Ribuan Penerima Manfaat Nikmati MBG dari SPPG Mambi Rantebulahan
- account_circle Ancha
- calendar_month Sel, 15 Sep 2026
- visibility 81
- comment 0 komentar

MAMBI, SULBARUPDATE.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan kepada masyarakat di Kecamatan Mambi dan sekitarnya, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Selasa (15/9/2026).
Penyaluran dilakukan oleh Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan mulai pukul 07.30 WITA. Program ini menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan serta kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Kepala SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan, M. Ikbal, S.Sos., mengatakan sebanyak 2.520 penerima manfaat mendapatkan makanan dalam pelaksanaan MBG kali ini.
“Total penerima manfaat hari ini sebanyak 2.520 orang, terdiri dari penerima manfaat pada satuan pendidikan dan kelompok sasaran 3B,” kata M. Ikbal.
Ia menjelaskan, dari kelompok satuan pendidikan terdapat 1.666 siswa yang menjadi penerima manfaat. Selain itu, program tersebut juga menjangkau 473 tenaga pendidik.
Sementara pada kelompok sasaran 3B, penerima manfaat tersebar di enam posyandu, yakni Posyandu Saludurian, Rantebulahan, Salumaka, Salualo, Katiluaan, dan Bambang Buda.
“Untuk kelompok 3B, penerima manfaat terdiri dari 31 ibu hamil, 146 balita dan 157 ibu menyusui, sehingga totalnya 340 orang,” jelasnya.
Menu MBG yang dibagikan pada hari tersebut terdiri atas nasi putih, telur ceplok saus tiram, tahu bumbu Bali, mix vegetable, serta buah naga.
Menurut M. Ikbal, penyediaan menu dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan gizi penerima manfaat berdasarkan kelompok usia dan sasaran.
Untuk kelompok balita, makanan yang disalurkan memiliki kandungan energi sekitar 553,8 kilokalori, dengan protein 19,1 gram, lemak 30,9 gram, karbohidrat 51,7 gram dan serat 2,8 gram.
Sedangkan bagi ibu hamil dan ibu menyusui, kandungan energi mencapai 793,5 kilokalori, dengan protein 29,4 gram, lemak 35,6 gram, karbohidrat 92,2 gram dan serat 3,3 gram.
Adapun untuk kelompok PAUD, KB, TK hingga SD kelas 1–3, menu mengandung sekitar 605,2 kilokalori, sementara kelompok SD kelas 4–6 hingga jenjang SMP, MTs, SMA, SMK dan santri mendapatkan menu dengan kandungan energi sekitar 681,3 kilokalori.
Selain distribusi makanan, setiap satuan pendidikan dan posyandu juga disiapkan satu porsi sebagai sampel uji organoleptik untuk memastikan kualitas makanan sebelum dikonsumsi penerima manfaat.
M. Ikbal menegaskan, pelaksanaan MBG tidak hanya berorientasi pada distribusi makanan, tetapi juga memastikan makanan yang diberikan memenuhi aspek keamanan dan kecukupan gizi sesuai kelompok penerima.
“Setiap menu yang disalurkan kami upayakan memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi kandungan gizi maupun kualitas makanan,” ujarnya.
SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan sendiri didukung oleh 47 orang karyawan, dengan Kurnia Dwi Oktavia, sebagai ahli gizi dan Widya Putri Pratiwi, sebagai ahli akuntan.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
