Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Kejar Target Program MBG, Satgas Sulbar Akselerasi Sertifikasi Higiene Sanitasi

Kejar Target Program MBG, Satgas Sulbar Akselerasi Sertifikasi Higiene Sanitasi

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 285
  • comment 1 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat memacu penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah ini diambil guna menjamin standar keamanan pangan dalam menyukseskan program nasional tersebut di wilayah Sulawesi Barat.

Dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar secara daring itu, terungkap bahwa capaian penerbitan SLHS di Sulbar saat ini baru menyentuh angka 45,61 persen.

Dari total 171 unit SPPG yang tersebar di enam kabupaten, baru 78 unit yang telah mengantongi sertifikat, sementara 93 unit lainnya masih tertahan dalam proses administrasi dan teknis.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, menegaskan bahwa percepatan SLHS bukan sekadar pemenuhan dokumen formal, melainkan instrumen vital untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman dari kontaminasi.

“Percepatan ini adalah langkah krusial. Kita harus menjamin bahwa setiap asupan gizi yang didistribusikan melalui SPPG telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan yang ketat,” ujar Suyuti di Kamis (23/04/2026)

Berdasarkan data evaluasi Satgas, capaian tertinggi, Kabupaten Pasangkayu menunjukkan progres paling progresif.

Kabupaten Mamuju Tengah mencatat angka terendah dan akan menjadi prioritas pendampingan dalam waktu dekat.

Rapat ini juga menjadi forum tindak lanjut untuk mengatasi masalah suspend (penangguhan) sejumlah SPPG yang sempat menghambat distribusi program MBG di beberapa titik.

Untuk memangkas birokrasi dan kendala teknis, Satgas menyepakati penguatan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) terkait pemeriksaan sampel air dan makanan.

SPPG yang belum tersertifikasi diwajibkan segera melakukan pembenahan sesuai rekomendasi inspeksi kesehatan lingkungan.

Program MBG ini merupakan pilar strategis dalam mendukung visi Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Fokus utamanya adalah pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, sehat, dan berkarakter melalui intervensi gizi sejak dini.

Sebagai langkah pengawasan, seluruh progres sertifikasi akan dilaporkan secara berkala kepada Sekretariat Satgas MBG Sulbar untuk memastikan target 100 persen SLHS dapat tercapai dalam waktu singkat.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Prancis Umumkan Skuad Sementara untuk Piala Dunia 2026, Mbappe Pimpin Les Bleus

    Timnas Prancis Umumkan Skuad Sementara untuk Piala Dunia 2026, Mbappe Pimpin Les Bleus

    • 0Komentar

    SULBAR, Sulbarupdate.id – Federasi Sepak Bola Prancis telah merilis daftar pemain sementara Timnas Prancis yang diproyeksikan tampil di Piala Dunia 2026. Kapten Kylian Mbappe kembali memimpin Les Bleus dalam perburuan gelar ketiga mereka. Berdasarkan data terbaru yang dirilis Sportradar dan http://Gilabola.com per 15 Mei 2026, pelatih Didier Deschamps memanggil 26 pemain dari berbagai klub top […]

  • Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gusti Hermiawan digadang-gadang warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, untuk mengabdi di Pemprov Sulbar mulai di penghujung tahun 2025 ini. Namun apa lacur, hasil akhir fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) yang diikuti oleh Gusti berakhir gagal. Padahal pekan-pekan terakhir dalam proses seleksi jabatan untuk posisi Kepala OPD atau jabatan Eselon […]

  • Antrean Mengular di SPBU Lembang Majene, Warga Keluhkan Prioritas Pengisian Jeriken

    Antrean Mengular di SPBU Lembang Majene, Warga Keluhkan Prioritas Pengisian Jeriken

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan poros di SPBU Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam dari para pengguna jalan. Kemacetan panjang ini diduga dipicu oleh pihak SPBU yang lebih memprioritaskan pengisian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jeriken ketimbang kendaraan bermotor. ​Berdasarkan pantauan di lokasi pada […]

  • BREAKING NEWS: Ratusan Masyarakat Malabo Demo di Kantor Bupati Mamasa Tolak Pembangunan TPA di Salurano

    BREAKING NEWS: Ratusan Masyarakat Malabo Demo di Kantor Bupati Mamasa Tolak Pembangunan TPA di Salurano

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aliansi Masyarakat Malabo dari Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Bupati Mamasa, Rabu (22/7/2026).  Ratusan warga menuntut agar rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di wilayah Salurano, Desa Malabo, dibatalkan sepenuhnya. Warga menolak keras pembangunan TPA di wilayah tersebut sebab dianggap akan membahayakan kesehatan lingkungan. Massa […]

  • Bak Berjalan di Sawah, Pasar Tradisional Galung Rantim Dikeluhkan Warga

    Bak Berjalan di Sawah, Pasar Tradisional Galung Rantim Dikeluhkan Warga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kondisi Pasar Tradisional Galung di Desa Salumokanan, Kecamatan Rantebulahan Timur (Rantim), Kabupaten Mamasa, kian memprihatinkan. Pusat perekonomian warga yang beroperasi setiap hari Rabu tersebut kini menuai keluhan tajam dari masyarakat karena kondisinya yang becek dan dipenuhi tumpukan sampah. Salah seorang warga setempat, Wuxiono, menyayangkan sikap pihak pengelola yang dinilai tutup mata terhadap […]

  • Warga Majene Digegerkan Penemuan Mayat IRT di Pinggir Pantai

    Warga Majene Digegerkan Penemuan Mayat IRT di Pinggir Pantai

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Warga Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di pesisir pantai pada Jumat pagi (16/1/2026). Korban diketahui berinisial S (48), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) setempat. Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 WITA oleh Amiruddin (45), seorang nelayan yang hendak pergi melaut. Saksi […]

expand_less