Pupuk Gratis Dikeluhkan, Ketua Kelompok Tani Saluahok Ngaku Dipersulit Penyalur
- account_circle Hamsah
- calendar_month Kam, 17 Sep 2026
- visibility 81
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Program pupuk gratis yang semestinya meringankan beban petani justru dikeluhkan sejumlah ketua kelompok tani di Desa Saluahok, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Mereka mengaku kesulitan mengambil jatah pupuk di penyalur wilayah Keppe, Desa Rantebulahan, meski telah membawa persyaratan yang dibutuhkan.
Salah satu keluhan disampaikan Ketua Kelompok Tani, Hasan. Ia mengaku datang ke penyalur dengan membawa KTP asli anggota kelompok.
Namun, pengambilan pupuk disebut tetap tidak dilayani karena salah satu anggota kelompok tidak hadir secara langsung.
Menurut Hasan, anggota tersebut sedang berada di Wajo, Sulawesi Selatan, untuk mencari gabah. Meski demikian, anggota yang bersangkutan telah mengirimkan foto KTP aslinya kepada kelompok.
“Kami dipersulit karena salah satu anggota kami berada di luar daerah, padahal sudah kirim foto aslinya. Seharusnya diberikan keringanan apalagi adaji foto asli KTP yang di scan,” kata Hasan, Kamis (17/9/2026).
Hasan berharap mekanisme penyaluran pupuk gratis tidak justru menjadi kendala bagi petani, terutama bagi anggota kelompok yang sedang berada di luar daerah karena kepentingan pekerjaan.
Keluhan tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pihak terkait agar penyaluran pupuk gratis berjalan sesuai tujuan program dan tidak menyulitkan petani penerima manfaat.
Hingga berita ini dirilis belum ada pernyataan resmi dari pihak distributor atau penyalur.(*)
- Penulis: Hamsah
- Editor: Tim Redaksi
