Mahasiswa Unasman Mambi Bentuk KIPM, Fokus dampingi UMKM
- account_circle Whelson
- calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
- visibility 296
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Mahasiswa Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) PSDKU Mambi resmi membentuk organisasi baru bernama Komunitas Inovasi dan Pengabdian Mahasiswa (KIPM).
Wadah ini didirikan sebagai bentuk komitmen mahasiswa untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi dan aksi sosial di luar ruang kuliah.
Langkah progresif mahasiswa ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Rektor II Unasman, Solihin Azis. Ia menilai kehadiran KIPM merupakan wujud nyata dari peran mahasiswa sebagai agent of change (agen perubahan).
”Mahasiswa harus berani keluar dari zona nyaman. KIPM adalah wadah untuk menghadirkan solusi dan menjadi mitra strategis masyarakat dalam pembangunan daerah,” ujar Solihin Azis dalam keterangannya.
Senada dengan hal tersebut, Pengelola PSDKU Mambi, Abdul Basid, turut memberikan dukungan penuh. Ia berharap KIPM mampu mengonsolidasikan potensi mahasiswa agar lebih terarah dalam mengabdi.
Sebagai langkah awal, KIPM telah merancang sejumlah program strategis yang berfokus pada pemberdayaan dan edukasi.
Pertama, pendampingan UMKM yakni fokus pada peningkatan daya saing pelaku usaha lokal melalui inovasi produk dan strategi pemasaran yang lebih modern.
Kedua, pelatihan digital yakni memberikan pembekalan keterampilan teknologi bagi masyarakat untuk menjawab tantangan era digital.
Ketiga, aksi pendidikan yakni melaksanakan kegiatan sosial berupa bimbingan belajar bagi anak-anak di wilayah Mambi dan sekitarnya.
Terbentuknya KIPM membuktikan bahwa mahasiswa Unasman PSDKU Mambi tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kebermanfaatan.
Organisasi ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia kampus dengan kebutuhan masyarakat luas.
Dengan semangat kebersamaan, KIPM diproyeksikan menjadi laboratorium kepemimpinan bagi mahasiswa.
Dukungan dari jajaran rektorat memperkuat keyakinan bahwa gerakan ini akan tumbuh menjadi motor penggerak perubahan yang berkelanjutan di Kabupaten Mamasa.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
