Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Urgensi Infrastruktur dan Skala Prioritas Warnai Musrenbang RKPD 2027 Mamuju Tengah

Urgensi Infrastruktur dan Skala Prioritas Warnai Musrenbang RKPD 2027 Mamuju Tengah

  • account_circle Ruli Syamsil
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar

MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng) secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Forum strategis ini dihelat di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah pada Senin (30/3/2026), sebagai manifestasi komitmen pemerintah dalam merajut arah kebijakan pembangunan masa depan.

​Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah tertinggi, di antaranya Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, Wakil Bupati Dr. Askary Anwar, Sekretaris Daerah Litha Febriani, serta Kepala Bappeda Litbang Zulkifli.

Turut hadir unsur legislatif dan penegak hukum, termasuk Anggota DPRD Sulbar Haeruddin, Wakil Ketua DPRD Mateng Hamka, dan Kapolres Mateng AKBP Hengky Abadi.

​Bupati Arsal Aras menggarisbawahi bahwa Musrenbang tidak boleh terjebak dalam dikotomi rutinitas birokrasi semata. Ia menegaskan perlunya transformasi paradigma perencanaan yang lebih substantif dan menyentuh denyut nadi kebutuhan masyarakat.

​”Musrenbang ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang kontemplasi dan dialektika untuk merumuskan gagasan serta menetapkan skala prioritas pembangunan yang akurat dan tepat sasaran,” tegas Arsal.

​Ia memaparkan, sintesa program yang dibahas merupakan hasil kristalisasi aspirasi dari tingkat akar rumput (dusun dan desa) yang telah melalui proses kurasi ketat di tingkat kecamatan sebelum diakomodasi ke level kabupaten, provinsi, hingga nasional.

​Isu krusial yang menjadi diskursus utama dalam forum tersebut adalah kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan. Arsal secara transparan mengakui bahwa realitas konektivitas wilayah di Mamuju Tengah masih jauh dari kondisi ideal.

​Strategi Akselerasi dan Sinkronisasi

​Menyikapi problematika tersebut, Bupati menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan penajaman program berdasarkan Skala Prioritas.

Langkah ini selaras dengan direktif Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar pemerintah daerah melakukan simplifikasi usulan pada proyek-proyek yang memiliki dampak pengganda atau ultiplier effect secara ekonomi dan sosial.

​Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemkab Mamuju Tengah berupaya melahirkan cetak biru pembangunan yang lebih terukur, efektif, dan responsif terhadap dinamika tantangan kewilayahan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.(*)

  • Penulis: Ruli Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi LPPD Digelar, Disdikbud Sulbar Komitmen Tingkatkan Kualitas Data dan Kinerja

    Sosialisasi LPPD Digelar, Disdikbud Sulbar Komitmen Tingkatkan Kualitas Data dan Kinerja

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Nehru Sagena, menghadiri kegiatan Sosialisasi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2026 terhadap LPPD Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Theater Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 24 Februari 2026. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keseragaman penyusunan […]

  • Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

    Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berencana membentuk Forum Ketahanan Pangan Daerah sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan wilayah. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi antara Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar, Hasanuddin, didampingi Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Arjanto, saat menerima kunjungan Plt. […]

  • BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    BREAKING NEWS: Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Sebuah pesawat jenis ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026) siang. Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat tersebut tengah menempuh rute penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Titik koordinat terakhir pesawat terdeteksi berada di kawasan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Maros. Kronologi Kejadian […]

  • Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

    Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat, Akbar, menyampaikan pernyataan sikap tegas pasca aksi demonstrasi yang digelar di depan Polresta Mamuju, Senin 12/1/2026. Ia menilai Polresta Mamuju di bawah kepemimpinan Kapolres saat ini tidak menunjukkan sikap profesional dalam melakukan penegakan hukum. Menurut Akbar, aparat kepolisian kerap terlihat sangat […]

  • Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Jelang pergantian tahun dari 2025 menuju 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) telah mengonstruksi serangkaian agenda strategis. Fokus utama dalam perayaan kali ini tidak sekadar seremoni, melainkan penguatan fondasi spiritualitas dan manifestasi kerukunan antar umat beragama di Tanah Mandar. Hal disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

expand_less