Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Aktivis Mamasa Minta Publik Tak Bangun Narasi Keliru Terkait Temuan Rp81 Miliar di Kejari

Aktivis Mamasa Minta Publik Tak Bangun Narasi Keliru Terkait Temuan Rp81 Miliar di Kejari

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 372
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis muda Kabupaten Mamasa, Zul, meminta seluruh lapisan masyarakat untuk berhenti membangun narasi yang menyesatkan terkait temuan dana sebesar Rp81 miliar di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa.

Zul menegaskan bahwa perkara tersebut bukanlah kasus korupsi, melainkan murni persoalan bantuan hukum.

​Pernyataan ini muncul sebagai bentuk apresiasi terhadap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Mamasa.

Menurut Zul, publik perlu diedukasi agar bisa membedakan antara penanganan perkara pidana korupsi dengan fungsi perdata dan tata usaha negara.

​Zul menjelaskan bahwa berdasarkan klarifikasi resmi dari pihak Kejaksaan, angka tersebut berkaitan dengan pemberian bantuan hukum melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

​”Pernyataan kejaksaan sudah sangat jelas. Temuan 81 miliar ini bukan perkara korupsi, melainkan pemberian bantuan hukum. Ini adalah dua hal yang jelas-jelas berbeda secara hukum,” ujar Zul kepada Sulbar update.id, Kamsi (23/04/2026).

​Ia menambahkan bahwa peran Bidang Datun dalam memberikan pendampingan hukum merupakan instrumen legal yang dimiliki kejaksaan untuk menyelamatkan atau memulihkan kekayaan negara, bukan indikasi adanya penyelewengan.

​Lebih lanjut, Zul menyayangkan adanya opini yang berkembang di media sosial maupun pembicaraan publik yang seolah-olah menggiring isu ini ke arah tindak pidana korupsi.

Dengan demikian Zul, menilai narasi tersebut dapat merugikan kredibilitas institusi penegak hukum yang sedang bekerja.

​”Saya berharap semua pihak berhenti membangun narasi yang menyesatkan. Kejaksaan saat ini tidak sedang dalam penanganan kasus korupsi terkait dana tersebut, melainkan menjalankan fungsinya dalam memberikan bantuan hukum,” tegasnya.

​Zul juga mengapresiasi langkah transparan Kejari Mamasa dalam menjelaskan duduk perkara tersebut kepada publik. Menurutnya, kejelasan status hukum ini penting agar fokus pembangunan di Kabupaten Mamasa tidak terganggu oleh isu-isu yang tidak berdasar.

​”Kita harus objektif melihat kinerja aparat penegak hukum. Jika itu prestasi dalam bantuan hukum, ya harus kita apresiasi, bukan malah dibelokkan menjadi isu negatif,” tutup Zul.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Nenni, 20 Tahun Menanti Seragam Korpri, Terima SK Langsung Pensiun

    Kisah Nenni, 20 Tahun Menanti Seragam Korpri, Terima SK Langsung Pensiun

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Matahari di ufuk Mamasa seolah bersinar lebih redup dari biasanya pada Senin, 29 Desember 2015. Di antara ratusan derap langkah pegawai yang bersuka cita, ada sepasang kaki yang melangkah dengan berat namun penuh martabat. Dialah Nenni, seorang wanita yang menghabiskan dua dekade usianya dalam sunyi pengabdian di Sekretariat Daerah Kabupaten Mamasa. Selama […]

  • Mahasiswa KKN Unsulbar Pasang Lampu Reflektor di Desa Kunyi

    Mahasiswa KKN Unsulbar Pasang Lampu Reflektor di Desa Kunyi

    • 0Komentar

    Polewali Mandar, Sulbarupdate.id- Desa Kunyi, Polewali Mandar, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Gelombang XXVI Tahun 2025 melaksanakan kegiatan pemasangan lampu reflektor di sejumlah titik rawan di Desa Kunyi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan lingkungan desa. Pemasangan lampu reflektor dilakukan di beberapa […]

  • Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Mamasa Temui Mentan RI

    Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Mamasa Temui Mentan RI

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan pertemuan strategis dengan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta.  Pertemuan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengakselerasi potensi pertanian di Kabupaten Mamasa melalui dukungan pemerintah pusat. ​Pertemuan tersebut difokuskan pada tindak lanjut hasil kunjungan tim tenaga ahli Kementan ke Mamasa beberapa waktu lalu. Bersama Biro […]

  • Peternak Kambing di Polman Fokus Pada Pakan dan Pemeliharaan

    Peternak Kambing di Polman Fokus Pada Pakan dan Pemeliharaan

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id – Puluhan peternak di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) baru-baru ini berpartisipasi dalam sebuah inisiatif signifikan yang bertujuan memperkuat kapabilitas sektor peternakan lokal. Mereka mengikuti pelatihan intensif yang berfokus pada manajemen pengolahan pakan dan teknik pemeliharaan kambing mutakhir. Program ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Polman untuk mendongkrak keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan […]

  • Oknum PPPK Terjerat Narkoba, Unsulbar Didesak Gelar Tes Urine Massal

    Oknum PPPK Terjerat Narkoba, Unsulbar Didesak Gelar Tes Urine Massal

    • 0Komentar

    MAJENE – Gelombang desakan agar Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melakukan tes urine massal bagi seluruh staf dan dosen kian menguat. Hal ini menyusul penangkapan seorang aparatur berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial MF (28) yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika. Kasus ini dinilai mencoreng citra Unsulbar sebagai institusi pendidikan tinggi sekaligus ikon Kabupaten Majene […]

  • Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

    Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) lingkup Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 Januari 2025. Rakerda ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat. Rakerda dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan dihadiri para bupati, wakil […]

expand_less