Breaking News
light_mode
Beranda » Informasi & Komunikasi » Akun Medsos Istri Wakil Ketua DPRD Mamasa Diduga Diretas, Andi Aswiwin Buka Suara

Akun Medsos Istri Wakil Ketua DPRD Mamasa Diduga Diretas, Andi Aswiwin Buka Suara

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
  • visibility 2.221
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Istri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Andi Aswiwin, akhirnya buka terkait dugaan peretasan akun media sosial milik pribadinya.

Andi Aswiwin mengaku selama ini kerap menerima gangguan digital, namun belakangan unggahan di akun miliknya dinilai sudah melampaui batas privasi.

Kepada laman ini, Andi Aswiwin mengaku awalnya ia tidak ingin ambil pusing dengan masalah tersebut. Hanya saja, melihat dampak yang ditimbulkan, ia merasa perlu memberikan klarifikasi demi meluruskan situasi.

“Saya sebenarnya enggan memberikan tanggapan apapun, karna memang saya orangnya cuek dan tidak terlalu aktif dalam bermedia sosial, tapi karna ini sifatnya sudah privasi sehingga saya berhak memberikan tanggapan,” ungkapnya, kepada Sulbarupdate.id, Rabu, (01/04/2026).

Aswiwin mengungkapkan bahwa gangguan yang dialaminya bukan hal baru. Kata dia, serangan secara personal maupun melalui ranah digital sudah dirasakan bahkan sebelum ia resmi menyandang status sebagai istri pimpinan legislatif tersebut.

“Sejak kami berencana menikah pada 2019 lalu, saya sudah sering mendapatkan teror sampai kami menikah dan bahkan sampai sekarang sudah jelang tujuh tahun pernikahan kami, saya masih sering mendapatkan teror-teror terkait apapun itu yang berkaitan dengan suami saya,” jelas Aswiwin.

Meski demikian, ia mengaku tetap berkomitmen untuk tidak campuri urusan pekerjaan sang suami dan memilih fokus pada tugas domestik sebagai ibu rumah tangga.

“Saya cuek, karna bagi saya tidak ada urusan, sebab saya percaya suami saya, saya pun tidak mau terlalu tahu setiap kegiatan-kegiatannya, saya fokus mengurus rumah tangga dan terutama merawat anak kami,” sebutnya sembari menyebut nama anaknya (Pangeran).

Mengenai dugaan peretasan, Aswiwin mengaku mulai merasakan kejanggalan pada akun Facebook dan Instagram miliknya sejak September 2025. Ia sering menemukan aktivitas aneh yang pada awalnya ia anggap sebagai kendala teknis biasa.

“Terhadap akun saya (Facebook dan instagram), saya kadang bingung karna sejak september 2025 lalu, sering menerima direct chat dan chat spam, kadang juga log out sendiri dan seterusnya, tapi saya tidak respons karna saya kira hal biasa,” katanya.

Kejanggalan semakin kuat saat konten yang ia unggah tiba-tiba hilang tanpa sebab, hingga munculnya unggahan asing yang tidak pernah ia buat sebelumnya.

“Kadang juga saya memasang postingan dan story misalnya, besoknya postingan dan story saya itu hilang, padahal akun saya tetap login. Belakangan ada postingan di facebook dan insta story akun saya yang saya anggap sudah sangat kelewatan, baru saya sadari bahwa akun saya itu di hack atau di kendalikan ganda,” beber Andi Aswiwin.

Ia menduga akun media sosialnya telah disalahgunakan melalui akses dari perangkat lain tanpa izin.

“Jadi saya tetap login, tapi semacam login juga di perangkat lain, apalagi facebook dan instagram saya itu terhubung satu sama lain, kalau sudah login facebook, otomatis bisa mengakses instagram saya.” jelasnya.

Andi Aswiwin memilih untuk tetap berpikir positif dan tidak ingin terlalu mendalami motif di balik peretasan tersebut. Baginya, konten yang muncul dari hasil peretasan itu tidak perlu ditanggapi secara berlebihan karena kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya positif thinking saja dan kami seperti biasa tidak ada hal yang perlu saya luruskan terkait postingan itu karna memang sumbernya tidak jelas dan tujuannya juga tidak jelas. Mungkin dilakukan oleh orang dekat juga atau apalah dia yang pernah mengakses dan berinteraksi dengan kami, tujuannya saya tidak tahu, wallahualam,” tuturnya.

Aswiwin juga menyampaikan agar pengguna media sosial tidak menyebarkan insta story tersebut, karena hoax dan pihaknya mengaku akan mempersoalkan jika ada yang menyebarkan informasi tidak bertanggungjawab tersebut.

Menutup keterangannya, Aswiwin menegaskan bahwa dirinya bukan tipe orang yang bergantung pada media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi sudah mi nah, intinya itu akun tidak beres memang, karna saya jarang sekali akses media sosial, WA saja berjam-jam baru saya buka karna saya orangnya tertutup, paling kalau saya ada waktu santai ya nonton tv.”pungkasnya.

Pihaknya juga mengaku jika kejadian ini telah di laporkan ke pihak berwajib, guna mendapat penelusuran lebih lanjut dari gangguan hacker akun media sosial miliknya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kota Kupang Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Tunjangan Perjadin DPRD

    Kejari Kota Kupang Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Tunjangan Perjadin DPRD

    • 0Komentar

    ​KUPANG, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang resmi menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi tunjangan perjalanan dinas (perjadin) Anggota DPRD Kota Kupang periode 2019-2024. Keputusan ini diambil menyusul adanya pengembalian kerugian keuangan negara yang hampir mencapai 100 persen. ​Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Shirley Manutede, mengungkapkan bahwa progres pengembalian dana tersebut telah melampaui angka […]

  • BREAKING NEWS: Kejati Sulbar Tetapkan Bendahara Perumda Majene Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

    BREAKING NEWS: Kejati Sulbar Tetapkan Bendahara Perumda Majene Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menetapkan satu orang tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Perumda Aneka Usaha Majene. Tersangka berinisial HM, yang menjabat sebagai Bendahara pada perusahaan daerah tersebut, resmi ditahan pada Rabu, 1 April 2026. ​Dalam keterangan resmi Kejati Sulbar, penetapan […]

  • Miris! Hardiknas 2026, SDLB di Majene Disegel Ahli Waris Lahan

    Miris! Hardiknas 2026, SDLB di Majene Disegel Ahli Waris Lahan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Ironi terjadi di tengah peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Sebuah Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di lingkungan Lutang, Kecamatan Banggae Timur yang telah puluhan tahun jadi tempat belajar anak-anak berkebutuhan khusus, mendadak disegel oleh ahli waris lahan, Sabtu (2/5/2026). Akibatnya, aktivitas belajar mengajar terhenti […]

  • Kejati Sulbar Komitmen Kawal Pembangunan di Kabupaten Mamasa

    Kejati Sulbar Komitmen Kawal Pembangunan di Kabupaten Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat, Sukarman Sumarinton, melakukan kunjungan kerja (kunker) perdana ke Kabupaten Mamasa pada Rabu (11/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara korps adhyaksa dengan pemerintah daerah setempat. ​Kedatangan rombongan Kejati Sulbar disambut Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, bersama Wakil Bupati H. Sudirman di Rumah Jabatan […]

  • Polresta Mamuju Ringkus Pelaku Penikaman Saat Pesta Miras di Kalukku

    Polresta Mamuju Ringkus Pelaku Penikaman Saat Pesta Miras di Kalukku

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Resmob Polresta Mamuju bergerak cepat mengamankan Asdar alias Ondo (45), terduga pelaku penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis badik. Insiden berdarah ini terjadi di wilayah Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, yang dipicu oleh perselisihan saat pesta minuman keras (miras). Kronologi Kejadian Penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Plh. Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Ipda […]

  • Jalan Penghubung Dusun di Taupe Mamasa Terbuka, Warga Sampaikan Terima Kasih ke Pemda

    Jalan Penghubung Dusun di Taupe Mamasa Terbuka, Warga Sampaikan Terima Kasih ke Pemda

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Harapan warga Desa Taupe, Kecamatan Mamasa, untuk memiliki akses transportasi yang memadai kini terwujud. Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa resmi membuka jalur penghubung yang menghubungkan dua wilayah vital, yakni Dusun Pa’la dan Dusun Rante. Pembukaan jalan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang selama ini mendambakan kemudahan aksesibilitas. Pembangunan jalan tersebut merupakan […]

expand_less