Breaking News
light_mode
Beranda » Cipayung Plus » LMND Sulbar Menolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

LMND Sulbar Menolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

  • account_circle Amr
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 282
  • comment 0 komentar

SULAWESI BARAT – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Barat (Sulbar) dengan tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. Wacana ini tidak hanya keliru secara konstitusional, tetapi juga berpotensi mengancam prinsip demokrasi, profesionalisme Polri, serta stabilitas sistem ketatanegaraan Indonesia.

Ketua LMD Sulawesi Barat, Ramli mengatakan, dalam Pasal 30 ayat (4) UUD 1945 ditegaskan, Polri merupakan alat negara yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Dalam praktik ketatanegaraan pasca-reformasi, Polri ditempatkan langsung di bawah Presiden sebagai bentuk kontrol sipil tertinggi dan untuk mencegah politisasi institusi kepolisian oleh kepentingan sektoral kementerian.

Wacana menempatkan Polri di bawah kementerian, justru membuka ruang Intervensi politik praktis terhadap penegakan hukum, pelemahan independensi dan profesionalisme Polri, tumpang tindih kewenangan dalam sistem pemerintahan serta berpotensi menghidupkan kembali pola kekuasaan represif ala pra-reformasi.

“LMND Sulawesi Barat, menilai bahwa masalah utama Polri hari ini bukan terletak pada struktur kelembagaan, melainkan pada reformasi internal, penegakan hukum yang berkeadilan, pemberantasan korupsi di tubuh Polri serta penguatan akuntabilitas dan transparansi kepada publik,” kata Ramli, Kamis 29 Januari 2026.

Dengan demikian, LMND Sulawesi Barat menyatakan dengan tegas menolak wacana Polri di bawah kementerian dalam bentuk apa pun, serta mendukung Polri tetap berada langsung di bawah Presiden sesuai semangat UUD 1945 dan agenda reformasi. Selain itu, mendesak pemerintah dan DPR RI untuk menghentikan wacana yang berpotensi melemahkan demokrasi dan supremasi hukum, mendorong reformasi Polri yang substantif, berorientasi pada kepentingan rakyat, HAM, dan keadilan sosial.

Ramli mengatakan, LMND Sulbar juga mengajak mahasiswa dan masyarakat sipil, untuk terus mengawal isu ini sebagai bagian dari perjuangan menjaga demokrasi dan negara hukum.

“Bagi LMND Sulawesi Barat, reformasi institusi keamanan harus berpijak pada kepentingan rakyat dan konstitusi, bukan pada kepentingan elit kekuasaan. Polri harus menjadi alat negara yang profesional, demokratis, dan berpihak pada keadilan sosial, bukan instrumen politik kekuasaan,” tegas Ramli.***

Sumber: Pikiran Rakyat Sulbar

 

 

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Desak Pemkab Mamasa Tinjau Ulang Kewajiban Absen Digital bagi P3K Paruh Waktu

    Aktivis Desak Pemkab Mamasa Tinjau Ulang Kewajiban Absen Digital bagi P3K Paruh Waktu

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa mendapati desakan dari kalangan aktivis untuk meninjau kembali pemberlakuan kebijakan absen digital melalui sistem “MAMASE ASN SMART”.  Kebijakan yang awalnya ditujukan untuk menegakkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut dinilai memberatkan, khususnya bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu. Juru bicara perwakilan aktivis lokal, Zul menyatakan […]

  • Gelar Konfercab I, GMNI Mamuju Tengah Diharapkan Jadi Juru Pikir Pembangunan Daerah

    Gelar Konfercab I, GMNI Mamuju Tengah Diharapkan Jadi Juru Pikir Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, sukses menggelar Konferensi Cabang ke satu.  Acara yang menjadi momentum bersejarah ini berlangsung di Hotel Fadilah, Jalan Abdul Majid Pattaro Pura, Topoyo, pada Senin 29 Juni 2026. ​Konferensi luar biasa tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mamuju […]

  • Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Setahun sudah berlalu sejak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melontarkan janji di ujung Jembatan Gantung Sungai Kalukku. Namun, hingga kini, infrastruktur vital yang menghubungkan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam nyawa. ​Tepat pada 27 Maret 2025 lalu, di hadapan rombongan dan masyarakat setempat, Bupati sempat menegaskan komitmennya […]

  • RSUD Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan

    RSUD Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat melalui penguatan sinergi dan komunikasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Refreshment Administrasi Klaim, Penggunaan dan Penanganan Kendala Aplikasi dalam Pengelolaan Klaim bersama BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (14/01/2026). Upaya ini merupakan bagian dari dukungan RSUD […]

  • Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Botteng Mamuju Ditemukan Selamat

    Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Botteng Mamuju Ditemukan Selamat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Setelah dua pekan dinyatakan hilang secara misterius di kawasan hutan Desa Botteng, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sakir (14) akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu (11/4/2026) malam. ​Remaja tersebut ditemukan oleh warga di kampung tetangga sekitar pukul 18.30 WITA. Saat ditemukan, Sakir dilaporkan tengah diberi makan oleh warga setempat yang merasa iba […]

  • Pemprov Sulbar Salurkan Dana Rp423 Juta ke Sumatera

    Pemprov Sulbar Salurkan Dana Rp423 Juta ke Sumatera

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra Utara, Selasa (23/12/2025). Bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan kepedulian masyarakat Sulawesi Barat yang bersumber dari Pemprov Sulbar, Pemerintah Kabupaten Mamuju, Majene, Polewali Mandar, Mamasa, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu, serta […]

expand_less