SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025
- account_circle Ancha
- calendar_month Jumat, 12 Des 2025
- visibility 204
- comment 0 komentar

Oplus_131072
Jakarta, Sulbarupdate.id – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) secara resmi menganugerahkan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025.
Penyerahan penghargaan prestisius ini dilaksanakan di Gedung Sasona Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Rabu, 10 Desember 2025 lalu.
Acara puncak ini menandai akhir dari rangkaian evaluasi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) yang telah berlangsung sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 2923 Tahun 2025 dan 2920 Tahun 2025, sebanyak 258 institusi pendidikan dikukuhkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri, sementara 721 sekolah ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional.
Salah satu penerima kehormatan pada tahun ini adalah SMP Negeri 5 Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.
Capaian ini menjadi penegasan atas komitmen teguh sekolah dalam mengimplementasikan budaya peduli lingkungan melalui inisiatif Gerakan Adiwiyata.
Seremoni penyerahan penghargaan diawali dengan serangkaian kegiatan protokoler, meliputi penayangan dokumentasi program Adiwiyata, persembahan seni tari, penyampaian laporan panitia, sambutan dari pejabat eselon kementerian, serta amanat dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH.
Prosesi pemberian penghargaan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kelompok, dan diakhiri dengan sesi dokumentasi foto bersama perwakilan dari masing-masing provinsi.
Pada agenda tahunan ini, KLH/BPLH turut memberikan penghargaan khusus kepada Sekolah Rakyat yang tengah berproses menuju Adiwiyata, sebagai manifestasi dari upaya perluasan gerakan sekolah berbudaya lingkungan.
Delegasi resmi Provinsi Sulawesi Barat turut menghadiri acara ini, yang terdiri dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Barat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, serta Kepala Dinas terkait dari Kabupaten Polewali Mandar.
Kementerian menekankan bahwa pelaksanaan kegiatan ini menjunjung tinggi prinsip-prinsip keramahan lingkungan, termasuk anjuran bagi seluruh partisipan untuk membawa wadah minum pribadi (tumbler) dan mengenakan busana batik atau pakaian adat daerah.
Diharapkan, Penganugerahan Adiwiyata 2025 ini akan semakin memacu seluruh institusi pendidikan di Indonesia untuk mengintensifkan pendidikan lingkungan hidup dan menciptakan ekosistem belajar yang asri, sehat, serta berkelanjutan.
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Editor Sulbarupdate.id
- Sumber: Radar Sulbar
