Warga Keluhkan Dugaan Kenaikan Harga Solar Sepihak di SPBU Malabo, Pengelola:Itu Tidak Benar
- account_circle Ancha
- calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
- visibility 103
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Sejumlah warga mengeluhkan adanya dugaan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di SPBU Malabo, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).
Kenaikan yang dinilai tiba-tiba tersebut memicu keresahan bagi masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga Solar di SPBU tersebut dilaporkan menembus angka Rp8.000 per liter sejak, Rabu (6/5/2026).
Salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku terkejut dengan perubahan harga yang tidak disertai pengumuman resmi tersebut.
“Kami kaget, tiba-tiba tadi malam harga naik. Sampai sekarang ini masih di harga Rp8.000 per liter,” ungkap sumber tersebut kepada Sulbaupdate.id, Rabu (6/5/2026) malam.
Ia merincikan bahwa sebelumnya harga normal Solar berada di angka Rp6.800, namun para pengantri kerap membeli dengan harga Rp7.500.
Kondisi ini semakin memberatkan warga saat harga mendadak melonjak lagi menjadi Rp8.000 per liter.
Tanggapan Pihak Pengelola SPBU
Merespons keluhan warga tersebut, Dessi, selaku pengelola SPBU, dengan tegas membantah adanya kenaikan harga di luar ketentuan pemerintah.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada Rabu malam sekitar pukul 20:00 WITA, Dessi menegaskan bahwa harga jual Bio Solar di SPBU Malabo masih sesuai dengan harga subsidi yang ditetapkan secara nasional.

Harga BBM Solar di SPBU Malabo, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa. (Dok. Kiriman pihak pengelola SPBU Malabo, Dessi), Rabu (6/5/2026).
Klaim pembenaran adanya ketidak beneran informasi itu disertai dengan kiriman gambar oleh Dessi, yang memperlihatkan harga Solar di SPBU-nya.
“Itu tidak benar, Pak. Harga solar di sini tetap normal, yaitu Rp6.800 per liter,” tegas Dessi.
Hingga berita ini diturunkan, terdapat perbedaan keterangan yang kontras antara klaim warga di lapangan dengan pernyataan resmi pihak pengelola.
Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak otoritas terkait mengenai pengawasan distribusi BBM di wilayah Kecamatan Tandukkalua tersebut.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
