Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » SPPG Mehalaan Salurkan MBG untuk 2.081 Penerima Manfaat, Ini Menunya!

SPPG Mehalaan Salurkan MBG untuk 2.081 Penerima Manfaat, Ini Menunya!

  • account_circle Hamsah
  • calendar_month Sen, 14 Sep 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan oleh Yayasan Pallawa Lipu Grup SPPG Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat, Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut menyasar peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B yang terdiri dari balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kepala SPPG Mamasa Mehalaan, Muh. Ridwan, mengatakan penyaluran makanan bergizi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program MBG yang menyasar berbagai kelompok penerima manfaat di wilayah pelayanan SPPG.

“Penyaluran hari ini mencakup anak sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok balita, ibu hamil dan ibu menyusui,” kata Muh. Ridwan.

Berdasarkan data SPPG, penerima manfaat dari satuan pendidikan mencapai 1.152 peserta didik, ditambah 320 pendidik, 40 tenaga kependidikan, serta 40 anak tidak sekolah.

Penyaluran tersebut mencakup 32 satuan pendidikan yang terdiri atas TK/PAUD, SD/MI, SMP hingga SMA/SMK di wilayah Mehalaan dan sejumlah wilayah yang masuk dalam cakupan pelayanan SPPG.

Untuk kelompok 3B, makanan disalurkan melalui 12 posyandu. Jumlah penerima terdiri dari 343 balita, 33 ibu hamil dan 153 ibu menyusui, sehingga total penerima manfaat kelompok 3B mencapai 529 orang.

Dengan demikian, jumlah keseluruhan penerima manfaat yang tercatat dalam penyaluran MBG kali ini mencapai 2.081 orang.

Menu yang diberikan terdiri atas nasi putih, ayam ungkep, tempe mendoan, sayur capcay dan buah semangka.

Dari sisi kandungan gizi, SPPG mencatat menu tersebut memiliki kandungan energi sebesar 815,38 kilokalori pada porsi kecil, dengan protein 37,35 gram, lemak 29,66 gram, karbohidrat 104,36 gram dan serat 3,03 gram.

Sementara untuk porsi besar, kandungan energinya mencapai 1.214,62 kilokalori, dengan protein 50,44 gram, lemak 36,20 gram, karbohidrat 177,34 gram dan serat 3,76 gram.

Muh. Ridwan menambahkan, pelaksanaan penyaluran MBG pada hari tersebut berjalan tertib dan aman.

SPPG Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat sendiri didukung 47 relawan. Dalam pelaksanaan program tersebut, Muh. Ridwan bertindak sebagai Kepala SPPG, Pitri Ayu Reski, sebagai ahli gizi, dan Gita Yuniki, sebagai akuntan.

Penyaluran makanan bergizi ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan asupan gizi bagi kelompok penerima manfaat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan yang menjadi sasaran program.(*)

  • Penulis: Hamsah
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Messawa Salurkan MBG kepada 1.589 Penerima di Sekolah dan 430 Kelompok 3B

    SPPG Messawa Salurkan MBG kepada 1.589 Penerima di Sekolah dan 430 Kelompok 3B

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makuang Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat, Selasa (13/10/2026). Penyaluran menyasar 29 sekolah dengan total 1.589 penerima manfaat, termasuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Program ini juga menjangkau kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau kelompok 3B […]

  • Pemkab Maros Alokasikan Rp5 Miliar untuk 100 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya 2026

    Pemkab Maros Alokasikan Rp5 Miliar untuk 100 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya 2026

    • 0Komentar

    MAROS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memperkuat infrastruktur di wilayah pedesaan dengan merencanakan pemasangan 100 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan akses penerangan hingga ke pelosok daerah. Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkab Maros telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan […]

  • Puluhan Kades di Mamasa Ngaku Resah Akibat Pemberitaan Tak Berimbang Oknum Wartawan

    Puluhan Kades di Mamasa Ngaku Resah Akibat Pemberitaan Tak Berimbang Oknum Wartawan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Puluhan kepala desa (kades) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mengaku resah terhadap sejumlah pemberitaan oknum wartawan. Keresahan itu menyoal pemberitaan yang dinilai menyudutkan pemerintah desa dan tidak mengedepankan prinsip keberimbangan dalam karya jurnalistik. Para kades mempertanyakan profesionalitas peliputan yang, menurut mereka, tidak selalu disertai konfirmasi yang memadai, verifikasi informasi, serta penggunaan narasumber […]

  • Warga Keluhkan Pelayanan PTSP Mamasa, Pengurusan NIB Diduga Dipersulit

    Warga Keluhkan Pelayanan PTSP Mamasa, Pengurusan NIB Diduga Dipersulit

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam. Instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam kemudahan berusaha ini diduga mempersulit warga yang ingin mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). ​Dugaan tersebut mencuat setelah salah seorang warga—yang meminta identitasnya dirahasiakan—mengaku mendapatkan perlakuan yang tidak profesional […]

  • Murdanil: Pentingnya Penguatan Seluruh Tahapan dalam Penerapan SPM

    Murdanil: Pentingnya Penguatan Seluruh Tahapan dalam Penerapan SPM

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi SulawesiBarat, Murdanil, menegaskan pentingnya penguatan seluruh tahapan dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM), khususnya pada aspek pendataan dan perhitungan kebutuhan, sebagaimana hasil Rapat Koordinasi Penerapan SPM Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Biro Pemkesra Kamis (18/12/2025). Murdanil menyampaikan bahwa penerapan SPM tidak […]

  • 7 Bulan Gaji Tak Dibayarkan, Ketua PSC Majene Desak Kejelasan Hak Anggota

    7 Bulan Gaji Tak Dibayarkan, Ketua PSC Majene Desak Kejelasan Hak Anggota

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Persoalan pembayaran gaji kembali menjadi sorotan di lingkungan Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Majene. Ketua PSC Majene, Aslan, menyampaikan keluhan kepada terkait gaji para petugas yang disebut belum dibayarkan selama kurang lebih tujuh bulan. Menurutnya, kondisi tersebut telah menimbulkan beban yang sangat berat bagi para petugas yang setiap hari bertugas memberikan […]

expand_less