Hangatkan Asa di Kole, Sinergi Menuju Tata Kelola Wisata Mamasa yang Mandiri
- account_circle Ancha
- calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
- visibility 162
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Mamasa yang sejuk, sebuah langkah strategis diambil untuk menghidupkan kembali potensi wisata lokal.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meninjau Permandian Air Panas Kole, pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Diketahui wisata ini adalah sebuah destinasi yang menyimpan potensi besar namun memerlukan sentuhan manajerial yang lebih modern.
Dalam kunjungan itu, Bupati tidak tampil sendiri. Ia didampingi oleh Plt. Kadis Pariwisata Eva Yuslianti, Kadis PU Oktavianus Masuang, serta tim konsultan pariwisata.
Kehadiran para ahli ini menegaskan satu hal, yakni Pemerintah Kabupaten Mamasa tidak ingin sekadar memoles permukaan, melainkan membangun ekosistem wisata yang berkelanjutan.
Salah satu poin krusial dalam peninjauan ini adalah dialog humanis antara pemerintah dan pemilik lahan. Fokus utamanya bukan sekadar renovasi fisik, melainkan menciptakan simbiosis mutualisme.
“Tujuan kita adalah memastikan masyarakat pengelola tidak dirugikan, sementara di sisi lain, daerah mendapatkan kontribusi melalui retribusi yang sah secara regulasi,” ungkapnya.
Sebagai langkah konkret secara administratif, pemerintah menjadwalkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam waktu dekat.
Proses ini akan dikawal ketat oleh Inspektorat dan Bapenda untuk menjamin akuntabilitas sebelum alat berat mulai bekerja di lapangan.
Usai menuntaskan agenda di Permandian Kole, ritme kerja Bupati berlanjut ke ranah organisasi. Ia hadir untuk membuka secara resmi Konferensi Cabang X GMKI Cabang Mamasa.
Di hadapan para intelektual muda, Welem Sambolangi menekankan pentingnya etos pelayanan.
Baginya, jabatan maupun organisasi hanyalah instrumen, substansi utamanya adalah bagaimana setiap individu mampu menjadi teladan bagi sesama.(*)
- Penulis: Ancha
