Breaking News
light_mode
Beranda » Polman » Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Teror predator berdarah dingin yang menghantui warga di sepanjang Sungai Mandar akhirnya menemui titik akhir yang dramatis.

Sebuah pengabdian sekaligus aksi balas dendam warga membuahkan hasil saat seekor buaya sepanjang 2,8 meter ditemukan tewas mengapung, Senin (4/5/2026).

Reptil raksasa yang diduga kuat sebagai “mesin pembunuh” di balik tewasnya sejumlah warga itu ditemukan tak bernyawa di Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Peristiwa bermula diketahui saat seorang warga, Salman, yang hendak mencari kerikil sontak terperanjat saat melihat sosok raksasa berwarna kecoklatan dengan bercak hitam mengapung kaku di permukaan air.

Salman, warga setempat yang terlibat langsung dalam evakuasi, mengungkapkan bahwa kematian buaya ini bukanlah kebetulan.

Ia mengakui telah memasang jebakan maut berupa umpan yang telah dibubuhi racun demi menghentikan teror yang kian meresahkan.

“Saya pasang empat umpan beracun di pinggir sungai, dan satu di antaranya dimakan. Ini adalah buaya yang menerkam Muhlis hingga tewas, saya sangat mengenali warnanya,” tegas Salman dengan nada getir.

Keyakinan Salman bukan tanpa alasan. Ingatan warga masih segar akan peristiwa memilukan pada Kamis malam (24/4) lalu. Saat itu, Muhlis (50) alias Pute, tewas mengenaskan setelah diterkam predator ini ketika sedang mandi di sungai.

Kematian Muhlis hanyalah puncak gunung es dari rentetan horor di Sungai Mandar. Tercatat dalam beberapa bulan terakhir sedikitnya empat warga telah menjadi korban serangan.

Diketahui satu orang dinyatakan meninggal dunia yakni Muhlis. Sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka serius.

Meski sang predator utama telah dikuburkan dengan layak oleh warga, rasa aman belum sepenuhnya kembali ke pelukan masyarakat Tinambung. Salman memperingatkan bahwa masih ada “monster” lain yang bersembunyi di balik keruhnya air Mandar.

“Masih ada buaya lain yang berkeliaran, ada anaknya yang ukurannya sekitar satu meter. Kami akan terus melakukan perburuan karena keberadaan mereka masih sangat meresahkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai buaya tersebut telah dikuburkan oleh warga. Namun, bayang-bayang serangan balasan dari “penghuni sungai” lainnya masih menyisakan kecemasan bagi siapa saja yang beraktivitas di tepian Sungai Mandar.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tolak Pilkada Lewat DPR, Aliansi Masyarakat Lawan Manuver Elit Politik Nasional

    Tolak Pilkada Lewat DPR, Aliansi Masyarakat Lawan Manuver Elit Politik Nasional

    • 0Komentar

    Jakarta – Sulbarupdate.id – Sejumlah elemen masyarakat sipil menyampaikan Petisi Selamatkan Demokrasi sebagai bentuk keprihatinan atas menguatnya wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Petisi tersebut menegaskan bahwa langkah tersebut berpotensi mencabut kedaulatan rakyat yang selama ini menjadi prinsip fundamental demokrasi Indonesia. Koordinator […]

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

  • Khamenei Tuding AS dan Zionis di Balik Kerusuhan Iran

    Khamenei Tuding AS dan Zionis di Balik Kerusuhan Iran

    • 0Komentar

    TEHERAN, Sulbarupdate.id – Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Imam Ali Khamenei, melontarkan pernyataan keras terkait situasi keamanan dalam negeri. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) dan rezim Zionis merupakan dalang di balik rangkaian “fitnah” dan kerusuhan terbaru yang melanda Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Khamenei saat berpidato di hadapan ribuan warga dalam peringatan Idul Mab’ats […]

  • BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

    BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI, Rabu (14/1/2026), bertempat di Ruang Sekretaris Daerah Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah didampingi oleh Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil. Audiensi ini membahas rencana pembentukan […]

  • Satu Tahun Kepemimpinan Zadrak-Erianto di Tana Toraja Raih UHC

    Satu Tahun Kepemimpinan Zadrak-Erianto di Tana Toraja Raih UHC

    • 0Komentar

    ​TORAJA, Sulbarupdate.id – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja di bawah nakhoda Bupati Zadrak Tombeg dan Wakil Bupati Erianto Laso’ Paundanan menunjukkan rapor positif. Sejumlah capaian strategis berhasil ditorehkan, mulai dari jaminan kesehatan semesta, perlindungan pekerja informal, hingga inovasi pelayanan publik yang menyentuh wilayah terpencil. ​Salah satu pencapaian paling mencolok adalah keberhasilan Tana […]

  • Sepanjang Tahun 2025, Wisata Desa Tondok Bakaru Sumbang PAD Rp 100,9 Juta

    Sepanjang Tahun 2025, Wisata Desa Tondok Bakaru Sumbang PAD Rp 100,9 Juta

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sektor pariwisata Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, membuktikan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Sepanjang tahun 2025, kontribusi retribusi dari desa wisata ini berhasil menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mamasa sebesar Rp 100.980.000. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Mamasa, total kunjungan wisatawan ke Desa Tondok Bakaru selama periode Januari hingga Desember 2025 […]

expand_less