Baine Matatta dan Muane Masokan, Wajah Pariwisata Mamasa di Masa Depan
- account_circle Ancha
- calendar_month Kam, 29 Okt 2026
- visibility 142
- comment 0 komentar

Ajang pemilihan Baine Matatta dan Muane Masokan Kabupaten Mamasa 2026 di Aula Mamase, Kecamatan Mamasa, Rabu (28/10/2026). Dok. Hartanto Humas Kominfo Mamasa
MAMASA, Sulbarupdate.id — Pariwisata bukan sekadar tentang keindahan alam yang memanjakan mata, melainkan tentang identitas, kebudayaan, dan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Di tengah kekayaan itu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) menaruh harapan kepada generasi muda untuk menjadi wajah daerah sekaligus jembatan yang menghubungkan warisan lokal dengan dunia luar.
Harapan itu mengemuka dalam pembukaan Pemilihan Baine Matatta dan Muane Masokan Kabupaten Mamasa Tahun 2026 di Aula Mamase, Rabu (28/10/2026).

Peserta ajang pemilihan Baine Matatta dan Muane Masokan 2026 Kabupaten Mamasa. Dok. Hartanto.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengapresiasi Dinas Pariwisata serta seluruh pelaku pariwisata daerah yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang pemilihan Baine Matatta dan Muane Masokan tidak semestinya berhenti pada seremoni dan penobatan pemenang, tetapi perlu menjadi ruang pembentukan generasi muda yang mampu membawa nama Mamasa melalui karakter, pengetahuan, dan kecintaan terhadap daerahnya.
Kabupaten dengan julukan Bumi Kondosapata itu memiliki kekayaan pariwisata yang beragam, mulai dari budaya, keindahan alam, agrowisata, hingga peninggalan sejarah. Potensi itu merupakan modal penting bagi pengembangan pariwisata daerah, tetapi kekayaan alam dan budaya membutuhkan manusia yang mampu memperkenalkan, merawat, serta mengelolanya agar memiliki nilai bagi masyarakat.
Atas dasar itu, Welem berharap para peserta yang terpilih sebagai Baine Matatta dan Muane Masokan dapat tumbuh menjadi duta pariwisata yang berkualitas, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Mamasa di luar daerah.
“Saya berharap hasil dari pemilihan Baine Matatta dan Muane Masokan akan menjadi duta-duta pariwisata yang berkualitas, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Mamasa ke luar daerah,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya sikap dan perilaku para duta terpilih. Mereka diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat, terutama dalam bertutur kata, bersikap, dan menyampaikan informasi mengenai potensi daerah.
Pesan tersebut menegaskan bahwa seorang duta tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga dari keluasan wawasan, kematangan karakter, serta kemampuannya merepresentasikan identitas daerah secara bertanggung jawab.
Di era ketika informasi bergerak melampaui batas wilayah dalam hitungan detik, promosi pariwisata juga menuntut kecakapan dalam menyampaikan informasi yang benar dan membangun. Welem berharap para duta turut berperan dalam menangkal penyebaran informasi negatif dan berita bohong atau hoaks yang dapat merugikan citra Mamasa.
Citra sebuah daerah, pada akhirnya, tidak hanya dibentuk oleh apa yang dimilikinya, tetapi juga oleh bagaimana kekayaan itu diperkenalkan kepada dunia. Informasi yang akurat, narasi yang bertanggung jawab, dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai lokal menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan calon wisatawan.
Peningkatan kunjungan wisatawan pun tidak cukup hanya mengandalkan promosi. Diperlukan keterlibatan generasi muda, dukungan pemerintah, serta kesadaran bersama untuk menjaga daya tarik alam dan kebudayaan agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mamasa, Arvin Ital Putra, berharap pemilihan Baine Matatta dan Muane Masokan Tahun 2026 dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berintegritas.
Ia juga berharap para peserta terpilih mampu mengambil peran dalam mempromosikan pariwisata Mamasa ke luar daerah, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal potensi wisata dan tertarik berkunjung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Ny. Adel Palulun Welem, serta sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Kepala Dinas Keuangan Kabupaten Mamasa.
Lebih dari sekadar ajang pemilihan, Baine Matatta dan Muane Masokan diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Mamasa melalui generasi yang memahami akar budayanya sekaligus mampu menjawab tantangan zaman.(***)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Hartanto Humas Kominfo Mamasa
