Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » DPRD Mamasa Warning Pemda Soal Pergeseran APBD T.A 2026

DPRD Mamasa Warning Pemda Soal Pergeseran APBD T.A 2026

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

MAMASA,Sulbarupdate.id -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa mengkritik keras kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait praktik pergeseran anggaran dan rasionalisasi belanja pada APBD Tahun Anggaran (TA) 2026.

Langkah eksekutif tersebut dinilai telah melampaui batas kewenangan administratif dan mengaburkan fungsi politik anggaran legislatif.

​Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, menyatakan bahwa kebijakan pergeseran anggaran yang dilakukan Pemda saat ini bukan lagi sekadar langkah administrasi biasa, melainkan sudah menyentuh perubahan substansi postur APBD Pokok yang telah disepakati bersama.

​”Ini berbahaya dan menimbulkan prasangka variatif yang membentuk opini beragam,” ungkap Arwin saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Selasa (14/7/2026).

​DPRD Mamasa mencermati bahwa Pemda telah melakukan Perubahan Penjabaran APBD atau pergeseran tahap pertama yang mengubah komposisi belanja APBD Pokok TA 2026. Saat ini, Pemda bahkan berencana melakukan rasionalisasi dan pergeseran anggaran dalam skala yang lebih luas.

​Menurut Arwin, mekanisme pergeseran anggaran seharusnya hanya digunakan secara terbatas untuk keadaan mendesak, bukan dijadikan jalur pintas untuk mengubah arah kebijakan daerah tanpa melalui mekanisme Perubahan APBD (APBD-P) yang sah.

​Arwin mengingatkan bahwa berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, PP Nomor 12 Tahun 2019, dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, pergeseran anggaran tidak boleh dilakukan secara bebas hingga menghilangkan asas checks and balances.

​”Kami pada prinsipnya tidak anti terhadap efisiensi dan rasionalisasi anggaran, terlebih dalam kondisi fiskal tertentu. Namun, efisiensi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengubah postur APBD secara luas tanpa pembahasan bersama, apalagi jika berdampak pada berkurangnya program strategis dan pelayanan publik,” tegasnya.

​Menyikapi kondisi tersebut, DPRD Kabupaten Mamasa menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah kelembagaan secara formal.

​”Kami tidak ingin mekanisme pergeseran anggaran berubah menjadi ruang abu-abu kebijakan dan minim keterbukaan,” tutur Arwin.

​Untuk mendalami seluruh proses pergeseran anggaran yang dilakukan Pemda, DPRD Mamasa membuka peluang untuk menempuh jalur konstitusional yang lebih tegas.

Pihaknya mengaku akan melakukan pembentukan Panitia khusus (Pansus) DPRD dan penggunaan hak angket DPRD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

​Pendalaman ini bertujuan untuk menguji dasar hukum, proses pengambilan keputusan, serta manajemen risiko fiskal yang diambil oleh pemerintah daerah.

​Sebagai langkah awal, DPRD Mamasa menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dimintai keterangan secara transparan.

​”Senin, kami akan panggil kembali TAPD untuk memberi penjelasan teknis dan mendalam, sebagai instrumen pematangan pandangan dan sikap DPRD ke tahap selanjutnya,” jelas Arwin.

​Ia menambahkan bahwa langkah tegas DPRD ini bukan bentuk resistensi atau upaya menjatuhkan eksekutif, melainkan bagian dari tanggung jawab pengawasan demi memastikan visi-misi daerah berjalan tepat sasaran di tengah tantangan fiskal yang ada.(*) 

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Sulbar Kecam Kematian 5 Calon Manajer Koperasi di Pelatihan Kemenhan

    PMII Sulbar Kecam Kematian 5 Calon Manajer Koperasi di Pelatihan Kemenhan

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sulawesi Barat melayangkan kritik keras dan kecaman mendalam kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Sorotan tajam ini merespons tragedi tewasnya lima orang calon manajer koperasi dalam kegiatan pelatihan fisik yang diselenggarakan oleh instansi tersebut. PKC PMII Sulbar menilai insiden maut ini sebagai bentuk kelalaian fatal, pelanggaran […]

  • Pengembalian Pilkada ke DPRD, Efisiensi Biaya vs Hak Konstitusional Rakyat

    Pengembalian Pilkada ke DPRD, Efisiensi Biaya vs Hak Konstitusional Rakyat

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali memicu polemik di panggung politik nasional. Perdebatan ini mencuat setelah sejumlah elite partai politik mulai menyuarakan urgensi perubahan sistem pemilihan demi efisiensi anggaran negara. Wacana ini kembali menguat pasca pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti tingginya biaya politik […]

  • Kabid Humas Polda Sulbar Angkat Bicara Terkait Kasus Narkoba di Majene

    Kabid Humas Polda Sulbar Angkat Bicara Terkait Kasus Narkoba di Majene

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Menyikapi pemberitaan yang beredar mengenai oknum polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba di Majene, Sulawesi Barat, Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi angkat bicara setelah melakukan penelusuran lebih lanjut. “Memang benar, ada oknum anggota kepolisian berinisial Aipda AK yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan narkoba,” tuturnya. […]

  • Hari Ibu ke-97, Ketua TP PKK Sulbar Serahkan Bantuan ke Lapas Perempuan

    Hari Ibu ke-97, Ketua TP PKK Sulbar Serahkan Bantuan ke Lapas Perempuan

    • 0Komentar

    MAMUJU – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Harsinah Suhardi, menyerahkan bantuan sosial sebanyak 50 paket kepada warga binaan di Lapas Perempuan Kelas III Mamuju, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu, 21 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 tingkat Provinsi Sulbar. Kunjungan bakti sosial tersebut dihadiri bersama organisasi-organisasi perempuan […]

  • Sekda Sulbar: OPD Hasil Gabungan Jangan Berjalan Sendiri-sendiri dan Buanglah Ego

    Sekda Sulbar: OPD Hasil Gabungan Jangan Berjalan Sendiri-sendiri dan Buanglah Ego

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Sekretaris Daerah Sulawesi Barat Junda Maulana turun langsung mengecek kesiapan sejumlah organisasi perangkat daerah hasil restrukturisasi, Senin, 5 Januari 2026. Didampingi Asisten I Muh Jaun dan Asisten III Amujib. Pengecekan dilakukan untuk memastikan proses penggabungan OPD berjalan sesuai rencana dan bisa langsung beroperasi di awal tahun ini seperti yang diharapkan oleh Gubernur Sulbar, […]

  • Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Mengawali hari pertama masuk kerja di awal tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan Family Gathering di Café Ruang Rindu, Mamuju, Jumat 2 Januari 2026. Kegiatan yang dihadiri pejabat dan staf dari seluruh bidang ini menjadi ruang silaturahmi nonformal untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan organisasi. […]

expand_less