ARB Demo Dan Laporkan Oknum Anggota DPRD Sulbar Inisial “R” Ke Badan Kehormatan
- account_circle sulbarupdate
- calendar_month Rab, 8 Apr 2026
- visibility 1.193
- comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Aliansi Rakyat Bersatu kembali menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sulawesi Barat, sekaligus secara resmi melaporkan dugaan pelanggaran etik oleh seorang oknum anggota DPRD Sulbar berinisial “R” ke Badan Kehormatan DPRD, Rabu 8/4/2026.
Aksi tersebut dipicu oleh dugaan keterlibatan oknum legislator tersebut dalam praktik suap menyuap terkait proses pendaftaran dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Massa aksi menilai, dugaan tersebut mencederai prinsip keadilan dan transparansi dalam program yang seharusnya berpihak pada masyarakat.
Dalam tuntutannya, Aliansi Rakyat Bersatu mendesak Badan Kehormatan DPRD Sulbar untuk segera memproses laporan tersebut secara objektif dan transparan. Mereka juga meminta agar oknum berinisial “R” diberikan sanksi tegas hingga pemecatan apabila terbukti bersalah.
Salah satu orator aksi, Hajril, dalam orasinya menyampaikan bahwa dugaan praktik tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.
“Ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Ini adalah bentuk pengkhianatan terbesar kepada rakyat, ketika program untuk masyarakat justru diduga dimanfaatkan demi kepentingan pribadi,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu massa aksi lainnya, Ahyar, mengungkapkan bahwa dugaan praktik suap tersebut berkaitan dengan percepatan operasional dapur MBG milik oknum tersebut.
“Telah kami temukan data dan bukti yang kuat yang telah dilakukan oknum DPRD Sulbar telah melakukan dugaan penyuapan agar dapurnya cepat beroprasi, yaitu kurang lebih 50 juta” Trgasnya dalam orasi tersebut.
Ditempat yang sama, juru bicara Aliansi Rakyat Bersatu, Galang, menegaskan bahwa laporan telah diserahkan langsung ke Badan Kehormatan DPRD Sulbar dan pihaknya akan terus mengawal proses tersebut hingga tuntas.
Di sisi lain Galang juga menduga bahwa oknum berinisial “R” diduga memiliki sejumlah dapur MBG yang tersebar di beberapa wilayah, seperti Mamuju, Majene, dan Polewali Mandar.
Atas dasar itu, Aliansi Rakyat Bersatu berencana membawa persoalan ini ke Mahkamah Partai sebagai langkah lanjutan.
Selain jalur etik dan politik, Aliansi Rakyat Bersatu juga membuka peluang untuk melaporkan dugaan tersebut ke ranah pidana jika ditemukan bukti yang cukup.
Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DPRD Sulawesi Barat terkait laporan terhadap oknum berinisial “R” tersebut.
- Penulis: sulbarupdate
