Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

  • account_circle Hamsah Sabir
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 213
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius dan berkelanjutan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Penyakit Kusta (SIPK) Tahun 2025, angka prevalensi kusta di Provinsi Sulawesi Barat tercatat 1,58 per 10.000 penduduk, dengan total penderita terdaftar sebanyak 230 orang yang tersebar di enam kabupaten.

Secara rinci, jumlah penderita kusta tercatat di Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 113 orang, disusul Kabupaten Majene 42 orang, Kabupaten Pasangkayu 30 orang, Kabupaten Mamuju 27 orang, Kabupaten Mamuju Tengah 17 orang, dan Kabupaten Mamasa 1 orang.

Dalam keterangannya, Senin 29 Desember 2025, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa angka tersebut menunjukkan masih adanya penularan aktif di masyarakat, sehingga upaya pencegahan dan pengendalian harus terus diperkuat.

“Kusta adalah penyakit yang dapat disembuhkan dan pengobatannya tersedia secara gratis di fasilitas pelayanan kesehatan. Tantangan terbesar kita saat ini bukan hanya pada pengobatan, tetapi pada deteksi dini, kepatuhan berobat, serta penghapusan stigma di masyarakat,” jelas dr. Nursyamsi.

Ia menegaskan, kusta bukan penyakit kutukan atau keturunan, melainkan penyakit infeksi yang bisa dicegah dan ditangani dengan pengobatan teratur. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan terus mendorong penemuan kasus secara aktif, penguatan peran puskesmas, serta edukasi masyarakat agar tidak takut memeriksakan diri.

Sejalan dengan Misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, pengendalian kusta menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mencegah kecacatan akibat keterlambatan penanganan.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah kabupaten, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga untuk bersama-sama:

  1. Menghilangkan stigma terhadap penderita kusta.
  2. Mendorong pemeriksaan dini bila ditemukan gejala.
  3. Mendukung penderita agar menjalani pengobatan sampai tuntas.

“Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, kita optimistis Sulawesi Barat dapat menurunkan prevalensi kusta secara signifikan dan mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan bermartabat”, tutup dr. Nursyamsi. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memori Kolektif di Manakarra, Last Child Hipnotis Ribuan Pasang Mata

    Memori Kolektif di Manakarra, Last Child Hipnotis Ribuan Pasang Mata

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Stadion Manakarra Mamuju, menjadi saksi bisu atas sebuah perhelatan musikalitas yang monumental pada Sabtu malam, 17 Januari 2026. Grup band papan atas, Last Child, sukses menghentak panggung Sulawesi Barat dalam sebuah konser spektakuler yang mengumpulkan tidak kurang dari 6.000 penonton, menjadikannya salah satu gelaran hiburan dengan eskalasi massa terbesar dalam sejarah Kota […]

  • PLTMH Sandapang, Cahaya yang Dinanti dari Pelosok Sulbar

    PLTMH Sandapang, Cahaya yang Dinanti dari Pelosok Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Di antara aliran sungai dan rimbunnya hutan Kalumpang, harapan tentang cahaya akhirnya menemukan jalannya. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menandai satu langkah penting menuju terang dengan serah terima dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan kawasan hutan serta laporan hasil penataan batas areal untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 150 kW […]

  • ARB  Demo Dan Laporkan Oknum Anggota DPRD Sulbar Inisial “R” Ke Badan Kehormatan

    ARB Demo Dan Laporkan Oknum Anggota DPRD Sulbar Inisial “R” Ke Badan Kehormatan

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Aliansi Rakyat Bersatu kembali menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sulawesi Barat, sekaligus secara resmi melaporkan dugaan pelanggaran etik oleh seorang oknum anggota DPRD Sulbar berinisial “R” ke Badan Kehormatan DPRD, Rabu 8/4/2026. Aksi tersebut dipicu oleh dugaan keterlibatan oknum legislator tersebut dalam praktik suap menyuap terkait proses pendaftaran dapur program […]

  • Tensi Aksi Makin Meningkat, Massa Minta Kepala Kantor Pajak Mamuju Dicopot

    Tensi Aksi Makin Meningkat, Massa Minta Kepala Kantor Pajak Mamuju Dicopot

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Gabungan Mahasiswa dari berbagai organisasi di Kabupaten Mamuju kembali geruduk kantor pajak Mamuju Kamis 11 Desember 2025. Aksi tersebut merupakan tindaklanjut aksi demontrasi beberapa hari lalu terkait adanya temuan salah satu wajib pajak yang mereka anggap tidak wajar. Massa aksi meminta kepala Kantor Pelayanan kantor Pajak Pratama Mamuju untuk keluar menemuinya namun hingga […]

  • Seleksi JPT Eselon II Mamasa Diikuti 54 Peserta, Welem: “Jangan ada Gerakan Tambahan”

    Seleksi JPT Eselon II Mamasa Diikuti 54 Peserta, Welem: “Jangan ada Gerakan Tambahan”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, memberikan instruksi tegas terkait pelaksanaan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) Pemerintah Kabupaten Mamasa tahun 2026. Ia menekankan agar seluruh proses penjaringan pejabat eselon II tersebut dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi. ​Hal tersebut ditegaskan Bupati saat membuka kegiatan seleksi JPT yang berlangsung di Ruang Auditorium Lembaga […]

  • 2 Pekan Hilang di Hutan Botteng, Sakir Masih Dicari

    2 Pekan Hilang di Hutan Botteng, Sakir Masih Dicari

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian intensif terhadap Sakir (14), seorang remaja asal Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, yang dilaporkan hilang di kawasan hutan sejak Minggu (29/3/2026) lalu. Hingga saat ini memasuki pekan kedua dikabarkan hilang, keberadaan korban masih misterius. ​Dari informasi yang dihimpun TIm Sulbarupdate.id, peristiwa bermula saat korban terakhir […]

expand_less