Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Kondisi Jalan Simbang–Baruga Rusak Parah, Nyawa Pengendara Jadi Taruhan

Kondisi Jalan Simbang–Baruga Rusak Parah, Nyawa Pengendara Jadi Taruhan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 168
  • comment 1 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung antara Desa Simbang dan Desa Baruga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Kerusakan infrastruktur yang kian parah ini tidak hanya menghambat mobilitas ekonomi, tetapi juga mulai mengancam keselamatan nyawa warga yang melintas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan tersebut meliputi lubang-lubang besar yang memenuhi badan jalan serta permukaan aspal yang sudah terkikis habis. Kondisi ini diperparah dengan letak geografis jalur yang berada di sisi jurang.

Curah hujan yang tinggi belakangan ini menyebabkan pengikisan tanah, sehingga beberapa titik jalan kini terancam longsor.

Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa absennya langkah mitigasi dari pemerintah daerah membuat jalur ini menjadi “jalur maut”, terutama saat malam hari.

“Setiap hari kami was-was saat melintas. Kalau malam lebih berbahaya karena minim penerangan dan tidak ada rambu peringatan di titik-titik yang berlubang atau di pinggir jurang,” keluh warga tersebut kepada Sulbarupdate.id, Jumat (24/04/2026).

Hingga saat ini, tercatat sejumlah insiden kecelakaan ringan hingga sedang menimpa pengendara motor dan mobil. Meski belum ada laporan korban jiwa, warga khawatir jika pembiaran terus dilakukan, kecelakaan fatal hanya tinggal menunggu waktu.

Padahal, ruas Simbang–Baruga merupakan urat nadi bagi masyarakat setempat.

Jalur ini berfungsi sebagai distribusi hasil bumi warga menuju pasar, jalur utama bagi siswa menuju sekolah dan satu-satunya rute cepat menuju fasilitas medis terdekat.

Merespons kondisi darurat ini, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Majene dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret.

Warga menuntut penambalan lubang di titik kritis guna meminimalisir kecelakaan dalam jangka pendek.

Warga juga minta Pemda memansang tanda bahaya di area rawan longsor dan lubang dalam.

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak. Kami butuh jalan yang aman sekarang, karena ini menyangkut hak dasar kami sebagai warga,” tegas salah satu pengguna jalan dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu respon dan tindakan nyata dari dinas terkait untuk meninjau langsung lokasi kerusakan di ruas Simbang–Baruga tersebut.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Rudi, Calon Sekwan DPRD Mamasa yang Meniti Karier dari Bawah

    Mengenal Rudi, Calon Sekwan DPRD Mamasa yang Meniti Karier dari Bawah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penyelenggaraan birokrasi di lingkup Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini tengah menantikan nakhoda baru. Salah satu nama yang mencuat dan masuk dalam bursa 3 calon Sekretaris Dewan (Sekwan) definitif adalah Rudi. Bagi kalangan internal DPRD Mamasa, sosok Rudi tentu sudah tidak asing lagi. Pria yang saat ini dipercaya […]

  • Nelayan Hilang di Majene Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Radius Pencarian

    Nelayan Hilang di Majene Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Radius Pencarian

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh di Perairan Majene, Sulawesi Barat, kini memasuki hari keempat pada Minggu (01/2/2026). Namun hingga saat ini keberadaan korban belum ditemukan dan upaya penyisiran terus diintensifkan. Diketahui korban bernama Muh. Rifai (32), seorang warga Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene. Ia […]

  • Viral! Pemuda Asal Medan Pinang Gadis Polman dengan Mahar Rp200 Juta

    Viral! Pemuda Asal Medan Pinang Gadis Polman dengan Mahar Rp200 Juta

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh kabar pernikahan beda daerah yang menunjukkan keseriusan luar biasa dari pihak mempelai pria. Seorang pemuda asal Medan, Sumatera Utara, resmi mempersunting gadis pujaannya dari Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, dengan mahar atau uang panai yang tergolong fantastis. ​Kabar ini pertama kali mencuat […]

  • Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

    Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Askary, menginstruksikan seluruh warga maupun pihak swasta untuk tidak memasang baliho, spanduk, atau media promosi lainnya dengan cara memaku di pohon maupun di fasilitas umum, khususnya di kawasan perkotaan. ​Langkah ini diambil karena praktik pemasangan alat peraga yang sembarangan dinilai merusak estetika kota dan menghambat pertumbuhan tanaman […]

  • Protes Kerusakan Sungai, Warga Gentungan Raya Sita Ekskavator Tambang Pasir

    Protes Kerusakan Sungai, Warga Gentungan Raya Sita Ekskavator Tambang Pasir

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aliansi Masyarakat Gentungan Raya melakukan aksi protes keras dengan menyita satu unit alat berat jenis excavator milik perusahaan tambang pasir CV Sinar Harapan di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu (24/1/2026) kemarin. Penyitaan ini merupakan puncak kekesalan warga terhadap aktivitas penambangan di Sungai Gentungan yang dinilai telah merusak ekosistem dan mengancam lingkungan pemukiman […]

  • Jejak Sunyi Sang Jenderal Humanis, Mengenang Salim S. Mengga

    Jejak Sunyi Sang Jenderal Humanis, Mengenang Salim S. Mengga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sabtu pagi, 31 Januari 2026, Sulawesi Barat terbangun dalam selimut duka. Kabar itu merambat cepat dari mulut ke mulut, melintasi lembah-lembah di Mamasa hingga pesisir Polewali Mandar, sebab Mayor Jenderal TNI (Purn) Salim S. Mengga, sang Wakil Gubernur yang dikenal bersahaja, telah berpulang ke hadirat Sang Pencipta. Bagi banyak orang, almarhum bukan […]

expand_less