Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
- account_circle Ancha
- calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
- visibility 122
- comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih dalam rapat pengambilan keputusan yang digelar hari ini.
Thomas akan menggantikan Juda Agung untuk memperkuat jajaran pimpinan bank sentral.
Keputusan ini diambil setelah Thomas, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan II, menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, menegaskan bahwa seluruh fraksi di parlemen telah memberikan lampu hijau bagi keponakan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Seluruh fraksi di Komisi XI secara mufakat menyetujui saudara Thomas Djiwandono. Beliau adalah figur yang didukung oleh semua partai politik,” ujar Misbakhun kepada wartawan.
Strategi ‘GERAK’ untuk Sinergi Kebijakan
Dalam paparannya di hadapan anggota dewan, Thomas memperkenalkan visi bertajuk GERAK.
Strategi ini menitikberatkan pada sinkronisasi antara kebijakan fiskal yang dikelola pemerintah dan kebijakan moneter di bawah wewenang BI.
Adapun lima pilar utama dalam strategi GERAK tersebut diantaranya gerak penguatan tata kelola kebijakan, efektivitas kebijakan dalam menjaga stabilitas.
Resiliensi atau ketahanan sistem keuangan, akselerasi sinergi fiskal, moneter, dan sektor keuangan dan eberlanjutan transformasi keuangan.
Thomas menilai sinergi yang harmonis antara otoritas fiskal (Kemenkeu) dan moneter (BI) merupakan kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Meski terpilih secara aklamasi di tingkat komisi, langkah Thomas menuju MH Thamrin (kantor pusat BI) masih menunggu pengesahan secara formal dalam forum tertinggi DPR.
“Hasil kesepakatan ini akan segera kami bawa ke Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa, 27 Februari 2026, untuk disahkan secara resmi,” tambah Misbakhun.
Penunjukan Thomas sempat memicu diskusi publik terkait latar belakang keluarganya. Namun, Komisi XI meyakini bahwa rekam jejaknya di kementerian keuangan memberikan modal kuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia.(*)
- Penulis: Ancha
