Bupati Mamasa Raih Penghargaan ‘Kreatif Finance’ dari Kemendagri, Total Hadiah Rp 1 Miliar
- account_circle Ancha
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 629
- comment 0 komentar

KENDARI, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, sukses mengukir prestasi di tingkat nasional. Ia berhasil meraih penghargaan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi.
Acara bergengsi tersebut diselenggarakan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (29/5/2026) petang.
Dalam ajang ini, Kabupaten Mamasa berhasil menempati posisi terbaik ketiga untuk kategori Creative Finance (Keuangan Kreatif).
Atas pencapaian tersebut, Bupati Welem Sambolangi menerima hadiah berupa piagam penghargaan serta insentif berupa uang sebesar Rp1 miliar.
Penghargaan dan hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dodi Hanggodo, kepada Bupati Mamasa di lokasi acara.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala daerah yang berhasil meraih penghargaan.
Tito menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan.
“Saya pun tidak tahu siapa yang menang tadi, karena penentuannya berdasarkan data langsung dari Badan Pusat Statistik (BPS),” ujar Tito.
Ia menambahkan, pemberian penghargaan ini merupakan salah satu strategi pemerintah pusat untuk memicu semangat kompetisi yang positif di daerah.
“Ini adalah salah satu cara kita untuk memotivasi kepala-kepala daerah agar terus berinovasi. Acara ini membuktikan bahwa sebenarnya banyak kepala daerah kita yang berkinerja sangat baik,” imbuhnya.
Ajang apresiasi kali ini berfokus pada empat kategori penilaian utama, yaitu Penanganan Pengangguran, Pengentasan Kemiskinan, Penurunan Angka Stunting (Tengkes) dan Creative Finance (Keuangan Kreatif).
Tito Karnavian juga menjelaskan bahwa acara penghargaan ini baru merupakan gelombang pertama. Pemerintah pusat berencana menggelar rangkaian apresiasi ini secara berkelanjutan hingga belasan kali ke depan.
“Ini adalah gelombang pertama dan nanti akan ada gelombang kedua. Totalnya direncanakan akan dilaksanakan sebanyak 18 kali. Untuk kategori penilaian di gelombang berikutnya, pihak kami baru akan merapatkannya dalam waktu dekat,” pungkas Mendagri. (**)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
