Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Akses Jalan di Aralle Makin Buruk, Warga Sakit Ditandu Sejauh 10 KM

Akses Jalan di Aralle Makin Buruk, Warga Sakit Ditandu Sejauh 10 KM

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • visibility 398
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kondisi infrastruktur jalan penghubung Desa Pamoseang Pangga menuju Desa Uhaidao, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, kian mencapai titik nadir.

Minimnya atensi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat memicu kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat.

​Kondisi jalan yang dinilai sudah tidak layak lalui tersebut baru-baru ini memicu keprihatinan publik setelah sebuah video viral menunjukkan seorang warga yang tengah sakit harus ditandu sejauh 10 kilometer menuju Puskesmas terdekat.

Kondisi Akses Jalan di penghujung Desa Pamoseang Pangga dan Uhaidao, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamuju kian mempertahankan. (Dok. Riskul).

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa aksesibilitas kendaraan di wilayah tersebut lumpuh total akibat kerusakan jalan yang ekstrem.

​Seorang tokoh pemuda Desa Ralleanak Utara, Riskul Tona, melayangkan sorotan keras terhadap ketimpangan pembangunan yang terjadi.

Menurutnya, Desa Pamoseang Pangga seolah menjadi wilayah yang dianaktirikan di tengah deru pembangunan daerah lain.

Riskul katakan, ​saat ini Indonesia telah berumur 80 tahun merdeka dan Kabupaten Mamasa sudah berdiri selama 23 tahun, namun masyarakat di Pamoseang Pangga itu masih terjebak dalam penderitaan infrastruktur yang primitif.

“Desa tetangga telah menikmati aspal dan beton, jalan kami seolah tidak tersentuh tangan pemerintah,” tegas Riskul, kepada Sulbarupdate.id, Jumat 9 Januari 2026.

​Riskul juga mengkritisi pola komunikasi para politisi yang dinilai hanya menjadikan perbaikan jalan sebagai komoditas politik menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pilkada. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak lagi membutuhkan janji-janji manis, melainkan realisasi anggaran yang konkret.

​Dengan demikian pihaknya desak Pemkab Mamasa dan Pemprov Sulbar untuk segera mengalokasikan anggaran perbaikan jalan poros Desa Pamoseang Pangga pada tahun anggaran berjalan.

Ia juga meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap status “desa terpencil” yang disematkan, agar tidak ada lagi nyawa warga yang terancam karena hambatan akses kesehatan.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat setempat masih menantikan langkah nyata dari pemangku kebijakan agar isolasi geografis yang mereka alami segera berakhir.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    • 0Komentar

    SURAKARTA, Sulbarupdate.id – Sidang gugatan terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Selasa (27/1/2026). Persidangan yang menempuh jalur citizen lawsuit ini menghadirkan Mustoha Iskandar, rekan satu angkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai saksi dari pihak tergugat. Dalam kesaksiannya, Mustoha memaparkan rekam jejak […]

  • Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) secara resmi menjatuhkan sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes). Pemecatan ini merupakan respons terhadap vonis bersalah keduanya dalam kasus dugaan korupsi dana insentif COVID-19. Dua ASN yang dipecat, diidentifikasi dengan inisial HE […]

  • Safari Ramadhan 2026, Pemprov Sulbar Siapkan Ribuan Sembako

    Safari Ramadhan 2026, Pemprov Sulbar Siapkan Ribuan Sembako

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai mematangkan agenda Safari Ramadhan 2026 yang akan dirangkaikan dengan kunjungan kerja Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga ke sejumlah daerah. Kegiatan ini tak hanya menjadi ruang silaturahmi dan penguatan nilai keagamaan, tetapi juga momentum menghadirkan langsung kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, lengkap dengan penyaluran […]

  • Kebakaran di Mamuju Tengah, 1 Rumah Ludes Terbakar 

    Kebakaran di Mamuju Tengah, 1 Rumah Ludes Terbakar 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kebakaran hebat kembali terjadi di Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar). Peristiwa ini mengakibatkan satu unit rumah milik Firman (45) warga Dusun Lemba Harapan, Desa Babana, Kecamatan Budong – Budong, ludes terbakar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Dalam keterangan resmi […]

  • Sarman Sahuding, Pena dari Mambi yang Menenun Jejak Sejarah Sulbar

    Sarman Sahuding, Pena dari Mambi yang Menenun Jejak Sejarah Sulbar

    • 1Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di tanah yang dipagari pegunungan kokoh dan kabut pagi yang abadi, seorang putra Mambi lahir membawa garis tangan sebagai pencatat zaman. Sarman Sahuding, sosok yang namanya kini identik dengan ketajaman literasi di Sulawesi Barat, bukan sekadar pelapor berita. Ia adalah penenun narasi yang kini sedang bertransformasi dari sekadar pemburu tenggat menjadi penjaga […]

  • Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Kecelakaan Akibat Cuaca Buruk di Bali

    Helikopter Raffi Ahmad Nyaris Kecelakaan Akibat Cuaca Buruk di Bali

    • 0Komentar

    BALI, Sulbarupdate.id – Kabar mengejutkan datang dari presenter ternama Raffi Ahmad. Helikopter yang ditumpanginya nyaris mengalami kecelakaan saat terjebak cuaca buruk di kawasan Bali Utara dalam perjalanan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kamis (15/1). Peristiwa bermula saat Raffi beserta rombongan bertolak dari Bali Utara menuju Bandara Ngurah Rai pada siang hari. Meski cuaca […]

expand_less