Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Demokrasi, Rasio dan Ilusi Kesempurnaan Politik

Demokrasi, Rasio dan Ilusi Kesempurnaan Politik

  • account_circle Tim Sulbarupdate.id
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

OPINI – Demokrasi kerap dipuji sebagai puncak pencapaian politik umat manusia, seolah-olah ia merupakan bentuk pemerintahan yang mendekati kesempurnaan. Namun, penilaian semacam ini sering gagal membedakan antara apa yang diinginkan manusia dan apa yang dapat dibenarkan oleh rasio.

Dalam kerangka pemikiran rasional, tidak ada satu pun bentuk pemerintahan yang sepenuhnya baik, sebab setiap sistem pada akhirnya dijalankan oleh manusia—makhluk rasional yang sekaligus sarat kepentingan, ambisi, serta kerentanan moral.

Oleh karena itu, demokrasi tidak layak disebut sebagai bentuk pemerintahan terbaik, melainkan hanya sebagai yang paling sedikit mengandung keburukan dibandingkan alternatif-alternatif lain. Keunggulannya bersifat relatif, bukan absolut.

Demokrasi tidak menjamin lahirnya kebajikan politik, apalagi keadilan yang sempurna, tetapi menyediakan mekanisme untuk membatasi kerusakan yang mungkin ditimbulkan oleh kekuasaan yang tak terkendali.

Keunggulan relatif demokrasi terletak pada strukturnya yang menahan konsentrasi kekuasaan melalui pembagian wewenang dan mekanisme pengawasan.

Dalam tatanan semacam ini, kehendak individual—baik dari penguasa maupun mayoritas—diupayakan tunduk pada hukum yang bersifat umum. Pada titik inilah demokrasi mendekati prinsip moral universal, bahwa manusia tidak boleh diperlakukan semata-mata sebagai alat, melainkan harus selalu diperlakukan sebagai tujuan. Namun, kedekatan ini bersifat normatif, bukan faktual.

Demokrasi tidak otomatis melahirkan moralitas, ia hanya menyediakan ruang bagi kemungkinan tersebut.

Lebih jauh, demokrasi tetap bergantung pada kedewasaan moral warga negaranya—sesuatu yang tidak pernah dapat diasumsikan hadir secara merata dan berkelanjutan.

Tanpa rasio publik yang terdidik dan kesadaran etis yang memadai, prosedur demokratis dapat dengan mudah direduksi menjadi sekadar mekanisme legitimasi kepentingan jangka pendek, bahkan menjadi alat pembenaran bagi ketidakadilan yang disahkan oleh suara mayoritas.

Dalam konteks ini, penting disadari bahwa demokrasi bukanlah tujuan akhir sejarah politik manusia, melainkan sebuah sarana sementara menuju tatanan hukum yang lebih adil. Ia patut dipertahankan bukan karena kesempurnaannya, melainkan karena kemampuannya membuka ruang bagi kritik, koreksi, dan pertanggungjawaban moral.

Demokrasi memungkinkan kekuasaan untuk dipersoalkan, bukan dipuja; diperbaiki, bukan diabadikan.

Dengan demikian, kemajuan politik sejati tidak terletak pada bentuk pemerintahan itu sendiri, melainkan pada sejauh mana rasio dan kewajiban moral membimbing tindakan manusia di dalamnya.

Demokrasi hanya akan bermakna sejauh ia menjadi wadah bagi penggunaan akal budi secara bertanggung jawab, bukan sekadar arena perebutan kehendak dan kekuasaan.

Salam Kato

  • Penulis: Tim Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana ke Mamasa, Pangdam XXII/Palaka Wira Tanam Kopi dan Tabur Benih Ikan di Kodim 1428

    Perdana ke Mamasa, Pangdam XXII/Palaka Wira Tanam Kopi dan Tabur Benih Ikan di Kodim 1428

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Panglima Daerah Militer (Pangdam) XXII/Palaka Wira, Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, melakukan kunjungan kerja perdana di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Selasa (10/3/2026). Kedatangan jenderal bintang dua ini menjadi momentum penting bagi jajaran personel di Kodim 1428 Mamasa. ​Didampingi Ketua Persit Kartika Citra Kirana Daerah XXII/Palaka Wira, Pangdam beserta rombongan disambut […]

  • Perkelahian Pemuda di Mambi Viral di Medsos, Diduga Oknum Aparat Terlibat

    Perkelahian Pemuda di Mambi Viral di Medsos, Diduga Oknum Aparat Terlibat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Jagat maya di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), dihebohkan dengan beredarnya video pendek yang memperlihatkan aksi adu mulut antarkelompok pemuda pada Selasa (14/04/2026). Insiden tersebut disinyalir terjadi di wilayah Kelurahan Mambi, Kecamatan Mambi. ​Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, tampak situasi memanas di sebuah ruas jalan. Fokus utama video […]

  • WNA Korea di Pasangkayu Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Tabrak Rekan

    WNA Korea di Pasangkayu Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Tabrak Rekan

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan, diidentifikasi dengan inisial KW, kini berurusan dengan hukum setelah dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Pasangkayu, Sulawesi Barat. KW diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan dengan cara menabrakkan mobilnya kepada rekan senegaranya, KI, di sebuah area tambang pasir di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten […]

  • 4.617 P3K Paruh Waktu di Mamasa Segera Dilantik, Ini Sistem Penggajiannya!

    4.617 P3K Paruh Waktu di Mamasa Segera Dilantik, Ini Sistem Penggajiannya!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa resmi jadwalkan pelantikan 4.617 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kepastian ini menyusul diterbitkannya undangan resmi bernomor 005/343/BPKK yang mulai beredar pada Sabtu (27/12/2025). Berdasarkan dokumen tersebut, prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan ribuan tenaga non-ASN ini akan dipusatkan di Lapangan Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa, pada Senin, […]

  • Ketua IPMAPUS Sulbar Kecam Keras Kepala KPP Mamuju

    Ketua IPMAPUS Sulbar Kecam Keras Kepala KPP Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Ketua Umum IPMAPUS Sulbar yang baru – baru dilaantik Gubernur Sulbar kini mengecam keras pelaporan salah satu aktivis di mamuju oleh Kepala KPPM Mamuju, Kamis 18/12/2025. “Saya selaku Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat mengecam keras tindakan Kepala Pajak yang melaporkan salah satu massa aksi yang tergabung […]

  • Gubernur Sulbar Tinjau Ibadah Natal Sejumlah Gereja di Mamuju

    Gubernur Sulbar Tinjau Ibadah Natal Sejumlah Gereja di Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) turun langsung memantau pelaksanaan ibadah Natal di Kota Mamuju, Rabu 24 Desember 2025 malam. Sejumlah rumah ibadah yang menggelar misa Natal didatangi satu per satu. Suhardi Duka datang bersama Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta serta jajaran Forkopimda. Selain gereja, rombongan juga menyambangi Pos Pengamanan Terpadu […]

expand_less