Musda DDI Majene, Perkuat Pendidikan, Dakwah dan Kepedulian Generasi Muda
- account_circle Juita
- calendar_month Ming, 4 Okt 2026
- visibility 103
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Musyawarah Daerah (Musda) Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI) Kabupaten Majene digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi kepengurusan sekaligus menyusun arah pengembangan DDI di Kabupaten Majene.
Musda dihadiri Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani, Koordinator Plt. Pengurus Wilayah DDI Sulawesi Barat Dr. Nursalim Ismail, Ketua Pengurus Daerah DDI Majene H. Mas’ud Kasim, M.Pd bersama jajaran pengurus, pengurus cabang, perwakilan pondok pesantren, madrasah, perguruan tinggi dan sekolah DDI, serta simpatisan DDI se-Kabupaten Majene.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene menyampaikan apresiasi terhadap kiprah DDI yang selama ini konsisten berkontribusi dalam pembangunan, khususnya melalui bidang pendidikan, dakwah dan sosial.
Ia mendorong seluruh lembaga pendidikan DDI agar terus bersinergi dengan visi dan misi pemerintah daerah, termasuk menanamkan budaya cinta lingkungan dan kebersihan kepada peserta didik sejak tingkat TK hingga perguruan tinggi.
Selain penguatan pendidikan, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya penataan dan pengamanan aset kelembagaan DDI. Menurutnya, aset yang dimiliki harus dikelola dan ditata dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan yang dapat menghambat pengembangan lembaga di masa mendatang.
Perhatian juga diarahkan pada persoalan pergaulan remaja dan mahasiswa yang mulai meresahkan masyarakat, khususnya di kawasan yang banyak dihuni mahasiswa. DDI diharapkan ikut mengambil peran dalam upaya pencegahan sejak dini melalui penguatan pendidikan agama dan karakter.
“Terutama pergaulan bebas dan narkoba, ini harus dicegah sejak dini,” tegasnya.
DDI merupakan lembaga pendidikan dan dakwah yang didirikan ulama besar KH. Abdurrahman Ambo Dalle sejak 1947. Organisasi ini telah berkembang luas di Sulawesi dan berbagai wilayah Indonesia. Sulawesi Barat menjadi salah satu wilayah pengembangan DDI terbesar, setelah Sulawesi Selatan.
Khusus di Kabupaten Majene, DDI memiliki jaringan sekitar 34 lembaga pendidikan dan sosial, yang meliputi perguruan tinggi, pondok pesantren, madrasah, TK, SLB hingga panti asuhan.
Musda DDI Majene juga mengagendakan laporan pertanggungjawaban Pengurus Daerah DDI masa khidmat 2020–2025 serta pemilihan pengurus baru untuk melanjutkan estafet kepengurusan dan pengembangan DDI di Kabupaten Majene.(**)
- Penulis: Juita
- Editor: Hamsah
