Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Pemda Mamasa Dinilai “Amnesia” Terhadap Longsor Desa Pangadaran

Pemda Mamasa Dinilai “Amnesia” Terhadap Longsor Desa Pangadaran

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Sudah memasuki pekan kedua sejak material longsor menutup akses utama menuju Desa Pangadaran, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa pada awal Mei 2025.

Namun, hingga kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa dinilai jalan di tempat dan belum menunjukkan langkah konkret untuk membuka akses yang menjadi urat nadi perekonomian warga tersebut.

​Kelumpuhan total akses jalan ini mulai mencekik kehidupan masyarakat. Harga kebutuhan pokok merangkak naik akibat distribusi logistik yang terhenti total.

Di tengah keputusasaan, warga hanya bisa mengandalkan gotong royong dengan alat seadanya—sebuah upaya yang sia-sia melawan derasnya material tanah yang terus turun.

​Kekecewaan masyarakat mencapai puncaknya hingga warga mulai menyuarakan kegelisahan mereka langsung kepada pemimpin tertinggi negara.

​”Pak Presiden, tolong kami. Bantu juga buka akses jalan kami,” ujar Glori Talis, salah seorang warga Pangadaran.

​Menurut Glori, sindiran tersebut adalah bentuk jeritan hati masyarakat yang merasa diabaikan oleh pemerintah daerahnya sendiri.

Ia mempertanyakan bagaimana program nasional bisa menyentuh wilayah mereka jika infrastruktur dasar dibiarkan lumpuh.

​Kepala Desa Pangadaran, Agus Susanto, mengatakan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada Pemkab Mamasa untuk meminta bantuan alat berat.

Namun, hingga berita ini diturunkan, harapan tersebut belum membuahkan hasil nyata di lapangan.

Saat ini tanah terus bergerak menutupi badan jalan, sangat membahayakan keselamatan warga.

Warga terpaksa mengangkat kendaraan roda dua secara manual untuk melewati titik longsor demi mendapatkan bahan makanan.

Banyak warga bertaruh nyawa menerobos titik rawan karena mendesaknya kebutuhan pangan.

​Ketidakhadiran alat berat di lokasi bencana selama dua pekan menjadi rapor merah bagi manajemen tanggap darurat Pemkab Mamasa. Publik kini mempertanyakan komitmen Pemda dalam melindungi warga yang berada di wilayah terisolasi.

​”Kami sudah berupaya maksimal dengan kemampuan terbatas. Tapi tanah terus turun, ini berbahaya bagi warga. Kami sangat membutuhkan kehadiran pemerintah melalui alat berat,” tegas Agus Susanto.

​Masyarakat Pangadaran kini hanya bisa menunggu, apakah pemerintah daerah akan segera bertindak, atau membiarkan Desa Pangadaran terus terisolasi hingga krisis logistik benar-benar meledak?(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Kebakaran di Mamasa, 4 Rumah Warga dan 1 Gereja Ludes Dilalap Api 

    Pasca Kebakaran di Mamasa, 4 Rumah Warga dan 1 Gereja Ludes Dilalap Api 

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran dahsyat yang melanda Kelurahan Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, hanguskan lima bangunan, termasuk empat unit rumah warga dan satu unit gereja. Insiden yang terjadi pada Minggu 14 Desember 2025, sekitar pukul 00.30 WITA dini hari ini, kini meninggalkan duka mendalam bagi para korban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, api pertama kali […]

  • Sinergi BNN–DKPPKB Sulbar Diperkuat, Rehabilitasi Penyalahguna NAPZA Jadi Prioritas Kesehatan Daerah

    Sinergi BNN–DKPPKB Sulbar Diperkuat, Rehabilitasi Penyalahguna NAPZA Jadi Prioritas Kesehatan Daerah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar memperkuat sinergi dalam program rehabilitasi penyalahguna narkotika di wilayah Sulawesi Barat. Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam pertemuan di Kantor DKPPKB Sulbar, Kamis, 12 Februari 2026. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kolaborasi lintas sektor […]

  • Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Operasi Pekat Marano 2026 Polresta Mamuju terus memperketat pengawasan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Di hari ketiga pelaksanaannya, Rabu (28/1/2026), petugas berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal. Total sebanyak 1.309 botol miras dari berbagai merek dan 9 kemasan plastik minuman tradisional jenis cap […]

  • Polemik Tamsil Guru ASN dan PPPK di Mamasa, Disdik Ungkap Kendala di Tingkat Pusat

    Polemik Tamsil Guru ASN dan PPPK di Mamasa, Disdik Ungkap Kendala di Tingkat Pusat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Keterlambatan pembayaran Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru di Kabupaten Mamasa menjadi sorotan. Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, Sarini, memberikan klarifikasi terkait alur birokrasi dan realisasi anggaran dari Pemerintah Pusat. Sarini menjelaskan bahwa […]

  • Gubernur SDK Tekankan Efisiensi APBD dan Percepatan Investasi, Kesbangpol Sulbar Siap Jalankan Arahan

    Gubernur SDK Tekankan Efisiensi APBD dan Percepatan Investasi, Kesbangpol Sulbar Siap Jalankan Arahan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, bersama seluruh jajaran menghadiri Apel Virtual lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin 5 Januari 2026. Apel dipimpin langsung Gubernur Sulbar dan diikuti Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, para Asisten, serta Staf Ahli lingkup Pemprov Sulbar. Dalam arahannya, Gubernur Sulbar Suhardi […]

  • Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

    Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama atau Kemenag akan menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada hari ini, Selasa (17/2/2026). Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme Sidang Isbat yang dijadwalkan berlangsung malam nanti. Kemenag melalui akun Instagram resmi @kemenag_ri telah mengumumkan pelaksanaan Sidang Isbat tersebut kepada publik. “Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal […]

expand_less