Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pusaran Harta Triliun dan Bayang-Bayang Investigasi, Menakar Integritas Sherly Tjoanda

Pusaran Harta Triliun dan Bayang-Bayang Investigasi, Menakar Integritas Sherly Tjoanda

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

TERNATE, Sulbarupdate.id – Sorotan tajam kini mengarah pada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Pasca-terungkapnya data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), publik dan lembaga antirasuah mulai mempertanyakan orisinalitas serta kewajaran lonjakan kekayaan sang kepala daerah yang dinilai anomali dalam kurun waktu singkat.

Sherly, alumnus pendidikan tinggi di Belanda, tercatat memiliki total kekayaan fantastis senilai Rp972 miliar. Sebagian besar aset tersebut merupakan warisan dari imperium bisnis mendiang suaminya melalui bendera PT Bela Group.

Namun, fokus penyelidikan kini tertuju pada akumulasi harta tambahan sebesar Rp262 miliar yang terjadi hanya dalam rentang waktu empat bulan.

Pihak Sherly mengklaim bahwa eskalasi nilai tersebut bersumber dari peningkatan nilai valuasi aset keuangan, penyelesaian liabilitas (pelunasan utang) jangka pendek dan apresiasi nilai aset properti dan instrumen investasi lainnya.

Kekayaan Sherly bersumber dari sektor-sektor ekstraktif strategis di wilayah Indonesia Timur, meliputi pertambangan nikel, emas, hingga pasir besi. Selain pertambangan, portofolio bisnisnya merambah sektor pelayaran dan perikanan berskala besar.

Kendati demikian, kemegahan aset ini selaras dengan meningkatnya resistensi publik terkait dampak degradasi lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas tambang keluarga besarnya di Maluku Utara.

Isu kelestarian ekosistem kini menjadi variabel krusial yang turut memicu pengawasan ketat terhadap jalannya birokrasi di bawah kepemimpinannya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tinggal diam. Lembaga tersebut tengah mengidentifikasi potensi ketidakwajaran guna memastikan asas transparansi jabatan publik terpenuhi.

Lebih jauh, KPK membuka peluang untuk memanggil Sherly guna dimintai keterangan terkait pengembangan penyidikan kasus suap pajak yang disinyalir melibatkan sejumlah korporasi di wilayahnya.

“Transparansi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan harga mati bagi integritas pejabat negara,” tegas sumber internal yang memantau dinamika kasus ini.

Upaya ini menjadi ujian krusial bagi penegakan hukum di Indonesia untuk membuktikan bahwa keadilan tidak tunduk pada hegemoni kekuatan finansial maupun pengaruh kekuasaan.

Kini, publik menanti langkah konkret otoritas berwenang untuk mengurai benang kusut di balik aset triliunan rupiah tersebut demi menjaga marwah pemerintahan yang bersih (clean government).(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi

    Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Demam Piala Dunia 2026 mulai menjangkiti Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar). Guna memastikan euforia pesta sepak bola jagat raya tersebut bisa dinikmati tanpa gangguan sinyal, Pemerintah Kabupaten Mateng melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bergerak taktis. Langkah kongkrit diawali dengan pertemuan koordinasi teknis bersama TVRI Sulawesi Barat yang berlangsung […]

  • Polman Jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional 2026

    Polman Jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional 2026

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo SP), turut serta dalam Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) Tingkat Nasional. Kegiatan secara daring ini menghadirkan pimpinan dari berbagai lembaga strategis, termasuk Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri PPN/Bappenas, Menteri PANRB, Kepala BPS, […]

  • Tolak Usul Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Saya Lebih Baik Jadi Petani

    Tolak Usul Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Saya Lebih Baik Jadi Petani

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. Sigit menyatakan dirinya lebih memilih pensiun dan menjadi petani ketimbang harus menjabat sebagai Menteri Kepolisian jika struktur tersebut dipaksakan. Pernyataan keras tersebut disampaikan Kapolri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks […]

  • Sinergi Pengawasan dan Pengelolaan Keuangan, Reviu LKPD 2025 Sulbar Masuki Tahap Final   

    Sinergi Pengawasan dan Pengelolaan Keuangan, Reviu LKPD 2025 Sulbar Masuki Tahap Final  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi, Syaharuddin, bersama Kepala Bidang Barang Milik Daerah (BMD), Muhammad, serta staf teknis menghadiri kegiatan finalisasi laporan reviu atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun 2025 bersama Tim Reviu Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan tersebut […]

  • Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

    Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan mengejutkan terkait praktik ilegal di sektor industri logam. Sebanyak 40 perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia diduga kuat melakukan penghindaran pajak secara sistematis, yang memicu kerugian negara dalam skala besar. Berdasarkan keterangan Menkeu, perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan modus transaksi tunai untuk menghindari pemantauan sistem […]

  • WASPADA! Penipuan Catut Nama Wagub Sulbar Modus Bantuan Masjid

    WASPADA! Penipuan Catut Nama Wagub Sulbar Modus Bantuan Masjid

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Modus operandi penipuan dengan mencatut nama pejabat publik kembali menggemparkan masyarakat di Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini, nama Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, digunakan oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan berkedok penyaluran dana bantuan pembangunan masjid. Peristiwa ini terungkap pada Jumat, 12 Desember 2025. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku […]

expand_less