Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Mamasa Tetapkan Penjabaran APBD Tahun 2026, PAD Diproyeksikan Capai Rp 838 Miliar 

Mamasa Tetapkan Penjabaran APBD Tahun 2026, PAD Diproyeksikan Capai Rp 838 Miliar 

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
  • visibility 300
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), secara resmi telah menetapkan Peraturan Bupati Nomor 17 Tahun 2025 mengenai Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Dalam dokumen yang diperoleh Sulbarupdate.id, dipaparkan rincian target pendapatan, rencana belanja, hingga skema pembiayaan daerah.

Berdasarkan data yang tertuang dalam Pasal 1 peraturan Bupati Mamasa nomor 17 tahun 2025 tersebut, Total Pendapatan Daerah Kabupaten Mamasa tahun 2026 ditargetkan sebesar Rp 838.421.614.463,55.

Pendapatan ini bersumber dari tiga komponen utama yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 87,44 Miliar.

Pendapatan Transfer sebesar Rp 737,97 Miliar dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar Rp 13 Miliar.

Di sisi lain, pemerintah telah menyusun rencana Total Belanja Daerah sebesar Rp 832.836.564.353,11.

Alokasi belanja ini dibagi ke dalam beberapa kategori strategis.

Belanja operasi menelan anggaran terbesar yakni Rp 643,16 Miliar, di mana porsi terbesarnya dialokasikan untuk Belanja Pegawai (Rp 421,54 Miliar) dan Belanja Barang dan Jasa (Rp 193,48 Miliar).

 

Belanja modal dialokasikan sebesar Rp 27,39 Miliar untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, gedung, dan pengadaan peralatan.

Belanja tidak terduga, disiapkan dana cadangan sebesar Rp 3 Miliar dan belanja transfer dianggarkan sebesar Rp 159,42 Miliar.

Dengan komposisi pendapatan dan belanja tersebut, APBD 2026 diproyeksikan mengalami Surplus sebesar Rp 5.435.050.110,44.

Namun, surplus ini secara teknis akan digunakan untuk menutupi Pembiayaan Netto yang bernilai negatif dalam jumlah yang sama.

Hal ini disebabkan karena Pengeluaran Pembiayaan (Rp 11,61 Miliar) lebih besar dibandingkan Penerimaan Pembiayaan (Rp 6,17 Miliar).

Penetapan penjabaran anggaran ini diharapkan dapat menjadi panduan yang transparan bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Mamasa dalam menjalankan program-program pembangunan sepanjang tahun 2026 demi kesejahteraan masyarakat.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS: Satu Unit Rumah di Mamasa Ludes Dilalap Api

    BREAKING NEWS: Satu Unit Rumah di Mamasa Ludes Dilalap Api

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah warga di Tandiallo, Desa Lisuan Ada’, Kecamatan Sesenapadang (Sespa), Kabupaten Mamasa, pada Kamis siang (29/1/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, api dengan cepat menjalar dan melalap seluruh badan bangunan. Dalam sejumlah unggahan yang beredar di media sosial Facebook, terlihat kobaran api yang besar menyisakan puing-puing bangunan […]

  • Optimalisasi Kinerja OPD, DKPPKB Sulbar Finalkan Rencana Aksi 2026

    Optimalisasi Kinerja OPD, DKPPKB Sulbar Finalkan Rencana Aksi 2026

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memfinalkan penyusunan Rencana Aksi Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk mempercepat capaian kinerja dan memastikan seluruh program berjalan selaras dengan target pembangunan daerah menuju Sulbar Maju dan Sejahtera. Kegiatan penyusunan rencana aksi dilaksanakan di Aula Ammana Wewang DKPPKB Sulbar, Jumat (13/2/2026), […]

  • Kebijakan Pemda Mamasa Dinilai Kerap ‘Blunder’, Aktivis: Memalukan dan Perlu Kajian Mendalam

    Kebijakan Pemda Mamasa Dinilai Kerap ‘Blunder’, Aktivis: Memalukan dan Perlu Kajian Mendalam

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kualitas pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa menuai kritik tajam. Pasalnya, rentetan surat resmi yang dikeluarkan pemerintah dinilai kurang kajian dan cenderung ceroboh, sehingga menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Kritik tersebut disampaikan menyusul adanya dua produk hukum Pemda yang dianggap cacat secara substansi. Pertama, terkait pelaksanaan asesmen pejabat Eselon II yang […]

  • Geger, Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Dekat Ponpes Darul Quran Mamuju

    Geger, Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Dekat Ponpes Darul Quran Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Personel Polsek Kalukku tengah mendalami kasus penemuan jasad bayi yang menggegerkan warga di Lingkungan Gantungan, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area perkebunan, tepat di balik pagar belakang Pondok Pesantren Darul Quran Wal Hadits pada Selasa (17/2/2026). ​Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, memimpin langsung olah […]

  • Perkuat Sinergi Kader, Ketua DPRD Mamasa Koordinasi Agenda Bimtek di DPP PAN

    Perkuat Sinergi Kader, Ketua DPRD Mamasa Koordinasi Agenda Bimtek di DPP PAN

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Agum Syaputra, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta pada Jumat, 15 Mei 2026. Kunjungan ini dilakukan guna memperkuat koordinasi struktural antara pengurus daerah dan pusat. Agum yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Mamasa mengungkapkan, agenda utama kedatangannya […]

  • Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa rencana mengalihfungsikan Pasar Barra-barra di Desa Osango menjadi pasar hewan terpadu. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus menjaga stabilitas harga ternak di wilayah tersebut. Rencana ini ditegaskan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di Dusun Barra-barra, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, […]

expand_less