Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Tabung Gas Elpiji 3 KG di Mamasa Langka, Jeritan Rakyat Miskin Dibungkam Dalih “Habis”!

Tabung Gas Elpiji 3 KG di Mamasa Langka, Jeritan Rakyat Miskin Dibungkam Dalih “Habis”!

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 9 Des 2025
  • visibility 620
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah skandal pasokan energi rakyat kecil terkuak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Tabung gas Elpiji 3 KG, yang seharusnya menjadi hak subsidi bagi masyarakat kurang mampu, kini seolah menguap ditelan bumi.

Kelangkaan ini bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan sebuah indikasi kegagalan sistematis yang mencekik ekonomi rakyat.

Keluhan masif dari berbagai pelosok Mamasa kini membuktikan satu hal bahwa distribusi Elpiji 3 KG sedang lumpuh total, atau lebih buruk lagi, dikendalikan oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab.

Situasi ini telah berlangsung beberapa hari, memicu kepanikan dan memaksa warga kembali ke metode masak yang jauh lebih mahal atau berisiko.

Salah seorang warga Tatoa, yang hanya berani disebut inisial L, melontarkan protes kerasnya. Ia menggambarkan kondisi di lapangan sebagai sandiwara yang keji.

“Sejak beberapa hari ini, tabung gas 3 KG benar-benar langka dari peredaran di Mamasa,” ujarnya dengan nada penuh kemarahan dan kekecewaan yang mendalam.

Setiap upaya warga untuk mendapatkan hak mereka berakhir di pintu pangkalan dengan jawaban klise dan memuakkan: “Habis!” Dalih ini bukan hanya tidak meyakinkan, tetapi juga terdengar seperti upaya menutup-nutupi praktik penimbunan atau pengalihan jatah subsidi ke pasar gelap.

“Ini ada apa dengan pangkalan-pangkalan ini? Setiap didatangi, selalu beralasan habis. Kami cari di pengecer juga kosong melompong. Tabung yang dikirim ke Mamasa ini sebenarnya lari ke mana?!” cecar L, menuntut jawaban yang transparan dari pihak berwenang dan Pertamina.

Puncak ironi dari krisis ini adalah pengakuan pangkalan yang justru membongkar skema baru yang mencekik.

Beberapa pangkalan terang-terangan mengatakan bahwa bahkan ketika stok tabung masuk, mereka sudah memiliki daftar “pendaftar” yang full.

Pengakuan ini sontak memicu pertanyaan serius, sejak kapan gas subsidi rakyat jelata harus didapatkan melalui sistem pendaftaran eksklusif? Apakah ini mekanisme baru untuk membatasi akses, ataukah hanya kedok untuk menutupi praktik kartel dan ‘calo’ yang bermain di belakang layar distribusi?

“Ini kan subsidi untuk masyarakat miskin! Kita harus mendaftar baru bisa dapat tabung? Di mana logika keadilan sosialnya jika hak dasar rakyat harus diembel-embeli birokrasi yang rumit dan tidak transparan?” gugat L.

Praktik ini secara telanjang memperlihatkan bagaimana hak rakyat kecil dipermainkan. Kelangkaan ini jelas bukan fenomena alamiah.

Ini adalah kegagalan struktural yang melibatkan rantai distribusi, mulai dari pengawas di tingkat kabupaten hingga para pemilik pangkalan yang diduga menutup mata, atau bahkan terlibat aktif, dalam permainan harga dan stok.

Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum tidak bisa lagi berdiam diri melihat hak masyarakat diinjak-injak seperti ini.

Audit mendalam dan investigasi tegas harus segera dilakukan untuk membongkar praktik culas yang menyebabkan kelangkaan Elpiji 3 KG.

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Anggaran PORDI Mamase Cup 2026 Disorot, Disinyalir Gunakan ABPD

    Realisasi Anggaran PORDI Mamase Cup 2026 Disorot, Disinyalir Gunakan ABPD

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pelaksanaan kegiatan Penyelenggaraan Kejuaraan Olahraga Multi Event dan Single Event Tingkat Kabupaten (PORDI Mamase Cup II) Tahun Anggaran 2026 disorot. Sorotan tajam tertuju pada efektivitas penggunaan anggaran yang diduga bersumber dari tubuh APBD Kabupaten Mamasa. Kegiatan yang berada di bawah naungan Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga ini disinyalir menggunakan skema Pembayaran Tambahan […]

  • Wagub Salim Ajak Seluruh Unsur Perkuat Sinergi Demi Ketertiban dan Keamanan Selama Nataru

    Wagub Salim Ajak Seluruh Unsur Perkuat Sinergi Demi Ketertiban dan Keamanan Selama Nataru

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Wakil Gubernur Sulbar Salim. S Mengga mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin (1/12/2025). Rakor ini membahas strategi mitigasi serta penanganan terpadu menjelang Natal dan Tahun Baru 2026. Pasangan Gubernur Suhardi Duka ini menekankan, dalam momentum Nataru […]

  • Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Warga Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk bahu-membahu mengangkat material kayu secara manual untuk membangun jembatan darurat setelah jembatan utama di wilayah tersebut ambruk total. ​Ambruknya jembatan yang berlokasi di Desa Botteng tersebut menyebabkan akses transportasi […]

  • Skandal Perjalan Dinas Fiktif Dinkes Jeneponto, SPMP Desak Kejari Bongkar Tuntas

    Skandal Perjalan Dinas Fiktif Dinkes Jeneponto, SPMP Desak Kejari Bongkar Tuntas

    • 0Komentar

    JENEPONTO, Sulbarupdate.id– Simpul Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda (SPMP) Jeneponto mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto untuk segera mengusut tuntas dugaan perjalanan dinas fiktif di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jeneponto tahun anggaran 2023. Ketua SPMP, Rais Aljihad, meminta Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto yang baru untuk bersikap tegas dengan memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan beserta pihak-pihak terkait. […]

  • Aktivis “Warning” BPD Sulselbar Mamasa: “KUR; Modus Pinjam Nama, Aturan Main Yang Dipermainkan”

    Aktivis “Warning” BPD Sulselbar Mamasa: “KUR; Modus Pinjam Nama, Aturan Main Yang Dipermainkan”

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID — Sorotan terhadap tata kelola penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Mamasa kembali mengemuka. Kali ini, kritik keras datang dari salah satu aktivis muda Sulawesi Barat, Akbar, yang merupakan Ketua Bidang Hukum dan HAM PKC PMII Sulawesi Barat. Ia menyoroti dugaan adanya penyaluran KUR di Bank Sulselbar Cabang Mamasa yang dinilai tidak […]

  • Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Stabil Hingga Akhir Tahun 2025

    Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Stabil Hingga Akhir Tahun 2025

    • 0Komentar

    Nasional – Sulbarupdate.id – Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang stabil hingga akhir tahun 2025 di tengah tekanan ekonomi global. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional hingga Triwulan III 2025 tercatat berada di kisaran 5 persen secara tahunan (year on year), mencerminkan daya tahan ekonomi domestik yang masih terjaga, Mamuju 28 Desember 2025. BPS menyebutkan bahwa […]

expand_less