Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ratusan Siswa di Magelang Diduga Keracunan Menu MBG, Telur Puyuh Jadi Sorotan

Ratusan Siswa di Magelang Diduga Keracunan Menu MBG, Telur Puyuh Jadi Sorotan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

MAGELANG – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Magelang menelan korban. Sebanyak 263 orang, mayoritas siswa dari SMP Negeri 10 dan SMA Negeri 3 Magelang, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal seperti mual, muntah, dan diare usai menyantap menu yang dibagikan pada Rabu (21/1/2026).

Kronologi Kejadian

Kepala SMPN 10 Magelang, Sri Mulyani, menjelaskan bahwa gejala mulai dirasakan para siswa sejak Rabu siang dan memuncak pada malam hari. Gejala muncul dengan masa inkubasi rata-rata 12 jam setelah mengonsumsi makanan.

“Keluhannya bervariasi, mulai dari sakit perut hingga diare. Di sekolah kami, ada 70 siswa dari kelas VII hingga IX serta lima guru dan karyawan yang terdampak,” ujar Sri Mulyani, Jumat (23/1/2026).

Berdasarkan data investigasi sementara, menu yang disajikan oleh SPPG Rejowinangun Utara hari itu terdiri dari nasi putih, telur puyuh saus mentega (Dicurigai sebagai penyebab utama), cah pokcoy, tempe kremes & tempe krispi, tahu dan sosis serta buah semangka potong.

Sekda Kota Magelang, Larsita, mengungkapkan bahwa dari total 1.853 porsi yang didistribusikan ke tiga sekolah, hasil kuesioner terhadap 946 responden menunjukkan 263 orang mengalami gangguan kesehatan.

“Menu telur puyuh saus mentega menjadi item yang paling dicurigai berdasarkan pola keluhan responden,” kata Larsita.

Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Magelang Tengah telah mengambil langkah cepat:

-Uji Laboratorium: Sampel makanan dan air telah dikirim untuk memastikan penyebab pasti kontaminasi.

-Penghentian Sementara: Distribusi MBG dihentikan sementara hingga hasil evaluasi keluar.

-Imbauan Sekolah: Pihak sekolah meminta siswa membawa bekal mandiri dari rumah untuk menjamin keamanan konsumsi selama masa investigasi.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menunggu hasil laboratorium untuk menentukan apakah gangguan kesehatan ini disebabkan oleh bakteri, proses pengolahan yang kurang higienis, atau faktor bahan baku.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Inaldy LS Silang, menerima kunjungan dan koordinasi dari Kasiops Korem 142/Tatag Mamuju, Wiji, terkait kesiapan personel dan peralatan lintas sektor dalam menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi basah Tahun 2026. Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Kantor […]

  • Jadwal Belajar Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Libur Awal Puasa

    Jadwal Belajar Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Libur Awal Puasa

    • 0Komentar

    ​JAKARTA, Sulbarupdate.id – Pemerintah resmi menyepakati pengaturan kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa sekolah selama bulan Ramadan 2026. Keputusan ini menitikberatkan pada keseimbangan antara pemenuhan hak belajar, penguatan nilai keagamaan, serta pembentukan karakter peserta didik. ​Kesepakatan tersebut diambil dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) […]

  • Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

    Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah transformasi visual dan spiritual kembali memukau khalayak pada penghujung tahun di Mamasa. Destinasi yang dikenal sebagai Wisata Kampung Natal di Desa Wisata Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, menjadi episentrum keramaian malam, memancarkan pesona yang tak tertandingi. ​Lokasi nan elok ini, yang mudah diakses baik oleh kendaraan roda dua maupun empat, […]

  • Dana Non Kapitasi di Mamasa Tunggu Pergeseran Anggaran, Ini Penjelasan BPKD!

    Dana Non Kapitasi di Mamasa Tunggu Pergeseran Anggaran, Ini Penjelasan BPKD!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Mamasa, berikan penjelasan terkait polemik keterlambatan pembayaran dana Non Kapitasi untuk Puskesmas dan Rumah Sakit. Pihak Pemkab memastikan anggaran tersebut tersedia, namun terkendala masalah administrasi rekening. ​Plt. Kepala Bidang Perbendaharaan BPKD Mamasa, Catherine Dessaratu, menjelaskan bahwa alokasi dana Non Kapitasi periode Oktober–November 2025 terbagi menjadi dua […]

  • Berapa Gaji ASN dalam Skema Single Salary? Berikut Simulasi Lengkapnya !

    Berapa Gaji ASN dalam Skema Single Salary? Berikut Simulasi Lengkapnya !

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Wacana penataan ulang remunerasi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi diskursus sentral di kalangan pemerintahan saat ini. Meski wacana ini belum final, namun saat ini telah ramai di bahas. Pemerintah kini sedang mematangkan pembahasan mengenai implementasi Skema Single Salary, atau sistem penggajian tunggal yang mengintegrasikan seluruh komponen penghasilan, meliputi gaji pokok dan berbagai […]

  • Sulbar Peringkat Tiga Nasional SPM TBC 2025, Capaian 126 Persen Lampaui Target Nasional

    Sulbar Peringkat Tiga Nasional SPM TBC 2025, Capaian 126 Persen Lampaui Target Nasional

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Provinsi Sulawesi Barat mencatatkan prestasi nasional di bidang kesehatan dengan meraih peringkat ketiga nasional dalam capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) penanggulangan tuberkulosis (TBC) tahun 2025. Keberhasilan ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah pusat dalam percepatan eliminasi TBC, sekaligus sejalan dengan visi pembangunan daerah “Sulawesi Barat Maju […]

expand_less