Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Protes Gaji Tak Sesuai Kontrak, Puluhan PPPK Nakes Geruduk Kantor Bupati Mamuju Tengah

Protes Gaji Tak Sesuai Kontrak, Puluhan PPPK Nakes Geruduk Kantor Bupati Mamuju Tengah

  • account_circle Ruli Syamsil
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 387
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Gelombang protes mewarnai halaman Kantor Bupati Mamuju Tengah (Mateng) di Jalan Tammauni Pue Ballung pada Rabu (1/4/2026).

Puluhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dari sektor tenaga kesehatan (nakes), didampingi kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), menggelar aksi unjuk rasa terkait sengketa upah yang dinilai tidak berkeadilan.

​Aksi ini bermula dari temuan adanya selisih bayar antara nominal yang tertera dalam Perjanjian Kerja (PK) dengan realisasi gaji yang diterima para nakes di lapangan.

​Koordinator lapangan sekaligus Ketua GMNI Mamuju Tengah, Gibran, menyatakan bahwa diskriminasi upah ini hanya menyasar sektor kesehatan, khususnya mereka yang bertugas di Puskesmas se-Kabupaten Mamuju Tengah.

Sementara itu, PPPK di sektor lain dilaporkan menerima gaji utuh sesuai kesepakatan.

​”Jika tidak segera diselesaikan, jangan salahkan kami jika kembali turun dengan massa yang lebih banyak,” tegas Gibran di sela-sela orasinya.

​Salah satu nakes yang enggan disebutkan namanya membeberkan fakta lapangan terkait pemotongan sepihak tersebut.

Ia menyebutkan bahwa di dalam dokumen PK, tertera angka Rp400.000 hingga Rp500.000, namun pada kenyataannya mereka hanya menerima Rp250.000.

​Tiga Tuntutan Utama

​Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi membawa tiga poin tuntutan krusial bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah.

​Pertama, mendesak peninjauan ulang terhadap kinerja Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah terkait manajemen penggajian.

​Kedua meminta pertanggungjawaban Dinas Kesehatan atas ketimpangan yang terjadi pada nakes di Puskesmas.

​Dan ketiga menuntut pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu dikembalikan sesuai nominal yang tertuang dalam Perjanjian Kerja yang telah ditandatangani.

​Respon Pemerintah Daerah

​Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary Anwar, menemui massa aksi dan memberikan klarifikasi. Ia menampik adanya unsur kesengajaan dalam pembedaan pemberian hak pegawai.

​”Kami menghargai aspirasi yang disampaikan. Tidak ada niat pemerintah daerah untuk membeda-bedakan, karena mereka adalah bagian dari tim kerja kami yang berada di garis terdepan,” jelas Askary.

​Ia menduga adanya miskomunikasi dalam proses administrasi atau distribusi anggaran. Sebagai tindak lanjut, Askary berjanji akan segera melakukan pembenahan internal dan meninjau kembali detail rincian perjanjian kerja agar hak para PPPK Paruh Waktu dapat dibayarkan sebagaimana mestinya.

​”Kami akan mengupayakan agar semua menerima haknya sesuai perjanjian kerja,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ruli Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa Sebut, Jika Pupuk Gratis Bisa Dijual, Ada Sistem yang Bocor

    Wakil Ketua DPRD Mamasa Sebut, Jika Pupuk Gratis Bisa Dijual, Ada Sistem yang Bocor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, angkat bicara menyikapi viral nya pemberitaan terkait dugaan penjualan pupuk gratis atau pupuk subsidi. Arwin Rahman menilai persoalan itu harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mamasa, karena pupuk gratis merupakan instrumen daerah dan negara yang diperuntukkan bagi petani yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat melalui […]

  • Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

    Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kegiatan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi akan digelar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Nonton bereng ini akan dilaksanakan pada Kamis, 14 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai di Aula Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Osango. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum, mahasiswa, aktivis, komunitas, hingga pegiat lingkungan […]

  • Dugaan Penyimpangan Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Disorot, Nama Sekda Terseret

    Dugaan Penyimpangan Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Disorot, Nama Sekda Terseret

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Dugaan penyimpangan alokasi dana hibah Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sebesar Rp700 juta kepada Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa kian mengerucut. Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mamasa Tahun Anggaran 2022 tersebut diduga bermasalah pada penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). ​Pegiat Anti-Korupsi, Marten Ma’dika, menyatakan bahwa berdasarkan […]

  • Estafet Kepemimpinan CAJ, Menakar Marwah Jurnalisme ASEAN di Ambang Disrupsi AI

    Estafet Kepemimpinan CAJ, Menakar Marwah Jurnalisme ASEAN di Ambang Disrupsi AI

    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, Sulbarupdate.id — Gelanggang persaudaraan jurnalis se-Asia Tenggara resmi dibuka melalui perhelatan General Assembly (GA) Confederation of ASEAN Journalists (CAJ) yang berlangsung di Kuala Lumpur, 27–30 April 2026. Forum tertinggi organisasi kewartawanan regional ini menjadi panggung krusial bagi suksesi kepemimpinan sekaligus konsolidasi strategis dalam menjawab tantangan jurnalisme di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Pertemuan […]

  • Pangdam XXIII/Palaka Wira: TNI Siap Kawal Dampak Ekonomi Konflik Timur Tengah

    Pangdam XXIII/Palaka Wira: TNI Siap Kawal Dampak Ekonomi Konflik Timur Tengah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dinamika yang tengah memanas di Timur Tengah diprediksi bakal memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi Indonesia. Kondisi global tersebut menjadi perhatian serius jajaran TNI dalam menjaga stabilitas di tingkat daerah. Hal ini disampaikan oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, saat berkunjung ke Kodim […]

  • Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    • 0Komentar

    JAKARTA, sulbarupdate.id – Hasil survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. “Kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden,” ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers […]

expand_less