Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Jeritan dari Balik Kabut Mambi, 4 Tahun Tanpa Doa di Ruang Kelas

Jeritan dari Balik Kabut Mambi, 4 Tahun Tanpa Doa di Ruang Kelas

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • visibility 197
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit mendung yang menyelimuti pegunungan Kecamatan Mambi, kesunyian bukan lagi tanda kedamaian melainkan saksi bisu atas sebuah pengkhianatan terhadap hak dasar anak bangsa.

Di SDN 014 Saluang, Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, lonceng sekolah berbunyi setiap pagi, namun bagi para siswa Muslim di sana, suara itu hanyalah penanda dimulainya ruang hampa yang panjang.

​Sebuah potret memilukan mendadak menggetarkan jagat maya setelah akun media sosial “Mambi Update” mengunggah keberanian tiga bocah sekolah dasar.

Tanpa seragam mewah, mereka berdiri tegar sambil membentangkan spanduk sederhana yang ditulis dengan sisa-sisa harapan.

Pesannya menusuk jantung siapa pun yang membacanya, sebuah laporan langsung kepada pemegang kekuasaan tertinggi di negeri ini bahwa Presiden, selama empat tahun mereka tidak belajar Agama Islam karena guru mereka tak pernah menginjakkan kaki di kelas.

​Luka pendidikan ini bukanlah rintihan yang baru kemarin sore terjadi. Sejak tahun 2021, bangku-bangku pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah itu telah berdebu, ditinggalkan kosong tanpa bimbingan seorang guru.

Selama seribu empat ratus hari lebih, anak-anak di pelosok Mamasa ini dipaksa menelan kenyataan pahit bahwa identitas spiritual dan moral mereka seolah dianggap tidak penting oleh sistem yang berkuasa.

​Kenyataan pahit ini dikonfirmasi dengan nada getir oleh perwakilan Pemuda Pamoseang, Muhammad Ikbal.

Dengan suara yang bergetar menahan amarah, Ikbal menegaskan bahwa ini bukan sekadar masalah teknis administrasi atau kekosongan jabatan, melainkan sebuah kelalaian sistematis yang menghancurkan pembentukan karakter generasi muda.

Ia mempertanyakan bagaimana mungkin sebuah sekolah dibiarkan lumpuh secara spiritual selama bertahun-tahun tanpa ada tangan pemerintah yang menjangkau mereka.

​Kejadian ini menjadi potret buram sekaligus monumen kegagalan distribusi tenaga pendidik di wilayah terpencil. Di saat anak-anak di kota besar berpindah dari satu pelajaran ke pelajaran lain dengan fasilitas lengkap, anak-anak Desa Pamoseang harus berjuang melawan pengabaian.

Spanduk yang mereka pegang bukan sekadar kain bertulisan, melainkan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan yang merampas hak mereka untuk mengenal Tuhan melalui pendidikan formal.

​Hingga saat ini, jeritan dari pegunungan Mambi itu masih menggantung di udara, menunggu jawaban nyata dari otoritas terkait.

Masyarakat kini menanti apakah pemerintah akan terus menutup mata atau akhirnya bergerak menjemput impian anak-anak SDN 014 Saluang yang hanya ingin belajar mengaji dan memahami agama mereka sendiri di sekolah kebanggaan mereka.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Syukuran, Anshar Malle Motivasi PPPK Paruh Waktu Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja 

    Gelar Syukuran, Anshar Malle Motivasi PPPK Paruh Waktu Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja 

    • 0Komentar

    MAMUJU – Sulbarupdate.id – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Ruang Kerja Biro Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Lantai I Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin, 22 Desember 2025. Kepala Biro Umum Setda Sulawesi Barat, Anshar Malle, bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga atas pengangkatan […]

  • Kursi Wagub Sulbar Masih Kosong, Siapa Layak Isi

    Kursi Wagub Sulbar Masih Kosong, Siapa Layak Isi

    • 0Komentar

    Sulbarupdate – Tanpa mengurangi rasa hormat kepada almarhum, kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat hingga kini masih kosong setelah Wakil Gubernur Sulbar, Salim Mengga, meninggal dunia pada Sabtu pagi, 31 Januari. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan. Kepergian Salim Mengga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, Pemerintah Sulbar dan masyarakat Sulawesi Barat. […]

  • Kejar Target Presiden 87 Persen KP2B, Pemprov Sulbar Gaspol Sinkronkan Tata Ruang dan Pertanian

    Kejar Target Presiden 87 Persen KP2B, Pemprov Sulbar Gaspol Sinkronkan Tata Ruang dan Pertanian

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Tim Penyusunan RTRW terus mempercepat penyesuaian tata ruang untuk mendukung kebijakan nasional di sektor pangan. Menindaklanjuti hasil rapat lintas sektor di Kementerian ATR/BPN pada 12 Desember 2025, Tim Penyusunan RTRW menggelar rapat koordinasi bersama Dinas TPHP Sulbar baru-baru ini, guna memenuhi target Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Proyek Percetakan Sawah di Tamalantik

    Bupati Mamasa Tinjau Proyek Percetakan Sawah di Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), terus memacu perluasan lahan produktif melalui program percetakan sawah baru. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan peninjauan langsung untuk memastikan progres pengerjaan di Desa Tamalantik, Kecamatan Tanduk Kalua, pada Jumat (16/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Mamasa dan Kepala Desa Tamalantik, menunjukkan […]

  • Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    • 0Komentar

    SURAKARTA, Sulbarupdate.id – Sidang gugatan terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Selasa (27/1/2026). Persidangan yang menempuh jalur citizen lawsuit ini menghadirkan Mustoha Iskandar, rekan satu angkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai saksi dari pihak tergugat. Dalam kesaksiannya, Mustoha memaparkan rekam jejak […]

  • NasDem Sulbar Gelar Rakorwil, Perkuat Struktur dan Fraksi, hingga Santuni Anak Yatim

    NasDem Sulbar Gelar Rakorwil, Perkuat Struktur dan Fraksi, hingga Santuni Anak Yatim

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Barat (Sulbar) resmi menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus Pendidikan Politik di Grand Maleo Hotel, Kabupaten Mamuju, Jumat (27/2/2026). Mengusung tema besar “Menguatkan Silaturahmi, Meneguhkan Perubahan”, agenda ini menjadi momentum krusial bagi partai besutan Surya Paloh tersebut untuk mengonsolidasi kekuatan di Tanah Malaqbi. ​Ketua DPW […]

expand_less