Warga Majene Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak, PLN Ungkap Penyebabnya
- account_circle Juita
- calendar_month Jum, 4 Sep 2026
- visibility 202
- comment 0 komentar

Manager PLN Majene, Hari Murti Fitrianno, saat ditemui di Ruang kerjanya Jumat, (4/9/2026). Foto/Juita
MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemadaman listrik secara tiba-tiba kembali dikeluhkan sejumlah masyarakat di Kabupaten Majene. Minimnya informasi sebelum pemadaman membuat pelanggan mempertanyakan kondisi kelistrikan serta meminta PLN memberikan pemberitahuan lebih awal kepada masyarakat.
Menanggapi keluhan tersebut, Manager PLN Majene, Hari Murti Fitrianno, menjelaskan bahwa pengaturan beban listrik yang terjadi di Majene bukan merupakan persoalan yang hanya terjadi di satu wilayah.
Menurutnya, sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat saling terkoneksi. Karena itu, kondisi pasokan dan kebutuhan listrik di satu wilayah dapat berkaitan dengan kondisi sistem secara keseluruhan.
“Pengaturan beban bukan hanya di Kabupaten Majene. Ini terjadi pada sistem Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat karena sistemnya terkoneksi,” ujar Hari Murti. Ucapnya kepada wartawan Sulbar update. Id saat di wawancarai, Jumat (4/9/2026) diruang kerjanya.
Hari Murti menjelaskan, salah satu penyebab dilakukannya pengaturan beban adalah kondisi ketika suplai listrik yang tersedia tidak seimbang dengan kebutuhan pelanggan.
Kondisi tersebut terjadi seiring adanya kegiatan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan yang menyebabkan pasokan listrik berkurang sementara kebutuhan pelanggan tetap harus dipenuhi.
Untuk menjaga keseimbangan sistem, PLN kemudian melakukan pengaturan beban listrik kepada pelanggan di sejumlah wilayah.
“Penyebabnya adanya suplai listrik yang dihasilkan dan dibutuhkan tidak seimbang karena adanya kegiatan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan. Sehingga suplai berkurang dan diperlukan penyeimbangan listrik kepada pelanggan,” jelasnya.
Terkait kondisi pemadaman yang terjadi, Hari Murti menegaskan bahwa secara langsung tidak ada pengaruh dari kondisi air terhadap pemadaman yang terjadi saat ini.
Ia menyebut, kondisi tersebut lebih berkaitan dengan kegiatan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan.
“Secara langsung tidak ada pengaruh dari air pada kondisi saat ini, tetapi adanya pemeliharaan,” katanya.
Di tengah keluhan masyarakat terkait pemadaman yang terjadi tanpa informasi, PLN Majene menyatakan akan berupaya memberikan informasi kepada pelanggan apabila terdapat rencana pemadaman.
Hari Murti mengatakan, pihaknya sebisa mungkin menyampaikan informasi paling lambat sekitar pukul 21.00 WITA apabila terdapat pemadaman yang akan terjadi di wilayah tertentu.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat mempersiapkan diri, terutama pelanggan yang aktivitasnya sangat bergantung pada pasokan listrik.
PLN Majene juga memiliki Whatsapp channel “INFORMASI PLN MAJENE” yang memuat daftar lokasi yang terdampak pemadaman listrik. Selain itu, PLN Majene memanfaatkan grup WhatsApp “PLN Majene Menyapa” sebagai salah satu sarana komunikasi dengan pelanggan.
Dalam grup tersebut terdapat pelanggan serta sejumlah perangkat desa yang diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
PLN Majene juga mengimbau agar informasi mengenai pemadaman listrik dapat turut disebarluaskan melalui media sosial sehingga masyarakat yang terdampak bisa mendapatkan informasi dengan lebih cepat.
Dengan adanya berbagai kanal komunikasi tersebut, PLN berharap informasi terkait kondisi kelistrikan tidak berhenti pada pelanggan tertentu saja, tetapi dapat diteruskan kepada masyarakat luas.
Keterbukaan informasi dinilai penting agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang simpang siur ketika terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba.
Di sisi lain, masyarakat juga berharap PLN dapat meningkatkan kecepatan penyampaian informasi, khususnya ketika pemadaman berdampak pada aktivitas warga.
Pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga dapat berdampak pada pelaku usaha, pelayanan publik, perangkat desa, hingga aktivitas masyarakat yang membutuhkan listrik.
PLN Majene menyatakan akan terus berupaya memberikan informasi kepada pelanggan dan mengimbau masyarakat untuk ikut menyebarkan pemberitahuan resmi terkait pemadaman melalui kanal komunikasi dan media sosial. Masyarakat dapat mengetahui informasi melalui Channel WhatsApp “INFORMASI PLN MAJENE” maupun melalui PLN Mobile dan juga menghubungi Call Center PLN 123 atau bisa datang ke kantor PLN Majene.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
