Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Peternak Babi Lokal Mamasa Keluhkan Harga Pakan Naik dan Minimnya Pembeli

Peternak Babi Lokal Mamasa Keluhkan Harga Pakan Naik dan Minimnya Pembeli

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Peternak babi lokal di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, keluhkan kenaikan harga pakan yang tidak diikuti dengan membaiknya harga dan pemasaran ternak.

Kondisi tersebut dinilai semakin menekan peternak karena biaya pembesaran dan perawatan babi terus meningkat, sementara penjualan di tingkat lokal disebut masih minim.

Salah seorang peternak babi di Mamasa, Hendra, mengatakan harga pakan yang sebelumnya berada di kisaran Rp420 ribu per karung kini telah mencapai sekitar Rp475 ribu.

Menurutnya, kenaikan biaya pakan tersebut menjadi persoalan tersendiri ketika penjualan ternak tidak berjalan lancar.

“Bayangkan, pakan babi sebelumnya per karung Rp420 ribu, sekarang sudah sekitar Rp475 ribu. Tetapi penjualan ternak kami tidak lancar. Lantas kami mendapatkan keuntungan dari mana?” ujar Hendra, Jumat (4/9/2026).

Ia berharap kondisi pemasaran ternak babi lokal mendapat perhatian, terutama karena peternak harus menanggung biaya pakan, tenaga, serta waktu yang cukup besar hingga ternak siap dijual.

Hendra juga mengaku heran dengan kondisi pasar di Mamasa. Menurutnya, babi yang didatangkan pedagang dari luar daerah justru dinilai lebih cepat terserap pasar dibandingkan ternak yang dibesarkan peternak lokal.

Keluhan serupa disampaikan Bian, peternak lainnya. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Mamasa dapat mencari solusi agar peternak lokal memiliki akses pasar yang lebih baik.

“Kami mohon kepada Pemda untuk memperhatikan pemasaran babi lokal. Kalau bisa pembelian babi dari luar daerah dibatasi, sehingga pemasaran ternak masyarakat di daerah sendiri bisa berjalan. Selain masyarakat mendapat keuntungan, perputaran uang juga tetap terjadi di daerah,” kata Bian.

Bagi peternak, usaha ternak babi sebenarnya memiliki potensi ekonomi yang cukup besar di Mamasa, terutama karena permintaan biasanya meningkat pada momentum tertentu, seperti hari raya keagamaan dan kegiatan adat.

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dirasakan peternak lokal ketika biaya produksi terus meningkat sementara pemasaran tidak stabil.

Peternak berharap pemerintah tidak hanya melihat sektor peternakan dari sisi produksi, tetapi juga ikut memikirkan aspek pemasaran dan perlindungan terhadap usaha peternak lokal.

Dengan adanya solusi pemasaran yang lebih jelas, peternak berharap usaha ternak babi dapat tetap menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di Kabupaten Mamasa.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Rumah Rusak Akibat Pohon Tumbang, Polres Majene Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan AP. Pettarani

    Satu Rumah Rusak Akibat Pohon Tumbang, Polres Majene Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan AP. Pettarani

    • 0Komentar

    Majene- Sulbarupdate.id – Sebuah rumah warga mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa pohon tumbang yang terjadi pada Senin (22/12/2025). Peristiwa tersebut terjadi di wilayah permukiman warga setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari di Jalan AP. Pettarani, Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Senin (22/12/2025). Pohon berukuran besar […]

  • Bupati dan Wabup Mamasa Temui Anggota DPR RI di Senayan

    Bupati dan Wabup Mamasa Temui Anggota DPR RI di Senayan

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, melakukan kunjungan kerja ke Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menemui anggota DPR RI asal Sulawesi Barat, Ajbar, guna membahas arah pembangunan Kabupaten Mamasa. ​Kabid Humas dan Protokol Pemda Mamasa, Demmaelo’ Pena’, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Menurutnya, agenda utama […]

  • Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Penyidikan dugaan korupsi dana Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jakarta periode 2014–2024 terus berkembang. Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mencatat adanya lonjakan nilai kerugian negara serta jumlah identitas yang dicatut dalam modus klaim fiktif tersebut. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar, mengungkapkan bahwa […]

  • Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kelompok Tani Sirannuang II, Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, melaksanakan Panen Raya Bawang Merah, Selasa, 04 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil dari penyaluran bantuan benih bawang merah dan pupuk organik Tahun 2025. Dengan luas panen mencapai 1,5 hektare, potensi hasil produksi diperkirakan mencapai 15 ton, menjadi capaian […]

  • Profil Arwin Rahman Wakil Ketua II DPRD Mamasa Periode 2024-2029

    Profil Arwin Rahman Wakil Ketua II DPRD Mamasa Periode 2024-2029

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Arwin Rahman, merupakan pria kelahiran Ralleanak, 3 Mei 1997, yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mamasa periode 2024-2029. Diketahui pelantikannya pada Selasa (22/10/2024) lalu bukan sekadar seremoni, melainkan simbol estafet kepemimpinan generasi milenial di Bumi Kondosapata. Karier politik Arwin melesat melalui Partai NasDem. Pada kontestasi Pemilu 2024, […]

  • Timnas Austria 2026: Kembalinya Das Team dan Mimpi Besar Generasi Rangnick

    Timnas Austria 2026: Kembalinya Das Team dan Mimpi Besar Generasi Rangnick

    • 0Komentar

    WINA, SULBARUPDATE.id — Setelah penantian hampir tiga dekade, Tim Nasional Austria akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia. Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen bagi Austria, melainkan simbol kebangkitan sebuah negara sepak bola yang selama bertahun-tahun berusaha menemukan kembali identitas dan tempatnya di antara kekuatan utama Eropa. Kini, ketika Das Team kembali tampil di […]

expand_less