Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » BPKAD Sulbar Perkuat Sinergi Antar Bidang dalam Rapat Internal  

BPKAD Sulbar Perkuat Sinergi Antar Bidang dalam Rapat Internal  

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 253
  • comment 0 komentar

Mamuju  Sulbarupdate.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, melakukan rapat bersama jajaran pejabat BPKAD Sulbar, di ruang kepala BPKAD Sulbar, Selasa (10/2/2026).

Rapat ini membahas pelaksanaan teknis tugas dan fungsi masing-masing bidang, sekaligus memperkuat sinergi antar bidang dalam mendukung tata kelola keuangan dan aset daerah.

Hal ini sejalan dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

Dalam rapat tersebut, Mohammad Ali Chandra menekankan pentingnya koordinasi lintas bidang, khususnya antara Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi, serta Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Ia menyampaikan, rapat internal ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kerja sama antar bidang.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap bidang memahami tugas dan fungsinya secara jelas, serta mampu bersinergi satu sama lain. Dengan koordinasi yang baik, BPKAD Sulbar dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” ujar Ali Chandra.

M. Ali Chandra menambahkan, penguatan sinergi antar bidang bukan hanya soal teknis, tetapi juga membangun budaya kerja yang kolaboratif.

“Keberhasilan pengelolaan keuangan daerah tidak bisa dicapai secara parsial. Semua bidang harus bergerak bersama, saling mendukung, dan berorientasi pada hasil yang berkualitas,” tambahnya.

Rapat ini juga menjadi momentum evaluasi internal untuk memastikan bahwa setiap bidang memiliki strategi kerja yang selaras dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Dengan adanya konsolidasi ini, diharapkan BPKAD Sulbar mampu menghadirkan tata kelola keuangan dan aset daerah yang lebih efektif, efisien, dan berdaya guna.

Melalui rapat internal tersebut, BPKAD Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi antar bidang, sehingga mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan pemerintah. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luruhnya Batas Seragam Saat Bripka Hirwan Menyatu dengan Keringat Petani Saluahok

    Luruhnya Batas Seragam Saat Bripka Hirwan Menyatu dengan Keringat Petani Saluahok

    • 0Komentar

    MEHALAAN, Sulbarupdate.id – Di bawah naungan tenda biru sederhana yang beradu dengan rimbunnya pohon pisang, deru mesin perontok jagung memecah kesunyian Desa Saluahok, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Namun, ada yang berbeda di tengah tumpukan hasil panen yang menguning itu. Di sana, seorang pria berpakaian dinas cokelat tampak tak canggung bergelut dengan debu dan bulir-bulir jagung. […]

  • WASPADA! Penipuan Catut Nama Wagub Sulbar Modus Bantuan Masjid

    WASPADA! Penipuan Catut Nama Wagub Sulbar Modus Bantuan Masjid

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Modus operandi penipuan dengan mencatut nama pejabat publik kembali menggemparkan masyarakat di Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini, nama Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, digunakan oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan berkedok penyaluran dana bantuan pembangunan masjid. Peristiwa ini terungkap pada Jumat, 12 Desember 2025. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku […]

  • Tekan Inflasi Daerah, Wabup Mamasa Minta TPID Rumuskan Langkah Konkret dan Terukur

    Tekan Inflasi Daerah, Wabup Mamasa Minta TPID Rumuskan Langkah Konkret dan Terukur

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, menegaskan pentingnya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Mamasa untuk segera merumuskan langkah-langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan. Strategi ini dinilai krusial guna menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan laju inflasi di wilayah Kabupaten Mamasa. ​Hal itu disampaikan Sudirman saat membuka rapat High Level Meeting (HLM) TPID Kabupaten Mamasa […]

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

  • Bupati Mamuju Tengah Apresiasi Dedikasi Polri di Bumi Lalla’ Tassisara’

    Bupati Mamuju Tengah Apresiasi Dedikasi Polri di Bumi Lalla’ Tassisara’

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Arsal Aras, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan kinerja jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Polres Mamuju Tengah yang kini berdiri selama 6 Tahun dalam bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.  Hal ini disampaikan Arsal usai menghadiri Upacara dan syukuran dalam peringatan Hari […]

  • Jembatan Setahun Putus, Warga Desa Tapua Bangun Jalan Limpas Secara Swadaya

    Jembatan Setahun Putus, Warga Desa Tapua Bangun Jalan Limpas Secara Swadaya

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id  – Puluhan warga di Desa Tapua dan Desa Ba’ba Tapua, Kecamatan Matangga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, bahu-membahu membangun jalan limpas (lintasan batu) di aliran sungai setempat, Senin (20/4/2026). ​Aksi gotong royong ini dilakukan sebagai jalur alternatif lantaran jembatan utama sepanjang 20 meter yang menjadi tumpuan warga telah putus akibat terjangan banjir […]

expand_less