Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Dugaan Pelecehan Picu Cekcok di Majene

Dugaan Pelecehan Picu Cekcok di Majene

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 25 Agu 2026
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Dugaan tindakan tidak pantas terhadap seorang perempuan berusia 21 tahun sempat memicu perselisihan antara dua warga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Beruntung, persoalan tersebut berhasil diredam melalui mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Banggae, Polres Majene, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan.

Mediasi berlangsung di Mako Polsek Banggae, Senin (24/8/2026), dan dihadiri Kapolsek Banggae Iptu Hasbi serta Kepala Lingkungan Kalasa.

Perselisihan bermula ketika seorang perempuan berinisial MQ (21), warga Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, bersama seorang pria berinisial MA (19), warga Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, dalam perjalanan dari arah Kota Majene menuju Kelurahan Baru sekitar pukul 22.00 WITA.

Dalam perjalanan tersebut, MA diduga menghampiri kendaraan yang dikendarai MQ dan melakukan tindakan yang dinilai tidak pantas dengan memegang paha sebelah kiri MQ. Setelah kejadian itu, MA kemudian meninggalkan lokasi.

Merasa keberatan atas tindakan tersebut, MQ kemudian mengejar MA dan meminta bantuan sejumlah anak muda untuk mencari keberadaannya. MA akhirnya ditemukan di rumahnya di Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae.

Situasi kemudian sempat memanas dan terjadi cekcok antara kedua belah pihak. Untuk mencegah perselisihan berkembang menjadi konflik yang lebih besar, Kepala Lingkungan Kalasa menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Brigpol Abdul Rahim.

Mendapat laporan tersebut, Brigpol Abdul Rahim segera mengambil langkah mediasi. Kedua pihak dipertemukan untuk menyampaikan persoalan dari sudut pandang masing-masing sekaligus mencari jalan keluar yang dapat diterima bersama.

Dengan mengedepankan komunikasi, pembinaan serta pendekatan kekeluargaan, Bhabinkamtibmas berupaya meredam emosi kedua belah pihak agar persoalan tidak berujung pada konflik berkepanjangan.
Dugaan Pelecehan Picu Cekcok di Majene

MAJENE – Dugaan tindakan tidak pantas terhadap seorang perempuan berusia 21 tahun sempat memicu perselisihan antara dua warga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Beruntung, persoalan tersebut berhasil diredam melalui mediasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Banggae, Polres Majene, dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan.

Mediasi berlangsung di Mako Polsek Banggae, Senin (24/8/2026), dan dihadiri Kapolsek Banggae Iptu Hasbi serta Kepala Lingkungan Kalasa.

Perselisihan bermula ketika seorang perempuan berinisial MQ (21), warga Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, bersama seorang pria berinisial MA (19), warga Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, dalam perjalanan dari arah Kota Majene menuju Kelurahan Baru sekitar pukul 22.00 WITA.

Dalam perjalanan tersebut, MA diduga menghampiri kendaraan yang dikendarai MQ dan melakukan tindakan yang dinilai tidak pantas dengan memegang paha sebelah kiri MQ. Setelah kejadian itu, MA kemudian meninggalkan lokasi.

Merasa keberatan atas tindakan tersebut, MQ kemudian mengejar MA dan meminta bantuan sejumlah anak muda untuk mencari keberadaannya. MA akhirnya ditemukan di rumahnya di Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae.

Situasi kemudian sempat memanas dan terjadi cekcok antara kedua belah pihak. Untuk mencegah perselisihan berkembang menjadi konflik yang lebih besar, Kepala Lingkungan Kalasa menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Brigpol Abdul Rahim.

Mendapat laporan tersebut, Brigpol Abdul Rahim segera mengambil langkah mediasi. Kedua pihak dipertemukan untuk menyampaikan persoalan dari sudut pandang masing-masing sekaligus mencari jalan keluar yang dapat diterima bersama.

Dengan mengedepankan komunikasi, pembinaan serta pendekatan kekeluargaan, Bhabinkamtibmas berupaya meredam emosi kedua belah pihak agar persoalan tidak berujung pada konflik berkepanjangan.

Hasilnya, proses mediasi berlangsung aman dan lancar. Kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dan tidak melanjutkan perselisihan menjadi konflik yang lebih besar.

Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen untuk menyelesaikan persoalan secara damai.

Langkah yang dilakukan Bhabinkamtibmas ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah persoalan antarwarga berkembang menjadi gangguan keamanan.(*)
Hasilnya, proses mediasi berlangsung aman dan lancar. Kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dan tidak melanjutkan perselisihan menjadi konflik yang lebih besar.

Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak sebagai bentuk komitmen untuk menyelesaikan persoalan secara damai.

Langkah yang dilakukan Bhabinkamtibmas ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah persoalan antar warga berkembang menjadi gangguan keamanan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Tak Teken Keppres PAW Ombudsman RI

    Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Tak Teken Keppres PAW Ombudsman RI

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Presiden Republik Indonesia tidak menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) masa jabatan 2026–2031. Koalisi menilai, proses pengusulan calon PAW Ombudsman RI di DPR masih menyisakan persoalan yang perlu dibuka secara transparan dan dipastikan sesuai dengan ketentuan hukum. Desakan tersebut disampaikan […]

  • Perkuat Fondasi, SMSI Mamuju Tengah Gelar Rapat Perdana Usai Terbentuk

    Perkuat Fondasi, SMSI Mamuju Tengah Gelar Rapat Perdana Usai Terbentuk

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai tancap gas. Pasca resmi terbentuk pada 5 Mei 2026 lalu, organisasi perusahaan media siber ini menggelar rapat perdana untuk menyatukan visi dan memperkuat struktur internal di Bumi Lalla’ Tassisara’. ​Pertemuan tersebut menjadi tonggak awal bagi SMSI Mateng dalam membangun organisasi yang […]

  • SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 31 Sekolah dan 12 Posyandu, Sasar 2.085 Penerima

    SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 31 Sekolah dan 12 Posyandu, Sasar 2.085 Penerima

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mehalaan Barat, di bawah naungan Yayasan Pallawa Lipu Grup, menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B), Senin (12/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut menjangkau 31 satuan pendidikan dan 12 posyandu […]

  • Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Intensifkan Patroli

    Cegah Kriminalitas, Sat Samapta Polres Mamuju Tengah Intensifkan Patroli

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Mamuju Tengah mengintensifkan patroli siang di sejumlah titik strategis pada Sabtu (30/5/2026). Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap kondusif. Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Mamuju Tengah, IPTU Saiful, patroli menyasar kawasan pertokoan, perkantoran, permukiman warga, hingga […]

  • SMM Desak Polres Mamasa Periksa Eks Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa

    SMM Desak Polres Mamasa Periksa Eks Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap dugaan skandal dalam realisasi belanja Tunjangan Profesi Guru (TPG), Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD), serta Tunjangan Khusus Guru (TKG) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2024. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun 2024, terungkap bahwa realisasi belanja TPG, PNSD, dan TKG tersebut tidak sesuai ketentuan dan […]

  • Koperasi Panca Daya Luncurkan Layanan Pinjaman Bagi ASN Pemprov Sulbar

    Koperasi Panca Daya Luncurkan Layanan Pinjaman Bagi ASN Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id Koperasi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meluncurkan layanan pinjaman bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai 1 Desember 2025. Program ini menawarkan fasilitas yang mudah, cepat, dan bersahabat sebagai solusi keuangan resmi bagi pegawai di lingkungan Pemprov Sulbar. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga mendukung penuh program ini, yang […]

expand_less