Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa
- account_circle Ancha
- calendar_month Jumat, 12 Des 2025
- visibility 505
- comment 0 komentar

Kondisi jembatan gantung menuju Sekolah SDN 006 Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, usai di bangun baru. Foto / Ancha
Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah pemandangan kontras yang menghadirkan secercah harapan kini terbentang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Botteng, Desa Botteng Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Namun jembatan gantung yang menjadi tumpuan akses pendidikan bagi anak-anak mengenyam pendidikan kini telah berdiri kokoh, menjauhkan mereka dari ancaman bahaya yang selama ini mengintai.
Sebelumnya, sempat viral di berbagi platform media bagaimana potret pilu yang merekam perjuangan para pelajar di SDN 006 Botteng, Kecamatan Mehalaan.
Para pelajar tersebut nekat menantang arus sungai saat debit air meninggi, demi mengejar cita – cita mereka lantaran jembatan gantung menuju sekolah rusak total.
Kondisi memprihatinkan ini tak hanya menyiratkan minimnya infrastruktur, namun juga menggarisbawahi determinasi tak tergoyahkan para siswa dalam menjemput cita-cita di tengah keterbatasan.
Di tengah keriuhan publik dan keresahan masyarakat, Kodim 1428/Mamasa tampil sebagai inisiator solusi cepat.
Berbekal semangat gotong royong dan kesadaran akan urgensi keselamatan generasi penerus bangsa, upaya atensi dan pembangunan jembatan baru segera dieksekusi.
Dalam waktu yang relatif singkat, jembatan yang dulunya hanya berupa untaian tali lapuk kini telah bertransformasi menjadi bentangan infrastruktur yang rapi dan teruji kekuatannya.
Kehadiran jembatan gantung yang kokoh ini bukan sekadar penambahan fisik, melainkan manifestasi komitmen terhadap hak dasar pendidikan.
Para siswa dan guru di wilayah terpencil ini kini tak lagi dibayangi ketakutan saat berangkat menuju atau kembali dari sekolah.
Jembatan yang dahulu menjadi taruhan nyawa para pejuang ilmu, kini telah menjelma menjadi titian asa yang menghubungkan masa depan.
Ini adalah kisah tentang bagaimana respon cepat dan empati mampu mengubah infrastruktur yang rusak menjadi simbol keselamatan dan penggerak kemajuan pendidikan di daerah terpencil.
Dulunya puluhan tunas bangsa yang menimba ilmu di SDN 006 Botteng harus mempertaruhkan keselamatan jiwa setiap hari dengan menyebrang sungai demi mengenyam pendidikan.
Namun kini jembatan yang dulunya hanya menyisakan tali penyangga kedua sisi, kini telah terbentang kokoh seperti sedia kala.
Kekuatiran siswa kini menjadi sebuah harapan baru untuk mengenyam pendidikan demi cita – cita dan masa depan mereka.
Akhirnya siswa dan guru di sekolah SDN 006 Botteng tak lagi dalam kekhwatiran dan kecemasan.
Salah satu Guru, Hasamr mengaku sangat berterima kasih atas bantuan dan respon cepat dari Kodim 1428/Mamasa itu.
“Tak banyak perkataan yang saya mau sampaikan, pada intinya kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Dandim 1428/Mamasa,”uangkapnya saat dikonfirmasi Jumat 12 Desember 2025.
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim editor Sulbarupdate
