Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Pameran Budaya Bulan Mamase II, Representasi Kekayaan Tradisi 17 Kecamatan di HUT Mamasa ke-24

Pameran Budaya Bulan Mamase II, Representasi Kekayaan Tradisi 17 Kecamatan di HUT Mamasa ke-24

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
  • visibility 395
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Perayaan Bulan Mamase yang kedua kalinya kembali digelar sebagai pesta rakyat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamasa yang ke-24.

Di bawah kepemimpinan Bupati Welem Sambolangi dan Wakil Bupati H. Sudirman, perhelatan tahun ini mengusung konsep karnaval budaya dan pameran hasil bumi yang meriah, Senin (6/4/2026).

​Terpantau sejak pukul 07.00 WITA, ribuan peserta dari 17 kecamatan telah memadati area depan Kantor DPRD Kabupaten Mamasa. Tepat pukul 08.00 WITA, Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, melepas secara resmi rombongan karnaval yang berjalan kaki menuju pusat keramaian di Tribun Kondosapata’.

​Tujuh belas kecamatan yang berpartisipasi meliputi Pana’, Tabang, Nosu, Mamasa, Sesenapadang, Tabulahan, Tawalian, Mambi, Sumarorong, Mehalaan, Aralle, Bambang, Tandu Kalua, Balla, Buntu Malangka, Rantebulahan Timur, dan Messawa.

Memasuki area Tribun Kondosapata’, peserta disambut iringan Ma’singgi’. Kecamatan Pana’ mengawali barisan dengan menampilkan Tari Burake dan kostum kreatif. Disusul Kecamatan Tabang yang memukau penonton lewat kolaborasi musik tradisional Tulali dan Tari Tulali.

​Kecamatan Nosu hadir dengan pesan perdamaian melalui atraksi parade gendang, sementara Kecamatan Mamasa menurunkan massa terbesar, sekitar 500 orang, dengan menampilkan kostum kreatif Tagari Mamasa, Ulu Karua, dan musik bambu.

​Keunikan lain muncul dari Kecamatan Bambang yang menghidupkan kembali permainan tradisional Tenta (Engklang). Sementara itu, Kecamatan Balla dan Mehalaan menonjolkan potensi agraris dengan membawa hasil tani seperti padi, sayur, buah-buahan, serta kain tenun asli daerah.

​Penutupan karnaval dilakukan oleh Kecamatan Messawa yang menampilkan tradisi meminang (Ma’pateka Pangngan) serta kostum simbol ular sawah yang menceritakan sejarah terbentuknya wilayah mereka.

Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, dalam sambutannya menekankan bahwa “Bulan Mamase” kini telah ditetapkan sebagai event tahunan resmi pemerintah daerah.

​”Tujuan utamanya adalah melestarikan budaya Mamasa agar tetap eksis dan dikenal hingga ke tingkat dunia. Ini juga merupakan momentum bagi para Diaspora (warga Mamasa di perantauan) untuk pulang kampung, bertukar pikiran, dan memberi masukan demi pembangunan daerah,” tegas Bupati Welem.

​Ia berharap melalui event ini, sinergi antara masyarakat dan pemerintah semakin kuat untuk mewujudkan visi “Mamasa menuju Mamase” yang lebih sejahtera dan berbudaya.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kursi Wagub Sulbar Masih Kosong, Siapa Layak Isi

    Kursi Wagub Sulbar Masih Kosong, Siapa Layak Isi

    • 0Komentar

    Sulbarupdate – Tanpa mengurangi rasa hormat kepada almarhum, kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat hingga kini masih kosong setelah Wakil Gubernur Sulbar, Salim Mengga, meninggal dunia pada Sabtu pagi, 31 Januari. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan. Kepergian Salim Mengga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, Pemerintah Sulbar dan masyarakat Sulawesi Barat. […]

  • 176 Jemaah Haji Polman dan Mamasa Kloter 19 Resmi Diberangkatkan 

    176 Jemaah Haji Polman dan Mamasa Kloter 19 Resmi Diberangkatkan 

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Sebanyak 176 jemaah calon haji asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Kabupaten Mamasa resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar, sebagai bagian dari Kelompok Terbang (Kloter) 19 Embarkasi Makassar. Pemberangkatan dilaksakan di Gedung Gabungan Dinas, Kelurahan Pekkabata, pada Minggu (3/5/2026) pagi. Prosesi pelepasan ini dihadiri langsung oleh Bupati Polman, H. Syamsul Mahmud, […]

  • Viral! Pemuda Asal Medan Pinang Gadis Polman dengan Mahar Rp200 Juta

    Viral! Pemuda Asal Medan Pinang Gadis Polman dengan Mahar Rp200 Juta

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh kabar pernikahan beda daerah yang menunjukkan keseriusan luar biasa dari pihak mempelai pria. Seorang pemuda asal Medan, Sumatera Utara, resmi mempersunting gadis pujaannya dari Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, dengan mahar atau uang panai yang tergolong fantastis. ​Kabar ini pertama kali mencuat […]

  • Miris! Gaji 13 ASN diLingkup Pemkab Mamasa Hingga Saat Ini Belum Dibayarkan

    Miris! Gaji 13 ASN diLingkup Pemkab Mamasa Hingga Saat Ini Belum Dibayarkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, Sulawesi Barat, terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, hingga akhir Juni 2026, hak atas Gaji 13 yang sangat dinanti-nantikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendesak justru tak kunjung menemui kejelasan. ​Keterlambatan ini memicu kekecewaan mendalam di kalangan abdi negara. Pasalnya, kabupaten lain di […]

  • 2 Hektare Lahan di Anreapi Polman Terbakar

    2 Hektare Lahan di Anreapi Polman Terbakar

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Dusun Balla, Desa Pappandangan, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar pada Selasa (14/4/2026). Api yang diduga berasal dari aktivitas pembersihan lahan tersebut sempat menghanguskan area seluas dua hektare sebelum berhasil dikendalikan oleh tim gabungan. Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WITA. Berdasarkan informasi di lapangan, api dipicu oleh […]

  • Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

    Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID – Setelah tiga hari dicekam ketakutan, pelarian AR (41), pria yang diduga tega menghabisi nyawa istrinya dan melukai putri kandungnya sendiri di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), akhirnya terhenti.  Perburuan intensif yang melibatkan puluhan personel dan anjing pelacak itu berakhir dramatis di dalam rumah orang tua pelaku. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju […]

expand_less