Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, akhirnya angkat bicara perihal isu miring mengenai dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya belakangan ini.

Melalui pernyataan resminya, Arwin secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak berdasar.

​Klarifikasi ini muncul menyusul pemberitaan di sejumlah media dan ruang publik, serta melengkapi pernyataan yang sebelumnya telah disampaikan oleh sang istri melalui media lokal.

​Arwin menyatakan bahwa opini yang berkembang di tengah masyarakat saat ini telah liar dan jauh dari fakta hukum maupun bukti yang valid.

​”Saya menegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar dan tidak berdasar. Informasi yang beredar telah membentuk opini liar tanpa disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun fakta,” ujar Arwin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5/2026).

​Sebagai pejabat publik, Arwin mengaku sangat menghormati kebebasan pers. Namun, ia menyayangkan adanya narasi yang berkembang tanpa melalui proses konfirmasi yang utuh kepada dirinya.

Ia menilai, pemberitaan sepihak berpotensi mencederai etika jurnalistik dan merugikan nama baik keluarga serta institusi DPRD.

​”Kritik dan pengawasan masyarakat itu perlu, dan saya sangat terbuka akan hal itu. Namun, kritik harus dibangun di atas fakta, bukan asumsi, fitnah, ataupun isu yang belum terverifikasi,” tambahnya.

​Ia juga meminta agar seluruh pihak berhenti menggiring opini publik yang dapat memicu kegaduhan sosial serta mencoreng marwah lembaga DPRD Kabupaten Mamasa.

​Lebih lanjut, politisi ini mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama di media sosial, agar tidak terjebak dalam praktik pembunuhan karakter.

​Arwin juga tidak main-main dalam menyikapi persoalan ini. Ia menegaskan sedang mempertimbangkan langkah hukum jika fitnah tersebut terus disebarluaskan.

​”Apabila terdapat pihak-pihak yang terus menyebarkan tuduhan tanpa dasar dan merugikan nama baik saya, maka saya mempertimbangkan langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Berikut tujuh poin pernyataan resmi Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman:

1. Saya menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Informasi yang beredar telah membentuk opini liar tanpa disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun fakta.

2. Saya menghormati kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi, namun saya juga menegaskan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan harus mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah.

3. Saya sangat menyayangkan adanya pemberitaan maupun narasi yang berkembang tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi secara utuh kepada saya sebagai pihak yang dituduh. Hal tersebut berpotensi mencederai etika jurnalistik dan merugikan nama baik pribadi maupun keluarga saya.

3. Sebagai pejabat publik, saya terbuka terhadap kritik dan pengawasan masyarakat. Namun kritik harus dibangun di atas fakta, bukan asumsi, fitnah, ataupun isu yang belum terverifikasi.

4. Saya meminta kepada seluruh pihak agar tidak menggiring opini publik dengan menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya, karena hal tersebut dapat menimbulkan kegaduhan sosial dan mencoreng marwah lembaga DPRD Kabupaten Mamasa.

5. Saya juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di media sosial, agar tidak terjebak dalam penyebaran fitnah maupun pembunuhan karakter.

6. Apabila terdapat pihak-pihak yang terus menyebarkan tuduhan tanpa dasar dan merugikan nama baik saya, maka saya mempertimbangkan langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

7. Saya menghimbau kepada publik agar dapat memfilter informasi yang beredar, terutama mengecek integritas, karakter dan moralitas setiap pemberitaan pihak-pihak yang tidak bertanggunjawab.

Dengan adanya klarifikasi ini, Arwin berharap masyarakat dapat menerima informasi secara berimbang dan tidak lagi terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.(***)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabung Gas Elpiji 3 KG di Mamasa Langka, Jeritan Rakyat Miskin Dibungkam Dalih “Habis”!

    Tabung Gas Elpiji 3 KG di Mamasa Langka, Jeritan Rakyat Miskin Dibungkam Dalih “Habis”!

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah skandal pasokan energi rakyat kecil terkuak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Tabung gas Elpiji 3 KG, yang seharusnya menjadi hak subsidi bagi masyarakat kurang mampu, kini seolah menguap ditelan bumi. Kelangkaan ini bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan sebuah indikasi kegagalan sistematis yang mencekik ekonomi rakyat. Keluhan masif dari berbagai pelosok Mamasa kini […]

  • Pencarian Korban KM. Bukit Siguntang Dihentikan, Suhardi Dinyatakan Hilang

    Pencarian Korban KM. Bukit Siguntang Dihentikan, Suhardi Dinyatakan Hilang

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Upaya heroik pencarian dan pertolongan (Operasi SAR) terhadap satu penumpang KM. Bukit Siguntang yang nahas di perairan Selat Makassar, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, secara resmi telah ditutup, Jumat 12 Desember 2025. Setelah intensitas pencarian selama tujuh hari berturut-turut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju terpaksa mengakhiri operasi, dan korban, Suhardi (21), dinyatakan […]

  • Samsat Keliling Polman Jemput Bola di Wonomulyo dan PTSP, Raup Rp53,9 Juta dalam Sehari

    Samsat Keliling Polman Jemput Bola di Wonomulyo dan PTSP, Raup Rp53,9 Juta dalam Sehari

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Pajak Polewali Mandar (Polman) terus menunjukkan tren positif dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui skema jemput bola, layanan Samsat Keliling (Samkel) yang digelar di Kecamatan Wonomulyo dan Kantor PTSP Polman berhasil membukukan penerimaan sebesar Rp53.904.200 hanya dalam satu hari, Senin (11/5/2026). ​Total penerimaan tersebut […]

  • Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Drg. Alfadesta H. Pattinasarany resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Mamasa periode 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung PKK Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Sabtu (10/1/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) Tidar Sulawesi Barat, Awal Saini, yang ditandai dengan penyerahan pataka organisasi kepada […]

  • Wagub Sulbar Ajak ASN Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54 KORPRI

    Wagub Sulbar Ajak ASN Tingkatkan Profesionalisme di HUT ke-54 KORPRI

    • 0Komentar

    Mamuju, sulbarupdate.id — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, menjadi pembina upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Senin (1/12/2025). Dalam sambutannya, Salim Mengga membacakan pesan seragam Ketua Umum KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh. Pasangan Gubernur Suhardi Duka ini mengajak seluruh anggota […]

  • Merajut Silaturahmi dalam Balutan Tradisi, Kala Pemkab Mamasa Menyapa Pemuda Mappurondo

    Merajut Silaturahmi dalam Balutan Tradisi, Kala Pemkab Mamasa Menyapa Pemuda Mappurondo

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aroma kemenyan dan semangat persaudaraan menyatu dalam sebuah ritual tahunan yang sakral di Dusun Saludadeko, Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Senin (27/4/2026). Keheningan wilayah Pitu Ulunna Salu (PUS) pecah oleh antusiasme ratusan pemuda penghayat kepercayaan. Mereka berkumpul bukan sekadar untuk seremoni, melainkan untuk meneguhkan eksistensi identitas dalam bingkai keberagaman. Kegiatan bertajuk […]

expand_less