Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Kondisi Jalan Simbang–Baruga Rusak Parah, Nyawa Pengendara Jadi Taruhan

Kondisi Jalan Simbang–Baruga Rusak Parah, Nyawa Pengendara Jadi Taruhan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 380
  • comment 1 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung antara Desa Simbang dan Desa Baruga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Kerusakan infrastruktur yang kian parah ini tidak hanya menghambat mobilitas ekonomi, tetapi juga mulai mengancam keselamatan nyawa warga yang melintas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan tersebut meliputi lubang-lubang besar yang memenuhi badan jalan serta permukaan aspal yang sudah terkikis habis. Kondisi ini diperparah dengan letak geografis jalur yang berada di sisi jurang.

Curah hujan yang tinggi belakangan ini menyebabkan pengikisan tanah, sehingga beberapa titik jalan kini terancam longsor.

Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa absennya langkah mitigasi dari pemerintah daerah membuat jalur ini menjadi “jalur maut”, terutama saat malam hari.

“Setiap hari kami was-was saat melintas. Kalau malam lebih berbahaya karena minim penerangan dan tidak ada rambu peringatan di titik-titik yang berlubang atau di pinggir jurang,” keluh warga tersebut kepada Sulbarupdate.id, Jumat (24/04/2026).

Hingga saat ini, tercatat sejumlah insiden kecelakaan ringan hingga sedang menimpa pengendara motor dan mobil. Meski belum ada laporan korban jiwa, warga khawatir jika pembiaran terus dilakukan, kecelakaan fatal hanya tinggal menunggu waktu.

Padahal, ruas Simbang–Baruga merupakan urat nadi bagi masyarakat setempat.

Jalur ini berfungsi sebagai distribusi hasil bumi warga menuju pasar, jalur utama bagi siswa menuju sekolah dan satu-satunya rute cepat menuju fasilitas medis terdekat.

Merespons kondisi darurat ini, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Majene dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret.

Warga menuntut penambalan lubang di titik kritis guna meminimalisir kecelakaan dalam jangka pendek.

Warga juga minta Pemda memansang tanda bahaya di area rawan longsor dan lubang dalam.

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak. Kami butuh jalan yang aman sekarang, karena ini menyangkut hak dasar kami sebagai warga,” tegas salah satu pengguna jalan dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu respon dan tindakan nyata dari dinas terkait untuk meninjau langsung lokasi kerusakan di ruas Simbang–Baruga tersebut.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Sepanjang tahun 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, catat kinerja signifikan dalam pengembalian aset negara dengan menyita dana hasil tindak pidana korupsi senilai kurang lebih Rp 1,5 miliar. Jumlah tersebut terperinci dari uang pengganti sebesar Rp1.272.262.000, yang ditambah dengan pembayaran denda sejumlah Rp250.000.000, dari berbagai kasus korupsi yang ditangani. Seluruh dana sitaan tersebut […]

  • Pemkab Mateng Sosialisasi Perbup Zakat ASN, Wabup Askary: Tidak Ada Tawar-menawar

    Pemkab Mateng Sosialisasi Perbup Zakat ASN, Wabup Askary: Tidak Ada Tawar-menawar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai sosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 32 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemungutan Zakat Pendapatan, Infak, dan Sedekah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Aturan ini menegaskan kewajiban zakat bagi seluruh pegawai di lingkup Pemda MamujuTengah. ​Acara sosialisasi tersebut dibuka Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar, […]

  • SDK Bakal Jadi Dewan Penasihat SMSI Sulbar

    SDK Bakal Jadi Dewan Penasihat SMSI Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Di tengah derasnya arus informasi yang bergerak nyaris tanpa jeda, hubungan antara pemerintah dan media bukan sekadar perkara komunikasi. Di sana terdapat tanggung jawab yang lebih besar yakni menjaga agar informasi tetap menjadi jembatan bagi masyarakat, bukan justru menjadi kabut yang menutupi kebenaran. Pesan itu mengemuka dalam pertemuan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi […]

  • APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau biasa disebut APDESI adakan demo besar – besaran hari ini di Jakarta untuk menyikapi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025, Mamuju 8 Desember 2025. APDESI anggap PMK No.81 Tahun 2025 terlalu prematur untuk di sahkan dan sangat merugikan Pemerintah Desa sebagai ujung tombak penggerak roda […]

  • Jelang Nataru Polres Mamasa Imbau Warga tak Main Petasan dan Konvoi Kendaraan 

    Jelang Nataru Polres Mamasa Imbau Warga tak Main Petasan dan Konvoi Kendaraan 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Guna memastikan situasi aman dan kondusif jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Mamasa keluarkan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Imbauan tersebut disampaikan melalui pamflet pada, Minggu 21 Desember 2025. Dalam pamflet itu terdapat empat poin himbauan Polisi jelang Nataru. Hal itu sebagai penekanan dari Polres Mamasa tentang […]

  • IPMAPUS Sulbar Minta Kapolri Evaluasi Kapolresta Mamuju!

    IPMAPUS Sulbar Minta Kapolri Evaluasi Kapolresta Mamuju!

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Aliansi Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulbar bersama Tenaga Honorer Nakes dan Guru di Mamuju menggelar aksi damai pada Minggu, 4 Januari 2026 di Kantor Bupati Mamuju. Unjuk rasa tersebut diwarnai dengan kekecewaan dan keributan. Pasalnya, Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi belum menemui massa aksi hingga massa aksi memilih […]

expand_less