Breaking News
light_mode
Beranda » Cipayung Plus » LMND Sulbar Menolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

LMND Sulbar Menolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

  • account_circle Amr
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

SULAWESI BARAT – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Barat (Sulbar) dengan tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. Wacana ini tidak hanya keliru secara konstitusional, tetapi juga berpotensi mengancam prinsip demokrasi, profesionalisme Polri, serta stabilitas sistem ketatanegaraan Indonesia.

Ketua LMD Sulawesi Barat, Ramli mengatakan, dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 ditegaskan, Polri merupakan alat negara yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Dalam praktik ketatanegaraan pasca-reformasi, Polri ditempatkan langsung di bawah Presiden sebagai bentuk kontrol sipil tertinggi dan untuk mencegah politisasi institusi kepolisian oleh kepentingan sektoral kementerian.

Wacana menempatkan Polri di bawah kementerian, justru membuka ruang Intervensi politik praktis terhadap penegakan hukum, pelemahan independensi dan profesionalisme Polri, tumpang tindih kewenangan dalam sistem pemerintahan serta berpotensi menghidupkan kembali pola kekuasaan represif ala pra-reformasi.

“LMND Sulawesi Barat, menilai bahwa masalah utama Polri hari ini bukan terletak pada struktur kelembagaan, melainkan pada reformasi internal, penegakan hukum yang berkeadilan, pemberantasan korupsi di tubuh Polri serta penguatan akuntabilitas dan transparansi kepada publik,” kata Ramli, Kamis 29 Januari 2026.

Dengan demikian, LMND Sulawesi Barat menyatakan dengan tegas menolak wacana Polri di bawah kementerian dalam bentuk apa pun, serta mendukung Polri tetap berada langsung di bawah Presiden sesuai semangat UUD 1945 dan agenda reformasi. Selain itu, mendesak pemerintah dan DPR RI untuk menghentikan wacana yang berpotensi melemahkan demokrasi dan supremasi hukum, mendorong reformasi Polri yang substantif, berorientasi pada kepentingan rakyat, HAM, dan keadilan sosial.

Ramli mengatakan, LMND Sulbar juga mengajak mahasiswa dan masyarakat sipil, untuk terus mengawal isu ini sebagai bagian dari perjuangan menjaga demokrasi dan negara hukum.

“Bagi LMND Sulawesi Barat, reformasi institusi keamanan harus berpijak pada kepentingan rakyat dan konstitusi, bukan pada kepentingan elit kekuasaan. Polri harus menjadi alat negara yang profesional, demokratis, dan berpihak pada keadilan sosial, bukan instrumen politik kekuasaan,” tegas Ramli.***

Sumber: Pikiran Rakyat Sulbar

 

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Penerimaan Daerah, Bapenda Sulbar Bahas Penguatan PAD Bersama PT Jasa Raharja

    Optimalkan Penerimaan Daerah, Bapenda Sulbar Bahas Penguatan PAD Bersama PT Jasa Raharja

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan PT Jasa Raharja Perwakilan Mamuju dalam rangka membahas penguatan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bapenda Sulbar, Selasa, 13 Januari 2026. Langkah koordinasi ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan […]

  • Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kelompok Tani Sirannuang II, Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, melaksanakan Panen Raya Bawang Merah, Selasa, 04 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil dari penyaluran bantuan benih bawang merah dan pupuk organik Tahun 2025. Dengan luas panen mencapai 1,5 hektare, potensi hasil produksi diperkirakan mencapai 15 ton, menjadi capaian […]

  • BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Inaldy LS Silang, menerima kunjungan dan koordinasi dari Kasiops Korem 142/Tatag Mamuju, Wiji, terkait kesiapan personel dan peralatan lintas sektor dalam menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi basah Tahun 2026. Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Kantor […]

  • Optimalkan PAD dan Layanan Publik, Bupati Mamasa Sidak di Tujuh Titik

    Optimalkan PAD dan Layanan Publik, Bupati Mamasa Sidak di Tujuh Titik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan tata kelola daerah, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tujuh titik layanan publik dan sektor usaha pada Selasa (27/1/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) bekerja optimal sekaligus mengevaluasi kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi daerah. Sidak dimulai di Museum […]

  • Tokoh Toraja Deklarasikan Dukungan Provinsi Luwu–Toraja

    Tokoh Toraja Deklarasikan Dukungan Provinsi Luwu–Toraja

    • 0Komentar

    RANTEPAO, Sulbarupdate.id – Wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Puluhan tokoh lintas sektor dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara secara resmi menyatakan komitmen untuk bergabung dengan wilayah Luwu Raya guna memperjuangkan pembentukan Provinsi Luwu–Toraja (Lutor). Dukungan kolektif tersebut dideklarasikan dalam pertemuan strategis yang berlangsung di D’Rij Hotel & […]

  • Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. ​Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai memimpin Sidang Isbat di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam. ​Dalam keterangannya pada pukul 20:39 WITA, […]

expand_less