara tersebut dinilai tidak memiliki iktikad baik dan mengabaikan Berita Acara Kesepakatan Bersama yang telah ditandatangani di hadapan anggota DPRD Kabupaten Mamasa.

Hal ini disampaikan Ketua DPC GMNI Mamasa, Toni Mekar Putra, kepada Sulbarupdate.id, Senin (13/7/2026).

Toni menyatakan bahwa PNM terkesan mengulur waktu dan tidak memberikan kejelasan terkait penyelesaian nasib warga yang menjadi korban pencatutan nama. 

Padahal, kesepakatan tersebut sebelumnya telah dimediasi secara resmi di Kantor DPRD Mamasa. 

Menurut Toni, PNM telah mengingkari kesepakatan bersama yang dibuat dengan anggota DPRD dan para korban, serta bertindak seolah berada di atas hukum dengan mengabaikan kesepakatan resmi.

GMNI Mamasa menyoroti tajam pelanggaran pada poin pertama Berita Acara Kesepakatan Bersama. 

Poin tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa PNM wajib menerbitkan surat keterangan yang menyatakan korban pencatutan tidak memiliki pinjaman uang di PNM. 

Surat tersebut nantinya digunakan para korban untuk diserahkan ke Bank BRI atau lembaga pembiayaan lainnya agar nama mereka bersih dari catatan buruk perbankan.

Namun pada kenyataannya, surat keterangan yang telah diterbitkan oleh PNM dinilai mandul dan tidak memiliki fungsi nyata di lapangan. 

Toni menegaskan bahwa sampai detik ini surat keterangan yang diterbitkan tidak ada gunanya untuk para korban karena tidak ada kejelasan tindak lanjut. 

Akibatnya, para korban tetap ditolak dan tidak dapat mengakses fasilitas pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat, angsuran kendaraan, maupun perumahan di Bank BRI dan lembaga keuangan lainnya.

Melihat ketidakpastian yang berlarut-larut di Bumi Kondosapata tersebut, DPC GMNI Mamasa menegaskan beberapa poin sikap utama. 

Pertama, mereka mengecam sikap PNM karena sebagai perusahaan milik negara seharusnya memberikan contoh kepatuhan hukum dan tanggung jawab sosial, bukan malah merugikan hak-hak masyarakat kecil melalui pengabaian kesepakatan resmi.

Kedua, GMNI melayangkan ultimatum gerakan dan menegaskan tidak akan tinggal diam melihat masyarakat dibohongi oleh korporasi. 

Jika dalam waktu dekat tidak ada realisasi nyata dari poin kesepakatan tersebut, GMNI bersama masyarakat korban pencatutan nama mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran untuk mengepung Kantor PNM Mamasa.

Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya menghubungi pihak manajemen PT PNM Cabang Mamasa untuk mendapatkan konfirmasi dan perimbangan informasi terkait tudingan tersebut.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamasa Terima Tim Kementerian Pertanian, Berikut Agedanya di Mamasa

    Bupati Mamasa Terima Tim Kementerian Pertanian, Berikut Agedanya di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menerima kunjungan Tim Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Rumah Jabatan Bupati Mamasa, Selasa 10 Februari 2026. Kedatangan tim disambut secara adat melalui pengalungan sambu dan shyal sebagai bentuk penghormatan. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mamasa didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten […]

  • Polemik Penghargaan Pengangguran Sulbar, Mari Melihat Data Secara Utuh

    Polemik Penghargaan Pengangguran Sulbar, Mari Melihat Data Secara Utuh

    • 0Komentar

    Opini – Sulbarupdate.id – Penghargaan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai Provinsi Terbaik I kategori Penurunan Tingkat Pengangguran di Regional Sulawesi memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat. Ada yang menyambut positif, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan dasar pemberian penghargaan tersebut karena masih banyak warga Sulbar yang memilih merantau […]

  • Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar, Resmi Terima SK

    Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar, Resmi Terima SK

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – PPPK paruh waktu Provinsi Sulawesi Barat resmi terima SK yang diserahkan langsung oleh Gubernur Dr. Suhardi Duka, Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam apel di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar, Senin 22 Desember 2025. Sebanyak 4.179 orang tenaga PPPK paruh waktu terdiri dari 719 Guru, 102 tenaga kesehatan, dan 3.358 tenaga teknis. Gubernur […]

  • Bapenda Sulbar Terima SK Mutasi Staf, Langkah Penyesuaian Organisasi Pasca Pemekaran   

    Bapenda Sulbar Terima SK Mutasi Staf, Langkah Penyesuaian Organisasi Pasca Pemekaran  

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menerima Surat Keputusan (SK) Mutasi Staf sebagai bagian dari langkah penyesuaian organisasi pasca pemekaran. Penyerahan SK tersebut berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulawesi Barat. Penyerahan SK mutasi dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Bapenda […]

  • Gempa M 6,7 di Palu Terasa hingga Majene, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

    Gempa M 6,7 di Palu Terasa hingga Majene, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

    • 0Komentar

    ​MAJENE, Sulbarupdate.id – Kepanikan melanda warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, setelah guncangan gempa bumi bermagnitudo (M) 6,7 yang berpusat di Palu, Sulawesi Tengah, turut dirasakan kuat di wilayah mereka pada Selasa (16/6/2026). Getaran yang berlangsung selama beberapa menit tersebut memaksa masyarakat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. ​Berdasarkan data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika […]

  • Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Maros Sulsel dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar jajaki kolaborasi lintas sektor yang berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan efisiensi birokrasi. Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap dinamika ekonomi nasional serta persiapan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah dua kabupaten berbeda provinsi tersebut ditandai saat Wakil Bupati Mamuju […]

expand_less