Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

  • account_circle Tim Reporter Sulbarupdate
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 484
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menunjukkan respons tanggap dengan meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang masif di Desa Periangan, Kecamatan Tabulahan, pada Minggu, 7 Desember 2025.

Melihat skala kerusakan dan material longsor yang signifikan, Welem Sambolangi segera menginstruksikan mobilisasi dua unit alat berat guna mempercepat pembersihan material dan pembukaan kembali akses jalan yang krusial.

Welem membenarkan bahwa insiden tanah longsor ini telah mengakibatkan terisolasinya lima desa di Kecamatan Tabulahan, sebuah kondisi yang memerlukan penanganan segera.

Atas dasar urgensi tersebut, Bupati Mamasa langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menilai tingkat keparahan bencana.

“Material longsor ini didominasi oleh batu-batu berukuran besar, sehingga proses pembukaan kembali akses jalan diperkirakan akan memakan waktu yang tidak sebentar,” ujar Welem Sambolangi.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Welem akan mengerahkan satu unit alat berat dari Balai Besar dan satu unit tambahan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa.

“Kami berharap alat berat dari Balai sudah dapat diturunkan besok, dan kami juga berupaya mencari satu unit alat lagi untuk mendukung operasi ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Lima desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini berada dalam situasi keterisolasian yang kian memprihatinkan.

Selama dua pekan terakhir, akses vital menuju desa-desa tersebut terputus total sejak Jumat, 21 November 2025, menyusul hantaman bencana longsor hebat.

Ironisnya, hingga saat berita ini dimuat, belum terlihat adanya intervensi signifikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa untuk menyingkirkan material longsor.

Dampaknya adalah kesulitan akut yang dialami warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Desa-desa yang mengalami dampak terparah meliputi Periangan, Tabulahan, Saluleang, Peu, Gandang Dewata, dan Salubakka.

Jalur utama yang menjadi urat nadi penghubung wilayah ini, yakni poros Tampakkurra–Tabulahan, tepatnya di titik Desa Periangan, tertimbun secara masif oleh material longsor, yang didominasi oleh bongkahan batu berukuran besar.

  • Penulis: Tim Reporter Sulbarupdate
  • Editor: Tim editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

    Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar berang terhadap sikap PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) yang mangkir dalam rapat dengar pendapat (RDP) sebanyak dua kali berturut-turut. DPRD kini membuka opsi pemanggilan paksa hingga rekomendasi penghentian sementara perizinan terhadap pengembang tersebut. Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Muzakkar, menegaskan bahwa […]

  • RSUD Sulbar Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi 

    RSUD Sulbar Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terima kunjungan kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulbar, Senin (1/12/2025). Kunjungan ini untuk menggali informasi dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan manajemen pelayanan kesehatan, ketersediaan fasilitas, serta peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Abd. […]

  • Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa rencana mengalihfungsikan Pasar Barra-barra di Desa Osango menjadi pasar hewan terpadu. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus menjaga stabilitas harga ternak di wilayah tersebut. Rencana ini ditegaskan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di Dusun Barra-barra, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, […]

  • KPK RI Ungkap Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, Berikut Batasnya

    KPK RI Ungkap Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, Berikut Batasnya

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025 hingga awal Februari 2026 baru mencapai 35,52 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari harapan dan perlu segera ditingkatkan. KPK pun menetapkan tenggat waktu pelaporan hingga 31 Maret 2026 bagi seluruh penyelenggara negara yang wajib melaporkan […]

  • Penguatan Lembaga Anak AMPK, Dinsos Sulbar Dorong Sinergi Lintas Sektor

    Penguatan Lembaga Anak AMPK, Dinsos Sulbar Dorong Sinergi Lintas Sektor

    • 0Komentar

    Mamuju — Sulbarupdate.id – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menghadiri kegiatan Penguatan dan Pengembangan Lembaga Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (18/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat dan bertujuan untuk […]

  • Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Operasi Pekat Marano 2026 Polresta Mamuju terus memperketat pengawasan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Di hari ketiga pelaksanaannya, Rabu (28/1/2026), petugas berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal. Total sebanyak 1.309 botol miras dari berbagai merek dan 9 kemasan plastik minuman tradisional jenis cap […]

expand_less