Pastikan Pasokan Program MBG, Bupati Mamasa Tinjau Industri Tempe di Tamalantik
- account_circle Ancha
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- visibility 152
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan inspeksi mendadak ke industri rumah tangga (UMKM) pembuatan tempe dan tahu di Desa Tamalantik, Kecamatan Tanduk Kalua, Jumat (16/01/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan pasokan protein nabati lokal untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, bupati melihat langsung proses produksi mulai dari pengolahan kedelai hingga pengemasan.
Bupati Welem menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada keterlibatan pelaku usaha lokal. Menurutnya, menggunakan produk dari desa sendiri tidak hanya menjamin kesegaran bahan baku, tetapi juga memutar roda ekonomi kerakyatan.
“Kita ingin memastikan bahan pangan untuk dapur MBG tersedia, aman, dan diproduksi secara higienis. Di sisi lain, ini adalah peluang besar bagi UMKM lokal untuk naik kelas,” ujar Welem di sela-sela kunjungannya.
Industri tahu-tempe di Tamalantik ini tercatat telah beroperasi sejak 2018. Mengingat target sasaran Program MBG adalah anak-anak sekolah dan kelompok rentan, aspek kesehatan menjadi prioritas utama.
Ketua TP PKK, Adel Welem Sambolangi, menambahkan bahwa standar kebersihan harus tetap terjaga agar nutrisi yang sampai ke masyarakat benar-benar optimal.
“Kualitas produk adalah kunci. Kami ingin memastikan anak-anak kita mengonsumsi makanan yang tidak hanya bergizi, tapi juga diolah dengan cara yang bersih,” tegas Adel.
Komitmen Pendampingan
Pemerintah Kabupaten Mamasa berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan bagi UMKM penyedia bahan pangan.
Langkah ini diambil agar rantai pasok Program MBG tetap stabil dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.(*)
- Penulis: Ancha
