Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Demokrasi, Rasio dan Ilusi Kesempurnaan Politik

Demokrasi, Rasio dan Ilusi Kesempurnaan Politik

  • account_circle Tim Sulbarupdate.id
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 322
  • comment 0 komentar

OPINI – Demokrasi kerap dipuji sebagai puncak pencapaian politik umat manusia, seolah-olah ia merupakan bentuk pemerintahan yang mendekati kesempurnaan. Namun, penilaian semacam ini sering gagal membedakan antara apa yang diinginkan manusia dan apa yang dapat dibenarkan oleh rasio.

Dalam kerangka pemikiran rasional, tidak ada satu pun bentuk pemerintahan yang sepenuhnya baik, sebab setiap sistem pada akhirnya dijalankan oleh manusia—makhluk rasional yang sekaligus sarat kepentingan, ambisi, serta kerentanan moral.

Oleh karena itu, demokrasi tidak layak disebut sebagai bentuk pemerintahan terbaik, melainkan hanya sebagai yang paling sedikit mengandung keburukan dibandingkan alternatif-alternatif lain. Keunggulannya bersifat relatif, bukan absolut.

Demokrasi tidak menjamin lahirnya kebajikan politik, apalagi keadilan yang sempurna, tetapi menyediakan mekanisme untuk membatasi kerusakan yang mungkin ditimbulkan oleh kekuasaan yang tak terkendali.

Keunggulan relatif demokrasi terletak pada strukturnya yang menahan konsentrasi kekuasaan melalui pembagian wewenang dan mekanisme pengawasan.

Dalam tatanan semacam ini, kehendak individual—baik dari penguasa maupun mayoritas—diupayakan tunduk pada hukum yang bersifat umum. Pada titik inilah demokrasi mendekati prinsip moral universal, bahwa manusia tidak boleh diperlakukan semata-mata sebagai alat, melainkan harus selalu diperlakukan sebagai tujuan. Namun, kedekatan ini bersifat normatif, bukan faktual.

Demokrasi tidak otomatis melahirkan moralitas, ia hanya menyediakan ruang bagi kemungkinan tersebut.

Lebih jauh, demokrasi tetap bergantung pada kedewasaan moral warga negaranya—sesuatu yang tidak pernah dapat diasumsikan hadir secara merata dan berkelanjutan.

Tanpa rasio publik yang terdidik dan kesadaran etis yang memadai, prosedur demokratis dapat dengan mudah direduksi menjadi sekadar mekanisme legitimasi kepentingan jangka pendek, bahkan menjadi alat pembenaran bagi ketidakadilan yang disahkan oleh suara mayoritas.

Dalam konteks ini, penting disadari bahwa demokrasi bukanlah tujuan akhir sejarah politik manusia, melainkan sebuah sarana sementara menuju tatanan hukum yang lebih adil. Ia patut dipertahankan bukan karena kesempurnaannya, melainkan karena kemampuannya membuka ruang bagi kritik, koreksi, dan pertanggungjawaban moral.

Demokrasi memungkinkan kekuasaan untuk dipersoalkan, bukan dipuja; diperbaiki, bukan diabadikan.

Dengan demikian, kemajuan politik sejati tidak terletak pada bentuk pemerintahan itu sendiri, melainkan pada sejauh mana rasio dan kewajiban moral membimbing tindakan manusia di dalamnya.

Demokrasi hanya akan bermakna sejauh ia menjadi wadah bagi penggunaan akal budi secara bertanggung jawab, bukan sekadar arena perebutan kehendak dan kekuasaan.

Salam Kato

  • Penulis: Tim Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    • 0Komentar

    QUITO, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Ekuador memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang belum pernah sebesar ini dalam dua dekade terakhir. Jika pada masa lalu Ekuador sering dipandang sebagai tim yang hanya mengandalkan kekuatan fisik dan atmosfer kandang di dataran tinggi Quito, maka generasi saat ini hadir dengan identitas yang jauh lebih lengkap: muda, […]

  • Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan tidak ada satu pun daerah yang diperlakukan berbeda dalam kebijakan pemerintahan. Enam kabupaten di Sulbar dipandang sama. Pernyataan itu disampaikan saat malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu, 31 Desember 2025. “Yakinlah bahwa tidak ada kabupaten yang kita pandang sebelah mata, […]

  • Puluhan Penerima PIP di Mamasa, Keluhkan Pelayanan Bank BNI

    Puluhan Penerima PIP di Mamasa, Keluhkan Pelayanan Bank BNI

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pelayanan Kantor Cabang BNI Mamasa, Kabupaten Mamasa, dikeluhkan puluhan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Terpantau puluhan siswa yang berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa memadati kantor perbankan tersebut guna melakukan aktivasi rekening PIP, Senin 29 Desember 2025. Kekecewaan publik mencuat menyusul adanya pembatasan kuota pelayanan yang disebut-sebut hanya mampu melayani 50 […]

  • Bapperida Sulbar Siapkan Forum Untuk Selaraskan Perencanaan RKPD 2027

    Bapperida Sulbar Siapkan Forum Untuk Selaraskan Perencanaan RKPD 2027

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan langkah strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat persiapan Forum Bapperida Tahun 2026. Rapat tersebut digelar pada Selasa (6/1/2026) di Ruang Kerja Kepala Bapperida Sulbar dan dipimpin langsung oleh Pelaksana […]

  • Muhidin M Said Menolak Keras Musda Golkar Sulsel Kembali Menjadi Arena Konflik 

    Muhidin M Said Menolak Keras Musda Golkar Sulsel Kembali Menjadi Arena Konflik 

    • 0Komentar

    Makassar, Sulbarupdate.id – Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said menolak keras musda Golkar Sulsel kembali menjadi arena konflik kader-kader. Ia menilai ketenangan dan persatuan internal jauh lebih penting daripada pertarungan terbuka. Menurutnya pengalaman dari dinamika Musda Golkar Sulsel di masa lalu memberi kesan tersendiri yang harus dihindari oleh Golkar Sulsel […]

  • Longsor Terjang Desa Salualo Mamasa, Polsek Mambi Gerak Cepat Salurkan Bantuan

    Longsor Terjang Desa Salualo Mamasa, Polsek Mambi Gerak Cepat Salurkan Bantuan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bencana alam tanah longsor melanda wilayah Desa Salualo, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Merespons kondisi tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Mambi bersama sejumlah instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi warga sekaligus menyalurkan paket bantuan kemanusiaan, Jumat (24/4/2026). Langkah proaktif ini dilakukan melalui Bhabinkamtibmas Polsek Mambi yang menjalankan program Sambang […]

expand_less