Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Seruan Gubernur Sulbar, Mitigasi Bencana dan Penjagaan Lingkungan Mendesak

Seruan Gubernur Sulbar, Mitigasi Bencana dan Penjagaan Lingkungan Mendesak

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
  • visibility 461
  • comment 1 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menyampaikan penekanan serius terhadap urgensi penguatan mitigasi bencana di seluruh penjuru wilayah di Sulbar.

Seruan ini muncul menyikapi tren peningkatan insiden bencana alam yang melanda berbagai daerah di Indonesia belakangan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Suhardi Duka ketika dimintai tanggapan mengenai kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana yang kian mengancam, Rabu, 3 Desember 2025.

SDK mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulbar telah mengambil langkah proaktif jauh sebelum rentetan bencana terjadi.

Pihaknya, kata SDK, telah menerbitkan surat edaran yang menggarisbawahi langkah-langkah mitigasi komprehensif di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Sebelum terjadi bencana di mana-mana, saya sudah keluarkan surat edaran untuk kita melakukan mitigasi,” jelasnya.

Secara khusus, SDK menyoroti akar permasalahan yang dinilai menjadi kontributor utama tingginya kerentanan bencana, yakni kerusakan lingkungan yang masif dan berkelanjutan.

Ia mengevaluasi bahwa selama ini, kepentingan kelestarian lingkungan acap kali dikalahkan saat berhadapan dengan kepentingan ekonomi.

“Memang lingkungan itu harus kita bersahabat. Kalau selalu dihadapkan antara kepentingan ekonomi dengan kepentingan lingkungan, maka kepentingan lingkungan selalu kalah,” tutur orang nomor satu di Sulbar itu.

Menurutnya, pola pikir yang menomorduakan lingkungan ini harus segera diubah. Bencana yang terjadi mutakhir ini, seyogyanya menjadi peringatan keras bahwa keseimbangan fundamental antara pembangunan ekonomi dan kelestarian ekologis adalah suatu keharusan yang tak terhindarkan.

“Kita harus sadar bahwa kita harus menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan kepentingan lingkungan. Jangan ada yang kalah salah satunya, karena ekonomi penting, tapi lingkungan juga penting,” uangkapnya.

Lebih lanjut, Suhardi Duka menekankan bahwa pemerintah wajib menempatkan diri pada posisi yang seimbang, atau “fifty-fifty”, dalam menilai setiap aktivitas pembangunan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan ekonomi yang dampak kerusakannya lebih besar ketimbang pendapatan yang dihasilkan, tidak boleh dilanjutkan.

“Kalau kerusakan lingkungannya lebih berat ketimbang revenue yang kita dapat dari pembalakan dan lain sebagainya, saya kira itu tidak bisa kita lakukan,” jelasnya.

Melalui sikap yang tegas dan terukur ini, Pemerintah Provinsi Sulbar menaruh harapan besar agar seluruh pemangku kepentingan — mulai dari pemerintah daerah, para pelaku usaha, hingga masyarakat — dapat meningkatkan kehati-hatian, serta berkomitmen penuh untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Hal ini dinilai krusial demi menekan risiko bencana yang mungkin terjadi di masa depan.(**)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025

    SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) secara resmi menganugerahkan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025. Penyerahan penghargaan prestisius ini dilaksanakan di Gedung Sasona Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Rabu, 10 Desember 2025 lalu. Acara puncak ini menandai akhir dari rangkaian evaluasi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan […]

  • Polisi Bongkar Praktik Penjualan Gas LPG 3 Kg di Atas HET di Konawe Selatan

    Polisi Bongkar Praktik Penjualan Gas LPG 3 Kg di Atas HET di Konawe Selatan

    • 0Komentar

    KENDARI, Sulbarupdate.id– Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil membongkar praktik penjualan gas LPG subsidi 3 kilogram yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Penindakan ini dilakukan di kawasan pesisir Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sabtu (24/1/2026). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial TA beserta barang bukti berupa ratusan tabung gas subsidi […]

  • Dorong Budaya Riset Daerah, Bapperida Sulbar Rilis Jurnal Maju Sejahtera Edisi Desember 2025

    Dorong Budaya Riset Daerah, Bapperida Sulbar Rilis Jurnal Maju Sejahtera Edisi Desember 2025

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id– Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat resmi menerbitkan Jurnal Maju Sejahtera (JMS) Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025 yang terbit pada Desember 2025. Publikasi ilmiah tersebut dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi jurnal Sulawesi Barat di ttps://jurnal.sulbarprov.go.id/index.php/jms. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menjelaskan bahwa […]

  • Gagal Bobol Rumah di Mamasa, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Pemilik

    Gagal Bobol Rumah di Mamasa, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Pemilik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aksi dugaan pencurian menyasar sebuah rumah milik Nur Aulia di Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, pada Sabtu (28/3/2026) malam. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah pemilik rumah memergoki pelaku yang tengah beraksi. Kejadian bermula saat korban baru saja kembali dari berbelanja di pusat kota Mamasa. Setibanya di rumah, ia terkejut mendapati […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Proyek Percetakan Sawah di Tamalantik

    Bupati Mamasa Tinjau Proyek Percetakan Sawah di Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), terus memacu perluasan lahan produktif melalui program percetakan sawah baru. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan peninjauan langsung untuk memastikan progres pengerjaan di Desa Tamalantik, Kecamatan Tanduk Kalua, pada Jumat (16/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Mamasa dan Kepala Desa Tamalantik, menunjukkan […]

  • Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

    Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Talut penahan perkampungan di Dusun Salu Katambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntu Malangka (Bumal), Kabupaten Mamasa, ambalas. Satu dusun terancam. Kondisi tersebut memicu krisis kecemasan mendalam di kalangan warga yang bermukim di zona rentan longsor. Peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu dipicu tingginya curah hujan pada beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Mamasa. […]

expand_less