Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 593
  • comment 1 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Mamasa, Daniel Pumbu, resmi memberikan klarifikasi terkait polemik penamaan jalur dalam event Jelajah Wisata (JELATA) yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Mamase.

Penamaan jalur yang menggunakan istilah “Janda Terjepit” tersebut sebelumnya sempat memicu kontroversi dan menuai kritik tajam di media sosial karena dinilai merendahkan kaum perempuan.

Dalam keterangannya kepada awak media di Rumah Jabatan (Rujab) Mamasa pada Selasa (21/4/2026), Daniel menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak berniat melecehkan pihak mana pun.

Ia menjelaskan bahwa nama tersebut merupakan istilah teknis di kalangan rider.

“Janda itu sebenarnya akronim dari Jalur Andalan bagi para rider. Sedangkan kata ‘Terjepit’ digunakan karena ada titik di jalur tersebut di mana terdapat bebatuan yang kerap menjepit ban kendaraan peserta,” ujar Daniel.

Meski telah memberikan penjelasan mengenai asal-usul penamaan tersebut, Daniel menyatakan pihaknya menerima semua kritik dan saran dari masyarakat dengan tangan terbuka.

Ia menganggap polemik ini sebagai bahan evaluasi penting untuk pelaksanaan kegiatan di masa mendatang.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Mamasa atas kritik dan sarannya. Ini menjadi catatan penting bagi kami agar lebih berhati-hati dan lebih baik lagi ke depannya,” tambahnya.

Selain masalah penamaan jalur, IMI Mamasa juga merespons keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur jalan dan adanya ternak warga yang mati akibat dampak kegiatan tersebut.

Daniel berkomitmen bahwa panitia akan bertanggung jawab penuh.

Ia mengaku pihak panitia akan turun tangan memperbaiki titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.

Daniel juga akan segera menemui pemilik ternak yang terdampak untuk membicarakan solusi dan kompensasi secara kekeluargaan.

Menutup keterangannya, Daniel memaparkan sumber pendanaan event JELATA.

Ia menjelaskan bahwa anggaran kegiatan berasal dari beberapa sumber yakni biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 per orang.

Bantuan pihak ketiga berupa barang dan dukungan lainnya dan dukungan dana dari Pemda Mamasa.

Walau membenarkan adanya kucuran dana dari pemerintah daerah, Daniel tidak merinci secara spesifik besaran nilai anggaran yang diterima untuk menyelenggarakan event tersebut.

Daniel juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Mamasa atas adanya insiden tersebut.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Kepung Mamuju Tengah, Berikut Jumlah Desa Terdampak 

    Banjir Kepung Mamuju Tengah, Berikut Jumlah Desa Terdampak 

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah melaporkan sejumlah wilayah terendam banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda pada periode 7 hingga 8 Januari 2026. Hingga kini tercatat lima titik di tiga kecamatan terdampak luapan air dengan tingkat kerawanan yang bervariasi. Berdasarkan data yang dihimpun dari […]

  • Mayat Mengapung di Sungai Benggaulu Gegerkan Warga

    Mayat Mengapung di Sungai Benggaulu Gegerkan Warga

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Warga Desa Benggaulu, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tersangkut di batang kayu di aliran Sungai Benggaulu, Rabu (11/2/2026) pagi. ​Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah, korban diidentifikasi bernama Ujat Sudrajat (72), seorang wiraswasta asal Lampung Selatan yang selama […]

  • Dikukuhkan Jadi Guru Besar FH UGM, Prof. Zainal Arifin Mochtar Soroti Independensi Lembaga Negara

    Dikukuhkan Jadi Guru Besar FH UGM, Prof. Zainal Arifin Mochtar Soroti Independensi Lembaga Negara

    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, SULBARUPDATE.ID- Independensi lembaga negara dinilai semakin tergerus, khususnya lembaga yudisial dan lembaga independen. Hal ini akibat menguatnya arus konservatisme politik dan intervensi kekuasaan dalam praktik demokrasi di Indonesia. Independensi lembaga negara, khususnya lembaga yang berfungsi sebagai penyeimbang cabang kekuasaan politik seperti eksekutif dan legislatif, dinilai kian tergerus oleh dinamika global. Pelemahan independensi tersebut terutama […]

  • Rentetan OTT KPK, Gubernur Sulbar Ingatkan Jabatan Tak Bisa Dibeli

    Rentetan OTT KPK, Gubernur Sulbar Ingatkan Jabatan Tak Bisa Dibeli

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Awal tahun 2026 diwarnai rentetan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah. Beberapa bupati dan wali kota di Indonesia terjerat OTT dengan modus yang beragam, mulai dari dugaan jual beli jabatan hingga suap proyek. 24/1/2026 Situasi tersebut menjadi alarm serius bagi dunia birokrasi Daerah. Menyikapi hal […]

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

  • Mengenal Elsa Lucyta, Gadis Asal Mamasa Berhasil Pukau Ahmad Dhani hingga Titi DJ

    Mengenal Elsa Lucyta, Gadis Asal Mamasa Berhasil Pukau Ahmad Dhani hingga Titi DJ

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Perkenalkan Elsa Lucyta, idola baru dari pedalaman Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Baru-baru ini, Elsa sukses mengharumkan nama daerah di kancah nasional melalui ajang pencarian bakat menyanyi bergengsi, The Icon Indonesia. Gadis asal Dusun Sepang, Desa Lisuan Ada’, Kecamatan Sesenapadang ini merupakan satu-satunya perwakilan Sulawesi Barat yang berhasil menembus panggung megah Studio […]

expand_less