Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Begini Kronologi Kasus Berdarah di SPBU Lambanan! 

Begini Kronologi Kasus Berdarah di SPBU Lambanan! 

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 25 Agu 2026
  • visibility 383
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kronologi insiden pemukulan di SPBU Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, akhirnya terungkap. 

Sebenarnya beredar postingan melalui unggahan facebok milik Danunan, memperlihatkan pria bersimbah darah. 

Dalam ketegangan postingan itu mengatakan bahwa pria tersebut merupakan korban penganiayaan oleh pegawai SPBU Lambanan gara-gara antrian jirigen. 

Postingan itu ramai dikomentari netizen. 

Kronologi Kejadian

Menurut Buntu Danunan, dalam postingan itu korban merupakan adiknya sendiri bernama Nannan.

Menurut Buntu Danunan, tadi malam sekira pukul 22:00 Wita, Nannan hendak mengisi di SPBU Lambanan. Namun ia bertanya lantaran pengisi jerigen dilayani lebih dulu. 

Namun kata Buntu Danunan, saat adeknya itu bertanya pihak pegawai SPBU Lambanan langsung lakukan tindakan pemukulan. 

“Itu adek saya, Nannan, mungkin nasiapkan memang karena kayaknya kunci-kunci bede napake pukul,” ungkap Buntu Danunan kepada Sulbarupdate.id, Selasa (25/8/2026). 

Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU Lambanan, maupun aparat kepolisian. 

Diberitakan sebelumnya, seorang pria diduga menjadi korban penganiayaan setelah terjadi persoalan terkait antrean pembelian BBM menggunakan jeriken di SPBU Lambanan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Informasi tersebut mencuat melalui sebuah unggahan media sosial Facebook oleh akun Uchu Danunan, Selasa (25/8/2026) pagi.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa korban diduga mengalami penganiayaan oleh pegawai SPBU Lambanan. 

Unggahan itu juga menyertakan sejumlah foto yang memperlihatkan seorang pria mengalami luka pada bagian wajah hingga mengeluarkan darah.

“Korban penganiayaan oleh pegawai SPBU Lambanan gara-gara antrian jirigen,” demikian keterangan yang tertulis dalam unggahan tersebut.

Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian, identitas korban, maupun penyebab hingga dugaan penganiayaan tersebut terjadi.

Sulbarupdate.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak SPBU Lambanan, korban, serta aparat kepolisian terkait dugaan peristiwa tersebut.(*) 

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sikap Arogan Satpol PP di Mamasa Viral Saat Penertiban, Dikecam GMNI 

    Sikap Arogan Satpol PP di Mamasa Viral Saat Penertiban, Dikecam GMNI 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id –Media sosial sedang heboh, dengan adanya aksi Arogansi yang dilakukan oknum Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) terhadap salah satu warga yang menjadi sasaran penertiban bahu jalan di Mamasa, Kabupaten Mamasa, pada, Kamis (3/9/2026).  Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Mamasa, mengecam sikap yang dilakukan oknum satpol PP Kabupaten […]

  • Puncak Kemarau, Persawahan di Mamasa Terdampak Kekeringan, Ini Langkah Dinas Pertanian

    Puncak Kemarau, Persawahan di Mamasa Terdampak Kekeringan, Ini Langkah Dinas Pertanian

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Memasuki puncak musim kemarau pada awal Agustus 2026, sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mulai terdampak kekeringan. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa bergerak cepat menyalurkan bantuan pasokan air untuk menjaga produktivitas petani. ​Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Eva Yuslianti Yusuf, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kekeringan dari empat […]

  • Pemuda 19 Tahun di Polman Tewas Gantung diri dalam Kamar

    Pemuda 19 Tahun di Polman Tewas Gantung diri dalam Kamar

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Seorang pemuda berinisial S (19) ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (14/05/2026). Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar. ​Pihak Kepolisian dari Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Polewali Mandar bersama personel Polsek Tinambung segera bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sesaat […]

  • Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Sepanjang tahun 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, catat kinerja signifikan dalam pengembalian aset negara dengan menyita dana hasil tindak pidana korupsi senilai kurang lebih Rp 1,5 miliar. Jumlah tersebut terperinci dari uang pengganti sebesar Rp1.272.262.000, yang ditambah dengan pembayaran denda sejumlah Rp250.000.000, dari berbagai kasus korupsi yang ditangani. Seluruh dana sitaan tersebut […]

  • Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

    Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

    • 0Komentar

    MAROS, Sulbarupdate.id – Di atas kertas manifes penerbangan, namanya tercatat kaku yakni Florencia Lolita Wibisono. Namun, di puncak Gunung Bulusaraung yang berselimut kabut, nama itu menjelma menjadi sebuah duka mendalam yang tak terlukiskan. Bagi keluarga dan rekan sejawatnya, perempuan yang akrab disapa Ollen ini bukan sekadar pramugari yang sedang menjalankan tugas profesional. Ia adalah seorang […]

  • BREAKING NEWS: Gempa M6,2 Guncang Parigi Sulteng, Getaran Terasa hingga Sulbar

    BREAKING NEWS: Gempa M6,2 Guncang Parigi Sulteng, Getaran Terasa hingga Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Minggu (16/8/2026) dini hari.  Getaran gempa turut dirasakan oleh sejumlah daerah Sulawesi Barat (Sulbar).  Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi […]

expand_less