Kondisi Jalan Simbang–Baruga Rusak Parah, Nyawa Pengendara Jadi Taruhan
- account_circle Juita
- calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
- visibility 53
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung antara Desa Simbang dan Desa Baruga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini berada dalam kondisi memprihatinkan.
Kerusakan infrastruktur yang kian parah ini tidak hanya menghambat mobilitas ekonomi, tetapi juga mulai mengancam keselamatan nyawa warga yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan tersebut meliputi lubang-lubang besar yang memenuhi badan jalan serta permukaan aspal yang sudah terkikis habis. Kondisi ini diperparah dengan letak geografis jalur yang berada di sisi jurang.

Curah hujan yang tinggi belakangan ini menyebabkan pengikisan tanah, sehingga beberapa titik jalan kini terancam longsor.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa absennya langkah mitigasi dari pemerintah daerah membuat jalur ini menjadi “jalur maut”, terutama saat malam hari.
“Setiap hari kami was-was saat melintas. Kalau malam lebih berbahaya karena minim penerangan dan tidak ada rambu peringatan di titik-titik yang berlubang atau di pinggir jurang,” keluh warga tersebut kepada Sulbarupdate.id, Jumat (24/04/2026).
Hingga saat ini, tercatat sejumlah insiden kecelakaan ringan hingga sedang menimpa pengendara motor dan mobil. Meski belum ada laporan korban jiwa, warga khawatir jika pembiaran terus dilakukan, kecelakaan fatal hanya tinggal menunggu waktu.
Padahal, ruas Simbang–Baruga merupakan urat nadi bagi masyarakat setempat.
Jalur ini berfungsi sebagai distribusi hasil bumi warga menuju pasar, jalur utama bagi siswa menuju sekolah dan satu-satunya rute cepat menuju fasilitas medis terdekat.
Merespons kondisi darurat ini, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Majene dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret.
Warga menuntut penambalan lubang di titik kritis guna meminimalisir kecelakaan dalam jangka pendek.
Warga juga minta Pemda memansang tanda bahaya di area rawan longsor dan lubang dalam.
“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak. Kami butuh jalan yang aman sekarang, karena ini menyangkut hak dasar kami sebagai warga,” tegas salah satu pengguna jalan dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu respon dan tindakan nyata dari dinas terkait untuk meninjau langsung lokasi kerusakan di ruas Simbang–Baruga tersebut.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
